Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Facebook Messenger dan DM Instagram Tak Diamankan hingga 2022

Kompas.com - 04/05/2021, 18:05 WIB

KOMPAS.com - Facebook Inc mengungkapkan bahwa pihaknya belum berencana mengamankan percakapan pengguna di layanan Facebook Messenger dan direct message (DM) Instagram dengan enkripsi ujung-ke-ujung, hingga 2022 mendatang.

Ini berbeda dari layanan instant messenger WhatsApp -juga milik Facebook- yang sudah lama menerapkan end-to-end encryption (E2EE)sejak lama.

Dalam sebuah posting di blog resminya, Facebook mengatakan E2EE merupakan proyek jangka panjang. Untuk tahun ini, Facebook mengatakan belum dapat menghadirkan E2EE secara default pada pada layanan Messenger dan DM Instagram.

"Kami belum akan menerapkan enkripsi sepenuhnya percakapan di Messenger dan DM Instagram, hingga paling cepat sekitar tahun 2022," tulis Facebook.

End-to-end encryption merupakan sebuah metode yang mengamankan pesan dengan cara mengacak teksnya menjadi serangkaian kode yang tak bisa diartikan.

Baca juga: Facebook Mulai Minta Izin untuk Lacak Aktivitas Pengguna iPhone

Kode ini hanya bisa dikembalikan menjadi teks oleh perangkat pengirim dan penerima pesan, yang masing-masing memegang kunci enkripsi. Pihak lain yang mencegat pesan dalam perjalanan pun tidak bisa mengetahui apa isinya karena masih berupa kode.

End-to-end encryption mengamankan pesan dari intipan pihak manapun, termasuk penyedia layanan itu sendiri. Artinya, selagi belum menerapkan E2EE, maka pesan yang dikirim serta diterima lewat Facebook Messanger dan DM Instagram masih rawan diintip.

Sebenarnya, Facebook sudah meluncurkan fitur enkripsi untuk layanan Facebook Messenger pada 2016 silam. Sayangnya, enkripsi ini hanya melindungi pesan di fitur "secret conversation" (percakapan rahasia) Facebook Messenger.

Baca juga: Instagram Live Terbaru Punya Fitur seperti Zoom

Lain halnya dengan direct message Instagram. Tahun lalu, Facebook Inc selaku induk dari Instagram mengintegrasikan DM Instagram dengan layanan Messenger, tapi layanan perpesanan ini  masih belum dilindungi oleh enkripsi.

Sebagai gantinya, Facebook meluncurkan fitur "vanish mode" yang memungkinkan teks percakapan terhapus dengan sendirinya begitu pengguna keluar dari menu Direct Message, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari LiveMint, Selasa (4/5/2021).

Beda perlakuan untuk WhatsApp

WA Status yang diunggah WhatsApp pada Jumat (29/1/2021).WhatsApp WA Status yang diunggah WhatsApp pada Jumat (29/1/2021).
Facebook Inc, yang menaungi media sosial raksasa Facebook, Instagram, dan WhatsApp, agaknya memiliki prioritas yang berbeda-beda dalam menyediakan enkripsi ujung-ke-ujung pada layanannya.

Berbeda dengan DM Instagram dan Messenger, percakapan di platform pesan instan WhatsApp sudah sejak lama dilindungi oleh E2EE secara default.

Baca juga: Apa Itu Fitur Enkripsi pada WhatsApp?

Untuk melindungi seluruh percakapan yang ada di akun personal penggunanya, WhatsApp menggunakan Signal Protocol yang dikembangkan oleh Open Whisper System.

Protokol yang sama juga digunakan oleh pesaing WhatsApp, Signal, untuk melindungi percakapan di aplikasinya.

Cara kerjanya, ketika pertama kali pengguna membuka apikasi WhatsApp, ada dua kunci berbeda yang dihasilkan, yakni kunci publik dan privat. Proses enkripsi sendiri terjadi di dalam ponsel.

Kunci privat akan tetap dipegang pengguna, sementara kunci publik akan ditransfer ke penerima melalui server pusat WhatsApp. Kunci publik tersebut mengenkripsi atau melindungi pesan yang dikirim pengguna, bahkan sebelum pesan sampai ke server pusat.

Baca juga: Cara Mengaktifkan Fitur Keamanan Enkripsi End-to-end di Zoom

Server pusat WhatsApp hanya akan menyimpan pesan yang telah dienkripsi. Pesan tersebut hanya bisa dibuka dengan kunci privat yang dipegang penerima.

Singkatnya, selama perjalanan, pesan yang terenkripsi akan tersandi dan sangat sulit diretas dan diintip pihak yang tak berhak, termasuk WhatsApp sendiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Livemint


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video: Hands-on Samsung Galaxy Tab A7 Lite Wi-Fi, Tablet Ringan dengan Harga Terjangkau

Video: Hands-on Samsung Galaxy Tab A7 Lite Wi-Fi, Tablet Ringan dengan Harga Terjangkau

Gadget
7 Cara Mengatasi Delay atau Lag saat Mengetik di Windows

7 Cara Mengatasi Delay atau Lag saat Mengetik di Windows

Hardware
Solusi Smart Manufacturing Telkomsel Percepat Digitalisasi Perusahaan

Solusi Smart Manufacturing Telkomsel Percepat Digitalisasi Perusahaan

Internet
Berpikir Komputasional: Pengertian dan Empat Pondasinya

Berpikir Komputasional: Pengertian dan Empat Pondasinya

Internet
Cara Cek Pulsa XL Terbaru Pakai Nomor *808#, Bukan Lagi *123#

Cara Cek Pulsa XL Terbaru Pakai Nomor *808#, Bukan Lagi *123#

Internet
Cara Mengaktifkan Roaming XL buat Akses Internet saat Bepergian ke Luar Negeri

Cara Mengaktifkan Roaming XL buat Akses Internet saat Bepergian ke Luar Negeri

e-Business
5G In The Box Telkomsel, Solusi Jaringan Privat di Mana Saja

5G In The Box Telkomsel, Solusi Jaringan Privat di Mana Saja

e-Business
Perbedaan Kamera di Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra

Perbedaan Kamera di Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra

Gadget
ChatGPT Layani 13 Juta Pengguna dalam Sehari

ChatGPT Layani 13 Juta Pengguna dalam Sehari

Internet
Samsung Galaxy S23 Ultra Vs Galaxy S22 Ultra, Apa Saja Peningkatannya?

Samsung Galaxy S23 Ultra Vs Galaxy S22 Ultra, Apa Saja Peningkatannya?

Gadget
4 Cara Mengatasi Printer “Operaiton Failed with Error 0x00011b” di Windows 10

4 Cara Mengatasi Printer “Operaiton Failed with Error 0x00011b” di Windows 10

Software
Ini Dia Kelebihan Kamera 200 MP Milik Samsung Galaxy S23 Ultra

Ini Dia Kelebihan Kamera 200 MP Milik Samsung Galaxy S23 Ultra

Gadget
35 Link Download Twibbon Dies Natalis HMI ke-76, Lengkap dengan Tema dan Logonya

35 Link Download Twibbon Dies Natalis HMI ke-76, Lengkap dengan Tema dan Logonya

Internet
2 Cara Tanda Tangan Digital di PDF dengan Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan

2 Cara Tanda Tangan Digital di PDF dengan Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan

e-Business
Mulai Hari Ini Jam 14.00, Ini 2 Cara Beli Tiket Konser NCT Dream di Jakarta via Livin Mandiri dan Loket.com

Mulai Hari Ini Jam 14.00, Ini 2 Cara Beli Tiket Konser NCT Dream di Jakarta via Livin Mandiri dan Loket.com

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.