Ini Alasan Pelanggan di Indonesia Ganti Operator Seluler

Kompas.com - 19/04/2021, 08:03 WIB
Ilustrasi pengguna ponsel. Getty ImagesIlustrasi pengguna ponsel.

KOMPAS.com - Perusahaan riset jaringan mobile OpenSignal mengungkap sejumlah faktor yang menjadi pemicu, mengapa pengguna Indonesia beralih dari satu operator seluler ke operator seluler yang lain.

Menurut OpenSignal, rata-rata pengguna Indonesia beralih karena mereka merasakan kualitas jaringan yang buruk dalam kurun waktu 30 hari, sebelum mereka berpindah ke "lain hati".

Bahkan, pengalaman tersebut jauh lebih buruk dibandingkan yang dirasakan oleh seluruh pengguna masing-masing operator seluler, selama enam bulan terakhir di 2020, sebagaimana ilustrasi gambar berikut. 

Ilustrasi grafik pengalaman operator seluler di Indonesia.OpenSignal Ilustrasi grafik pengalaman operator seluler di Indonesia.

Apabila melihat gambar di atas, intensitas no signal yang dialami para pengguna 3, Indosat, Smartfren, Telkomsel, dan XL pada 30 hari sebelum mereka beralih, tampak lebih tinggi dibanding pengalaman biasa di enam bulan terakhir 2020.

Baca juga: Menkominfo Janji Daerah 3T Akan Diselimuti 4G pada 2022

Sementara itu, ketersediaan 3G/4G seluruh pengguna di semua operator seluler juga terlihat sama-sama mengalami tren penurunan dalam 30 hari sebelum beralih, dibanding pengalaman biasa di enam bulan terakhir 2020.

Pengalaman setelah ganti operator seluler

Selain pengalaman yang buruk di ketersediaan sinyal secara umum, OpenSignal juga menganalisis pengalaman pengguna 30 hari sebelum mereka beralih.

Kemudian, mereka membandingkannya dengan pengalaman pengguna yang sama dalam periode 30 hari setelah mereka beralih ke operator baru.

Perbandingan pengalaman penggunaan 30 hari terakhir di operator lama dan 30 hari pertama dengan operator baru bisa disimak di grafik berikut, seperti dikutip KompasTekno dari laman OpenSignal, Senin (19/4/2021).

Ilustrasi grafik pengalaman operator seluler di Indonesia.OpenSignal Ilustrasi grafik pengalaman operator seluler di Indonesia.
Jika melihat grafik di atas, data OpenSignal menunjukkan pengguna yang beralih dari semua operator, kecuali Telkomsel, menghabiskan lebih sedikit waktu tanpa sinyal pada jaringan seluler terbaru mereka dibandingkan dengan yang sebelumnya.

Para pengguna yang beralih dari operator seluler 3, Indosat, Telkomsel, dan XL juga merasakan ketersediaan 3G/4G yang lebih tinggi di jaringan yang baru.

Baca juga: Tukar Kartu SIM 4G Telkomsel Bisa Lewat Online, Bonus Kuota 30 GB

Meski demikian, para pengguna yang beralih dari jaringan Smartfren, terlihat memiliki pengalaman 4G yang lebih buruk di jaringan yang baru. Hal ini wajar. Sebab, Smartfren hanya menyediakan jaringan 4G, tidak ada 3G atau 2G.

Sebaliknya, jika di suatu wilayah tidak ada jaringan 4G, maka pengguna Smartfren tidak akan mendapatkan sinyal sama sekali, karena tidak tersedia jaringan 3G atau 2G.

Dari berbagai analisis ini, bisa disimpulkan bahwa pengalaman seluler, seperti kestabilan dan ketersediaan jaringan 3G/4G, memang tampak mendorong pengguna untuk beralih ke operator seluler lain.

Untuk lebih jelasnya, riset OpenSignal terkait pengalaman pengguna beralih ke operator seluler baru ini bisa disimak di tautan berikut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Software
Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

e-Business
20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

Software
Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

e-Business
Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Hardware
Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Software
TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

Software
iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

Hardware
Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Software
Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Gadget
Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Gadget
YouTube Luncurkan 'Most Replayed', Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

YouTube Luncurkan "Most Replayed", Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

Software
Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

e-Business
Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.