Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal TikTok Lite, Bedanya dengan Versi Biasa?

Kompas.com - 04/05/2021, 16:52 WIB
Conney Stephanie,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

Sumber TechCrunch

KOMPAS.com - TikTok versi ringan alias TikTok Lite sudah dapat diunduh dan digunakan di Indonesia. Pengguna ponsel Android sudah bisa mencobanya melalui toko aplikasi Google Play Store di tautan berikut.

TikTok Lite pertama kali diperkenalkan pada Agustus 2018 lalu dan telah dirilis di beberapa wilayah di dunia.

Seperti namanya, aplikasi ini lebih ramah untuk smartphone dengan spesifikasi rendah, karena hanya memiliki ukuran 21 MB, jauh lebih kecil dibanding TikTok reguler yang berukuran 76 MB.

Selain itu, TikTok Lite juga memungkinkan konsumsi data yang lebih sedikit ketimbang TikTok reguler.

Lantas, selain ukuran aplikasi yang lebih kecil, apa saja perbedaan TikTok Lite dengan TikTok versi standar?

Baca juga: TikTok Bisa Tampilkan Caption Otomatis, Begini Caranya

Ukuran file

Setelah diinstal, kapasitas penyimpanan file TikTok Lite hanya 182 MB, sedangkan TikTok reguler mencapai 300 MB. Hal tersebut sebagai konsekuensi demi membuat ukuran aplikasi TikTok Lite jadi lebih kecil dan ringan.

Tampilan

Secara desain, kedua aplikasi ini sama-sama memiliki tampilan (User Interface/UI) yang mirip. Keduanya juga memiliki lima tab yang terdiri dari Home, Search, Upload, Inbox, dan Profil.

Namun, ikon Inbox di aplikasi TikTok Lite berbentuk petir, sedangkan ikon Inbox di TikTok reguler mengusung bentuk amplop.

Saat pertama kali membuka aplikasi, TikTok Lite dan versi reguler sama-sama memunculkan preview video di halaman For You Page (FYP).

Pebedaannya yaitu, aplikasi TikTok Lite didominasi dengan warna terang (White), sementara TikTok reguler dibalut dengan nuansa gelap (Black).

Sama-sama punya tab For You

Karena sama-sama dibuat oleh ByteDance, keduanya pun mempunyai sejumlah kesamaan salah satunya adalah tab For You, yang berisi kumpulan video-video pendek.

Pengguna bisa mengusap (swipe) layar ke atas untuk melihat konten video pendek selanjutnya yang dibuat pengguna lain, serta mengusap layar ke bawah untuk menyaksikan konten yang sudah dilihat sebelumnya.

Baca juga: TikTok Sebut Semua Video Viral Terjadi Organik, Faktanya Tidak

Tab FYP ini juga mengandalkan algoritma agar konten-konten yang ditampilkan sesuai dengan aktivitas, hobi, atau minat pengguna alias relevan.

Konten yang diunggah juga bisa dikomentari seperti video TikTok. Pengguna bisa memberikan likes, mengunduh, dan membagikan (forward) konten tersebut ke teman-teman. Penempatan tombol like, comment, dan lain-lain juga berada di sisi kanan video.

Untuk membuat video For You, pengguna TikTok Lite dan versi reguler cukup mengklik ikon (+) di bagian tengah bawah, lalu pilih opsi apakah ingin merekam video atau mengambil dari galeri ponsel.

Halaman:
Sumber TechCrunch


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com