Kompas.com - 29/04/2021, 11:02 WIB
Ilustrasi Bitcoin. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi Bitcoin.

KOMPAS.com - Pada Februari lalu, perusahaan mobil listrik Tesla memborong Bitcoin senilai 1,5 miliar dollar AS (setara Rp 21 triliun). mata uang kripto (cryptocurrency) ini menjadi aset digital bagi perusahaan untuk jangka panjang.

Kini, perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk itu telah berhasil mendulang untung dari hasil investasi tersebut. Hal ini diungkap dalam laporan pendapatan Tesla untuk kuartal-I 2021,

Dalam laporan tersebut, Tesla mengungkapkan telah berhasil menjual Bitcoin senilai 272 juta dollar AS (sekitar Rp 3,9 triliun) selama tiga bulan pertama tahun ini, dengan Dari penjualan tersebut, Tesla mendapatkan keuntungan 101 juta dollar AS (sekitar Rp 1,46 triliun).

Hasil penjualan Bitcoin ini juga mendongkrak profit perusahaan. Pada kuartal I-2021 ini, laba total yang dibukukan Tesla mencapai 438 juta dollar  AS (kira-kira Rp 6,3 triliun) dari pendapatan sebesar 10,39 miliar dollar AS (setara Rp 150,5 triliun).

Baca juga: Apa Itu Bitcoin yang Harganya Tembus Rp 924 Juta

Saat ini, Tesla melaporkan, dari kepemilikan awal Bitcoin senilai 1,5 miliar AS, perusahaan masih memiliki Bitcoin senilai 1,33 miliar dollar AS (sekitar Rp 19,2 triliun).

Ke depannya, CFO Tesla, Zachary Kirkhorn mengatakan perusahaan berencana untuk terus mengikutsertakan Bitcoin ke dalam laporan keuangan penjualan kendaraannya, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Business Insider, Kamis (29/4/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain sebagai aset digital, keputusan Tesla membeli Bitcoin juga bertujuan untuk mendorong diversifikasi pembayaran produk buatannya. Mulai Maret lalu, Tesla secara resmi telah memperbolehkan penggannya di wilayah AS untuk membeli mobil Tesla dengan Bitcoin.

Tesla beli Bitcoin, Elon Musk promosi Bitcoin

Mata uang kripto Bitcoin belakangan mengalami kenaikan nilai yang drastis. Salah satu faktor pendorongnya tak lain adalah CEO Tesla, Elon Musk, yang menyuarakan dukungannya terhadap cryptocurrency tersebut.

Sebuah tweet dari Musk pernah melambungkan harga Bitcoin hingga 20 persen. Saat ini, harga Bitcoin berada di angka sekitar 55.400 dollar AS (setara Rp 802 juta) per kepingnya, menurut data dari situs CoinDesk, Rabu pagi.

Baca juga: Cerita Pria Kehilangan Bitcoin Senilai Rp 7,7 Miliar gara-gara Elon Musk Palsu

Ketika Tesla membeli Bitcoin pada Februari lalu, nilainya masih berada di kisaran 30.000 hingga 40.000 dollar AS per keping.

Sebelumnya, pada pertengahan April, nilai tukar Bitcoin bahkan tembus ke rekor nilai tertinggi baru dalam sejarah, yakni di angka 63.388 dollar AS atau setara dengan Rp 924,55 juta per keping.

Selain Bitcoin, Musk juga diketahui turut mendukung mata uang kripto lainnya, Dodgecoin. Beberapa tweet Musk tentang Dodgecoin juga dilaporkan ikut membuat nilai tukar mata uang kripto itu melonjak hingga 35-59 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.