Pendapatan Intel Turun meski Penjualan Chip Naik

Kompas.com - 24/04/2021, 11:14 WIB
ilustrasi Intel Office cnet.comilustrasi Intel Office

KOMPAS.com - Intel baru saja merilis laporan keuangan perusahaan untuk kuartal pertama (Q1) 2021. Pada periode ini, pemasukan produsen chip asal Amerika Serikat ini turun walau penjualan chip meningkat.

Laporan ini juga menandai hasil kinerja perusahaan yang pertama kali sejak dipimpin oleh CEO baru, Pat Gelsinger.

Pada kuartal I-2021 ini, Intel mencatatkan pendapatan sebesar 19,7 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 285,7 triliun. Angka ini turun satu persen bila dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019 yang di mana Intel mencatat pendapatan 19,8 miliar dollar AS (sekitar Rp 287 triliun).

Dalam laporan keuangan ini, Intel juga diketahui membukukan laba per saham (earning per share/EPS) sebesar 1,39 dollar AS (sekitar Rp 20.159) per lembar saham.

Walaupun secara Year-over-Year (YoY) turun, pendapatan dan laba yang dicatatkan perusahaan ini pada periode ini sebenarnya sudah melebihi ekspektasi pasar.

Sebelumnya, analis memprediksi, Intel hanya akan mendapatkan pemasukan sebesar 17,86 miliar dollar AS (sekitar Rp 259 triliun) dan membukukan keuntungan 1,15 dollar AS (setara Rp 16.678) per lembar saham saja, pada kuartal I-2021 ini.

Baca juga: Dua Pelanggaran yang Membuat Intel Didenda Rp 31 Triliun

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rekor penjualan chip

Salah satu pendorong yang membuat Intel dapat melebihi ekspektasi analis ialah penjualan chip yang menunjukkan kinerja positif.

"Intel memberikan hasil kuartal pertama yang kuat yang didorong oleh permintaan luar biasa untuk produk kepemimpinan kami dan eksekusi luar biasa oleh tim kami," kata CEO Pat Gelsinger dalam sebuah pernyataan.

Pada kuartal I-2021 ini, volume penjualan PC Intel dilaporkan naik hingga 38 persen. Tak hanya itu, Intel juga melaporkan, penjualan chip untuk laptop notebook juga mencatatkan rekor baru bagi perusahaan, yakni dengan peningkatan hingga 54 persen.

Pada kuartal II-2021, Intel menargetkan bisa mendapat pemasukan sebesar 18,9 miliar dollar AS (setara Rp 274 triliun).

Halaman:


Sumber CNBC
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.