Pemasok Apple Diserang Ransomware, Peretas Ancam Sebarkan Desain MacBook

Kompas.com - 23/04/2021, 08:23 WIB
ilustrasi Apple reuters.comilustrasi Apple

KOMPAS.com - Salah satu pemasok Apple, Quanta Computer, menjadi target serangan siber. Perusahaan terebut dilaporkan telah diserang ransomware.

Serangan ini diduga berasal dari kelompok peretas (hacker) asal Rusia bernama REvil. Berdasarkan laporan, grup peretas tersebut berhasil "menyandra" sejumlah dokumen berisi skema desain dari perangkat generasi terbaru Apple.

Quanta Computer sendiri merupakan pabrikan perangkat elektronik asal Taiwan yang menjadi salah satu rekanan Apple untuk memproduksi sejumlah produk termasuk MacBook.

REvil diketahui meretas server internal milik Quanta Computer pada 20 April lalu. Usai memperoleh dokumen yang berisi skema desain tersebut, mereka kemudian mengunggah file itu ke dalam situs terbuka bernama "Happy Blog".

Baca juga: Acer Diserang Ransomware, Peretas Minta Tebusan Rp 719 Miliar

Dokumen yang berhasil mereka curi adalah desain dari perangkat MacBook Apple berikut uraian lengkap komponen di dalamnya.

Agar data-data tersebut tidak menyebar semakin luas, REvil meminta uang mencapai 50 juta dollar AS atau sekitar Rp 726 miliar.

REvil memberikan tenggat waktu hingga 1 Mei 2021 kepada Apple untuk membayar tebusan. Jika tidak, peretas mengancam akan terus membocorkan skema desain tersebut secara berkala.

Menanggapi temuan ini, Quanta Computer mengatakan bahwa pihaknya tengah menyelidiki dan segera memperbaiki celah keamanan guna mengantisipasi serangan berkelanjutan pada sistem.

"Tim keamanan informasi Quanta Computer tengah bekerja sama dengan pakar TI eksternal untuk menanggulangi serangan yang terjadi pada server kami," kata Quanta dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Diserang Ransomware, Garmin Setop Sementara Layanan GPS

Quanta juga menyebut bahwa, aksi peretasan ini tidak merugikan operasional bisnis perusahaan. Sebab, dokumen yang dicuri tersebut adalah file yang dianggap tidak terlalu sensitif.

Selain Apple, Quanta juga menangani produksi perangkat dari beberapa vendor laptop, seperti HP, Dell, Microsoft, Toshiba, LG, Lenovo, dan lainnya, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari The Record, Jumat (23/4/2021).

Sebagai informasi, pada Maret lalu REvil juga melancarkan serangan kepada Acer. Grup peretas tersebut berhasil "menyandra" sejumlah dokumen penting perusahaan yang dimuat dalam suatu database, beberapa di antaranya merupakan data finansial perusahaan dan saldo rekening bank.

Konon, beragam data ini bisa dicuri dari sistem Acer karena ada celah keamanan yang menjangkit platform server surat elektronik (e-mail) Microsoft Exchange, beberapa waktu lalu.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X