Sejarah Android, dari Ditolak Samsung hingga Dibeli Google

Kompas.com - 28/04/2021, 20:03 WIB
Tampilan Android Froyo, Gingerbread, dan Honeycomb. ComputerworldTampilan Android Froyo, Gingerbread, dan Honeycomb.

Android 4.0 Ice Cream Sandwich

Ice Cream Sandwich dirilis pada Oktober 2018. Pada versi ini, Google meningkatkan fungsionalitas kamera. Android 4.0 mendukung mode time lapse dan panorama, dan kemampuan untuk memperbesar saat merekam perekaman video 1080p.

Di versi ini, Android memperkenalkan Face Unlock, fitur biometrik yang memungkinkan Anda membuka kunci ponsel menggunakan software pengenalan wajah.

Android 4.1-4.3 Jelly Bean

Pada 2012, Android merilis tiga versi Android 4.1, 4.2, dan 4.3 di bawah kode nama Jelly Bean.

Ada sejumlah fitur baru yang dibawa, seperti kemampuan mengubah ukuran dan letak pintasan (shorcut) dan widget secara otomatis.

Pada versi ini, Google juga mulai membawa aplikasi jam bawaan, dengan fitur jam dunia, stopwatch dan timer. Versi awal panel Quick Setting Android muncul pertama kali. Ada pula dukungan untuk pesan grup dan notifikasi interaktif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Apple dan Android Adu Banyak Sedot Data Pengguna, Juaranya?

Android 4.4 KitKat

Pada Oktober 2013, Google merilis Android KitKat. Salah satu fitur unggulan yang dibawa ialah perintah suara "OK Google".

Versi pertama dari "OK Google" ini memungkin pengguna untuk melakukan pencarian, mengirim teks, mendapatkan petunjuk arah, atau memutar musik dengan perintah suara.

Tampilan Android Ice Cream Sandwich, Jelly Bean, dan KitKat.Computerworld Tampilan Android Ice Cream Sandwich, Jelly Bean, dan KitKat.
Android 5.0 Lollipop

Android Lollipop dirilis pada November 2014. Pada versi ini, notifikasi mulai dimunculkan di layar kunci (lockscreen) dan dukungan resmi pada SIM ganda. Peningkatan lain dibawa Lollipop adalah panggilan suara HD, fitur smartlock, hingga pembaruan emoji.

Android 6.0 Marshmallow

Google merilis Android Marshmallow pada Oktober 2015 dengan beberapa pembaruan. Mulai dari dukungan pemindai sidik jari, dukungan USB Type-C, hingga pengenalan Android Pay (sekarang Google Pay).

Fitur lainnya yang dibawa oleh Lollipop termasuk laci aplikasi vertikal yang dapat diakses menurut abjad, bilah pencarian aplikasi dan favorit, dan gestur ketuk dua kali tombol daya untuk membuka kamera.

Baca juga: Ini Tiga Kelebihan Android 12 Dibandingkan Android 11

Android 7.0 Nougat

Setahun berikutnya, tepatnya pada Agustus 2016, Android Nougat dirilis ke publik. Salah satu pembaruan besar terletak emoji. Google menambahkan 1.500 emoji dengan variasi warna kulit dan potongan rambut yang beragam.

Pembaruan lainnya termasuk dukungan untuk melakukan perbesaran layar, dukungan picture-in-picture untuk Android TV, mode split screen, serta peringatan penggunaan baterai.

Tampilan Android Lollipop, Marshmallow, dan Nougat.Computerworld Tampilan Android Lollipop, Marshmallow, dan Nougat.
Android 8.0 Oreo

Android Orea dirilis pada Agustus 2017. Pembaruan dalam versi ini termasuk mode picture-in-picture baru, opsi tunda notifikasi, Google Play Protect, font yang dapat diunduh, serta dukungan pada tema gelap dan terang otomatis.

Android 9.0 Pie

Android Pie meluncur ke publik pada Agustus 2018. Android 9.0 Pie menyertakan sejumlah fitur dan perubahan baru utama. Salah satunya membuang tombol navigasi tradisional dan mengganti satu tombol memanjang di tengah, yang menjadi tombol beranda baru.

Pada versi ini, Android juga mendukung tombol screenshot, mode Lockdown baru yang menonaktifkan otentikasi biometrik setelah diaktifkan, hingga dukungan transisi baru untuk beralih antar aplikasi.

Android 10

Android 10 yang dirilis pada September 2019 ini memiliki sejumlah fitur dan peningkatan baru, serta sejumlah API baru, termasuk dukungan untuk smartphone lipat.

Di versi ini, Android 10 memperkenalkan mode gelap yang diterapkan di seluruh sistem, bersama dengan kontrol navigasi gerakan baru, dan fitur smart reply.

Sistem perizinan juga diperbarui sehingga memungkinkan pengguna memiliki lebih banyak kontrol atas bagaimana dan kapan aplikasi dapat mengakses data lokasi perangkat, dan sebagainya.

Baca juga: Ini OS Android yang Paling Banyak Dipakai di Indonesia

Tampilan Android Oreo, Pie, dan Android 10.Computerworld Tampilan Android Oreo, Pie, dan Android 10.
Android 11

Versi final Android 11 dirilis ke publik pada September 2020. Fitur baru yang dibawa yaitu dukungan untuk merekam layar ponsel tanpa aplikasi pihak ketiga dan opsi untuk menyimpan setiap notifikasi yang muncul di ponsel Anda dalam 24 jam terakhir.

Pada versi ini, sistem perizinan aplikasi juga kembali diperbarui oleh Google, yakni adanya opsi "only this time".

Opsi tersebut memungkinkan pengguna hanya memberikan izin tertentu kepada aplikasi -terkait dengan akses lokasi, akses kamera, dan akses mikrofon- hanya terbatas pada satu waktu saja, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari ComputerWorld, Rabu (28/4/2021).

Android 12 Developer Preview

Google juga tengah bersiap merilis Android 12. Saat ini, OS ini masih dalam tahap preview developer. Android 12 disinyalir akan membawa beberapa fitur-fitur anyar seperti fitur auto-rotate baru, mode gaming bawaan, serta toggle pengaturan cepat untuk mengurangi kecerahan layar smartphone.

Google diperkirakan akan memperkenalkan sistem operasi Android 12 dalam ajang Google I/O pada Mei 2021 mendatang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.