Gatot Rahardjo
Pengamat Penerbangan

Pengamat penerbangan dan Analis independen bisnis penerbangan nasional

kolom

Nasib Maskapai Indonesia di Ujung Tanduk

Kompas.com - 20/04/2021, 11:03 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Patut diacungi jempol upaya asosiasi maskapai penerbangan sipil Indonesia (INACA) yang berupaya mencari jalan keluar bagi maskapai nasional yang hidupnya sangat sulit di masa pandemi Covid-19 ini.

Bekerja sama dengan tim riset dari Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, INACA menggagas white paper atau semacam peta jalan menuju pemulihan kesehatan maskapai nasional.

Pada pertengahan April lalu, INACA dan tim Unpad menggelar webinar, setelah sebelumnya menggelar tiga kali Focus Group Discussion dengan tema yang serupa.

Dalam paparannya, tim riset Unpad memaparkan bahwa bisnis penerbangan nasional akan mulai membaik secara optimis pada 2022. Namun kajian tim juga menyatakan bahwa kondisi optimis tersebut sulit dicapai dan memaparkan ada kondisi moderate yaitu pada tahun 2024 dan kondisi pesimis tahun 2025.

Sedangkan penerbangan internasional yang dilakukan di Indonesia, optimis membaik pada tahun 2023, moderate tahun 2025 dan pesimis tahun 2026.

“Semua itu tergantung dari penanganan pandemi Covid-19 di tanah air, terutama percepatan vaksinasi pada masyarakat,” ujar Yayan Satyakti, ketua tim peneliti dari Unpad tersebut.

Yayan sendiri meyakini bahwa kondisi moderate lebih mungkin terjadi. Hal senada disampaikan juga oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Hariyadi Sukamdani dan Ketua Masyarakat Hukum Udara Indonesia, Andre Rahardian yang menjadi penanggap dalam webinar tersebut.

Artinya, dalam kondisi seperti saat ini, maskapa penerbangan domestik akan kembali seperti sedia kala pada tahun 2024 dan penerbangan internasional pada tahun 2025. Dengan asumsi, sekali lagi, penanganan pandemi dan terutama program vaksinasi massal oleh pemerintah terjadi as usual seperti saat ini.

Maskapai di ujung tanduk

Sektor penerbangan, nasional maupun global, memang menjadi salah satu sektor yang terdampak paling parah dari pandemi Covid-19.

Data PT. Angkasa Pura 1, dari 15 bandara besar yang dioperasikannya pada tahun 2020 lalu tercatat pergerakan penumpang turun 61 persen dibanding tahun 2019, dari 81,95 juta menjadi 31,85 juta pergerakan penumpang.

Sedangkan pergerakan kargo udara turun 7,4 persen dari 481,18 ribu ton menjadi 445,13 ribu ton. Pergerakan pesawat turun 45,3 persen, dari 704.669 pergerakan menjadi 385.345 pergerakan.

Artinya dalam setiap penerbangan pesawat rata-rata hanya mengangkut 82,6 orang. Jika kapasitas tiap pesawat rata-rata 180 kursi, maka tingkat keterisian (load factor) hanya 45,8 persen.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Produksi iPhone 14 Disebut Aman dari Gejolak Konflik China-Taiwan

Produksi iPhone 14 Disebut Aman dari Gejolak Konflik China-Taiwan

Gadget
Penipuan Royalti Terbesar di YouTube Rugikan Rp 338 Miliar

Penipuan Royalti Terbesar di YouTube Rugikan Rp 338 Miliar

Software
2 Cara Registrasi Kartu XL dengan Mudah via SMS dan Website

2 Cara Registrasi Kartu XL dengan Mudah via SMS dan Website

e-Business
TWS Oppo Enco Air2 Pro dan Enco Buds2 Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp 400.000

TWS Oppo Enco Air2 Pro dan Enco Buds2 Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp 400.000

Gadget
YouTube Siapkan Toko Online untuk Langganan Konten dari Platform Streaming Lain

YouTube Siapkan Toko Online untuk Langganan Konten dari Platform Streaming Lain

e-Business
Xiaomi Pamer Mobil Listrik Pesaing Tesla yang Bisa “Nyopir” Sendiri

Xiaomi Pamer Mobil Listrik Pesaing Tesla yang Bisa “Nyopir” Sendiri

e-Business
Line Splitbill Punya Fitur Baru untuk Tagih Teman yang Belum Bayar Patungan

Line Splitbill Punya Fitur Baru untuk Tagih Teman yang Belum Bayar Patungan

Software
Oppo Reno 8 Pro 5G dan Reno 8 Z 5G Resmi Diumumkan di Indonesia, Ini Spesifikasi Lengkapnya

Oppo Reno 8 Pro 5G dan Reno 8 Z 5G Resmi Diumumkan di Indonesia, Ini Spesifikasi Lengkapnya

Gadget
Samsung Galaxy Z Flip 4 Punya Fitur Andalan FlexCam, Apa Itu?

Samsung Galaxy Z Flip 4 Punya Fitur Andalan FlexCam, Apa Itu?

Gadget
Oppo Reno 8 Versi 5G dan 4G Meluncur di Indonesia, Ini Harganya

Oppo Reno 8 Versi 5G dan 4G Meluncur di Indonesia, Ini Harganya

Gadget
Ada Celah Keamanan, Hacker Rawan Bobol MacOS lewat Aplikasi Zoom

Ada Celah Keamanan, Hacker Rawan Bobol MacOS lewat Aplikasi Zoom

Software
2 Cara Registrasi Kartu Axis via SMS dan Website dengan Mudah

2 Cara Registrasi Kartu Axis via SMS dan Website dengan Mudah

e-Business
Vivo Y35 4G Meluncur di Indonesia dengan Snapdragon 680, Ini Harganya

Vivo Y35 4G Meluncur di Indonesia dengan Snapdragon 680, Ini Harganya

Gadget
Layar Samsung Galaxy Z Fold 4 Diklaim Tetap Kuat Meski Bobotnya Lebih Ringan, Apa Rahasianya?

Layar Samsung Galaxy Z Fold 4 Diklaim Tetap Kuat Meski Bobotnya Lebih Ringan, Apa Rahasianya?

Gadget
Pengguna iPhone, Hati-hati Klik Link di Facebook dan Instagram

Pengguna iPhone, Hati-hati Klik Link di Facebook dan Instagram

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.