Kompas.com - 28/04/2021, 17:49 WIB

"Pendaftaran ini harus dilakukan sebelum masyarakat Indonesia bisa mengakses layanan atau konten dari PSE tersebut," kata Damar.

Bila tak melakukan pendaftaran sebagaimana mestinya, Damar mengatakan, aturan tersebut mempersilakan Kominfo untuk menerapkan sanksi administratif berupa pemutusan akses (blokir ataupun take down).

"Artinya ini akan menempatkan Indonesia menjadi salah satu negara yang represif dibanding negara-negara lain ketika cara pengaturannya ditekankan pada aturan administratif saja," lanjut Damar.

Baca juga: Jokowi: UU ITE Bisa Direvisi apabila Implementasinya Tidak Adil

Sedangkan di bagian hilirnya, Damar melihat, Permenkominfo 5/2020 juga memberikan Kominfo kontrol atas konten dari PSE, terutama konten yang dilarang.

Dalam aturan pasal 9 ayat 4, yang dimaksud konten yang dilarang ialah konten yang melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan, meresahkan masyarakat, dan mengganggu ketertiban umum.

Menurut Damar, bunyi pasal-pasal seperti di atas sangat luas penafsirannya, dan berpotensi untuk disalahgunakan.

"Dari dua hal ini, kami menangkap pesan bahwa aturan ini lahir betul-betul tidak atas dasar penghormatan kebebasan berekspresi, tetapi justru menunjukkan praktik-praktik otoritarian," kata Damar.

Ia menyimpulkan, bila Permenkominfo 5/2020 ini benar-benar berlaku secara efektif pada bulan Mei mendatang, akan ada rangkaian pemblokiran platform digital yang lebih sering lagi dibandingkan periode sebelumnya.

"Kami melihat Permen ini akan memperburuk situasi hak-hak digital Indonesia," pungkas Damar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.