Bank Digital Marak di Indonesia, Apa Bedanya dengan Bank Konvensional?

Kompas.com - 22/04/2021, 09:42 WIB
Ilustrasi bank Thinkstockphotos.comIlustrasi bank

KOMPAS.com - Transformasi digital mempengaruhi segala sektor layanan masyarakat, tak terkecuali sektor perbankan. Indonesia dalam beberapa waktu belakangan ini dijejali sejumlah merek bank digital baru.

Kebanyakan dari mereka berada di bawah naungan bank-bank konvensional yang sudah ada selama ini.

Beberapa di antaranya adalah Jenius (BTPN), Digibank (DBS), TMRW (UOB), D-Save (Danamon), dan Bang Jago (ARTO) yang 22 persen sahamnya dimiliki oleh Gojek. Lantas, apa perbedaan bank digital dengan bank konvensional?

Menurut pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi, dilihat dari jasa dan layanan yang ditawarkan keduanya tidak jauh berbeda.

Keduanya sama-sama menawarkan jasa perbankan, seperti deposit, melakukan penarikan, transfer, melakukan pinjaman, dan sebagainya. Perbedaan mendasar antara bank digital dan konvensional terletak di wujudnya.

Baca juga: Apa Itu Bank Digital yang Kian Menjamur di Indonesia

"Perbedaannya adalah dari sisi platformnya. Jadi yang satu platformnya lebih ke fisik (bank konvensional), sementara yang satunya lebih ke non-fisik (bank digital)," jelas Faisal ketika dihubungi KompasTekno.

Faisal menambahkan, bank digital tidak harus memiliki cabang fisik sebagaimana bank konvensional. Mereka berekspansi melalui teknologi. Dengan begitu, jangkauan layanan jauh lebih inklusif dibanding perbankan konvensional.

Fleksibilitas

Fleksibilitas juga menjadi hal lain yang ditawarkan bank digital. Dari sisi waktu, nasabah bank digital lebih hemat waktu untuk untuk melakukan transaksi.

Terlebih mereka tidak perlu terpatok pada jam operasional bank konvensional. Nasabah juga bisa mengakses transaksi di mana saja dan kapan saja, tidak perlu datang ke cabang bank dan mengambil nomor antrean.

Layanan di bank digital juga lebih efisien karena nasabah tidak harus bertatap muka dengan customer service atau teller yang memakan cukup banyak waktu.

Baca juga: Induk Shopee Disebut Caplok Bank BKE, Siapkan Bank Digital di Indonesia?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X