Kompas.com - 14/04/2021, 15:23 WIB

KOMPAS.com - Belakangan ini, ruang maya diramaikan isu kurir Shopee Express (SPX) yang ramai-ramai melakukan mogok kerja karena upahnya dipangkas. Hal itu terungkap pertama kali dari utas yang dibuat oleh pengguna Twitter dengan handle @arifnovianto_id.

Dalam utasnya, ia mengatakan bahwa kurir Shopee Express di daerah Jabodetabek telah melakukan mogok kerja. Pemicunya utamanya karena Shopee diduga melakukan pemangkasan upah pada awal April 2021.

"Mereka protes karena upahnya diturunkan dari 5.000/paket, 3.500/paket, 2.500/paket, & pada awal April menjadi 1.500/paket," twit @arifnovianto_id pada Minggu (11/4/2021).

Arif turut menuliskan bahwa para kurir Shopee Express juga tidak mendapatkan upah minimum dan jaminan sosial.

Baca juga: Awas, Ada Penipuan Berkedok SPinjam Shopee

Perbincangan ini juga sempat menjadi trending topic Twitter dengan tagar #ShopeeTindasKurir pada hari yang sama. Ada lebih dari 3.000 twit yang terlihat ikut berpartisipasi dalam topik tersebut.

Menurut pantauan KompasTekno pada twit yang menyertakan tagar tersebut, sejumlah netizen Indonesia meluapkan rasa kecewa dan kekesalan mereka.

"Mending Shopee uangnya dipake buat bayar pekerja dengan upah yg sepadan dibanding bayar ambassador Korea," kicau akun Twitter dengan handle @sauceialist.

Senada dengan twit sebelumnya, akun @anwar_sdq juga berkicau, "Mending Shopee gak usah ngundang ngundang artis Korea lah, mau naikin brand kalo karyawan di sepelehin."

Pengguna lainnya juga menyatakan akan menghapus aplikasi Shopee dari ponselnya hingga masalah ini rampung.

Gencar giveaway

Ketika Shopee ramai-ramai menjadi perbincangan di Twitt sejak Minggu, akun Twitter Shopee terlihat melakukan aktivitas seperti biasa, yakni menyiarkan berbagai event giveaway alias bagi-bagi barang secara gratis dan promo yang ada di aplikasinya.

Event giveaway yang digelar Shopee pun cukup gencar, setidaknya ada sekitar tujuh event giveaway. Mulai dari giveaway smartphone seperti iPhone 11, Samsung Galaxy S21 dan S20 FE, giveaway album dari Boy/Girlband Korea, uang tunai, hingga voucher shopee.

Menanggapi hal ini, sejumlah netizen menduga bahwa Shopee menggunakan event giveaway ini untuk menutupi isu mogok kerja dan pemotongan upah pada kurir SPX yang tengah ramai di Twitter.

"Jah giveaway untuk nutupin isu pegawai shopee express yang underpaid," tuding akun @CyanPalette sembari me-retweet quote kicauan Shopee tentang giveaway Samsung Galaxy S21.

Baca juga: Shopee Kena Wajib Pajak 10 Persen, Harga Barang Jadi Lebih Mahal?

Pengguna Twitter lainnya, @_keongbalap, dalam twitnya menuduh bahwa event giveaway ini merupakan strategi shopee untuk menimpun tagar #ShopeeTindasKurir yang sempat ramai.

Pengalihan isu?

Pengamat media sosial dari Komunikonten, Hariqo Wibawa Satria ikut berkomentar tentang hal ini.  Ia mengungkapkan, ketika sedang ada krisis pada suatu perusahaan, pengguna media sosial memang kerap akan mencari akun resmi dari perusahaan tersebut.

Dalam kasus ini, Shopee tengah menghadapi krisis yakni adanya dugaan pemogokan kerja dan pemotongan upah kurir Shopee Express. Dengan demikian, netizen Indonesia akan mencari akun resmi Shopee, yakni dengan handle @ShopeeID.

"Namun ternyata di akun tersebut malah sedang mengadakan giveaway. Hal ini melahirkan setidaknya tiga respons dari pengguna media sosial," ungkap Hariqo kepada KompasTekno melalui pesan singkat, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Gojek dan Grab Harap Waspada, ShopeeFood Siap Ekspansi di Indonesia

Respons tersebut dapat berupa rasa kesal, melupakan, atau justru ikut event giveaway. Respons rasa kesal, misalnya, tergambar dari kicauan akun @CyanPalette dan @_keongbalap di atas.

Hariqo pun tak menampik bahwa event giveaway semacam itu juga bisa menjadi metode pengalihan isu oleh perusahaan yang sedang mengalami krisis. "Event giveaway yang diadakan Shopee ini memang bisa dinilai sebagai pengalihan perhatian," pungkas Hariqo.

Menurut Hariqo, Shopee sebaiknya menanggapi keramaian yang terjadi di ruang maya dengan memberikan klarifikasi atau pernyataan tertentu terkait masalah ini. "Caranya, misalnya, dibuka saja pedoman atau acuan pemberian honor buat kurirnya," katanya.

"Isu ini perlu direspons agar pembicaraan bisa terpusat di akun itu, atau dibuat jawaban panjang yang ditautkan ke website atau landing page sehingga tidak melebar kemana-mana," imbuh Hariqo.

Dibantah mogok

Pihak Shopee Indonesia sendiri belakangan membantah adanya aksi mogok kerja oleh kurir Shopee Express (SPX).

“Tidak ada aksi demonstrasi atau mogok kerja oleh mitra pengemudi SPX. Perlu menjadi catatan bahwa para mitra pengemudi SPX memiliki kebebasan untuk memilih hari operasional kerja mereka,” ujar Handhika kepada Kompas.com, Selasa (13/4/2021).

Terkait perhitungan upah, Handhika juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengikuti harga yang ada di pasaran. Namun, ada insentif untuk mitra pengemudi SPX yang bisa melampaui target pengiriman.

Untuk menghitung berapa banyak upah yang dibawa pulang kurir, Handhika juga memberikan ilustrasi.

Baca juga: Mengenal Social Commerce, Fenomena Belanja lewat Media Sosial

“Contohnya, jika seorang mitra pengemudi SPX di wilayah Jabodetabek membawa 80 paket dalam sehari. Mereka bisa mendapatkan insentif rata-rata senilai Rp 2.213 untuk setiap paket,” tambahnya.

Sebagai ilustrasi, rata-rata upah per paket yang ada di pasaran berkisar Rp 1.700 dan Rp 2.000. Nilai yang dipakai Handhika tersebut berdasar pada besaran upah jasa logistik lainnya.

“Kami pastikan bahwa skema insentif Shopee selalu mengikuti peraturan yang berlaku di daerah terkait, serta mengikuti tingkat harga di pasar guna mengupayakan titik temu terbaik antara permintaan pengguna dan ketersediaan mitra SPX,” jelasnya.

Selain upah, Handhika juga menyebut bahwa Shopee Indonesia juga menyediakan perlindungan asuransi untuk para mitra pengemudi SPX. Hal itu dilakukan untuk memberikan lingkungan kerja yang aman dan produktif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.