Profil Melinda Gates, Mantan Istri Bill Gates Berjiwa Sosial Tinggi dan Cinta Teknologi

Kompas.com - 04/05/2021, 18:29 WIB
Sosok Melinda Gates, mantan istri Bill Gates. Bill and Melinda Gates FoundationSosok Melinda Gates, mantan istri Bill Gates.

KOMPAS.com - Bill dan Melinda Gates baru saja mengumumkan bahwa biduk rumah tangga mereka harus berakhir. Pasangan yang telah dikaruniai tiga anak itu memutuskan untuk bercerai, setelah 27 tahun menikah.

Jika membicarakan sosok Bill Gates, sudah pasti banyak yang mengetahui siapa Bapak Microsoft itu. Namun ketika membicarakan Melinda, belum banyak orang yang mengenal sosoknya.

Selama ini, Melinda seolah berada di bawah bayang-bayang Bill Gates, terutama setelah dia dan sang mantan suami memimpin yayasan Bill and Melinda Gates Foundation.

Baca juga: Kisah Cinta Bill Gates dan Melinda Gates, Sejoli Murah Hati yang Kini Bercerai

Padahal, sosok wanita berusia 56 tahun itu cukup menarik untuk ditelisik. Seperti pandai menggunakan bahasa pemrograman dan penggila game.

Melinda yang bernama lengkap Melinda Ann French, lahir 15 Agustus 1964 di Amerika Serikat. Ia adalah anak kedua dari empat bersaudara dari pasangan Raymond Joseph French Jr dan Elaine Agnes Amerland.

Ayahnya adalah insinyur dirgantara, yang bekerja di program antariksa NASA, Apollo. Sementara ibunya adalah ibu rumah tangga. Melinda dibesarkan di Dallas, Texas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Belajar bahasa pemorgraman dan game komputer

Seperti Bill, Melinda juga senang terhadap dunia teknologi dan ilmu pengetahuan (iptek). Kecintaannya terhadap iptek muncul di saat usia 14 tahun, yakni ketika sang ayah membeli komputer Apple II.

Di usianya yang masih sangat belia, Melinda coba mempelajari bahasa pemrograman BASIC dan game komputer. Ia pun meyakinkan orang tuanya agar mau menempatkan komputer di kamarnya, sehingga dia bisa bermain game.

Melinda pun semakin penasaran dengan dunia komputer dan berniat melanjutkan kuliah di jurusan ilmu komputer Duke University. Setelah lulus strata satu, Melinda mengambil gelar master bisnis di universitas yang sama.

Ia sempat bekerja sebagai pengajar matematika dan ilmu komputer, sebelum disodori tawaran kerja di perusahaan komputer kenamaan, IBM.

Melinda Gates melihat cara kerja bakteri Wolbachia lewat mikroskopMelinda Gates/ Facebook Melinda Gates melihat cara kerja bakteri Wolbachia lewat mikroskop

Tapi Melinda menolaknya dan memilih bekerja di sebuah perusahaan software kecil bernama Microsoft, yang kini menjelma menjadi perusahaan software raksasa.

Melinda masuk ke Microsoft pada 1987 dan menjadi karyawan termuda serta satu-satunya wanita di angkatannya waktu itu.

Jabatan pertama yang diembannya adalah marketing manager dan mengembangkan produk multimedia seperti Microsoft Cinemania, Publisher, Word, dan Expedia.com. Ia lalu menikah dengan Bill Gates pada 1994.

Karena kinerjanya yang positif, Melinda lalu dipromosikan sebagai General Manager of Information Products. Melinda menduduki posisi tersebut hingga mengundurkan diri di tahun 1996.

Mendirikan Bill and Melinda Gates Foundation

Keluar dari Microsoft, Melinda didapuk menjadi dewan pengawas di almamaternya, Duke University dari tahun 1996-2003. Di tahun 1997, Melinda mulai bergerak di bidang advokasi dan literasi bersama Bill Gates, dan mendirikan Gates Library Foundation.

Yayasan itu lalu berubah nama menjadi Gates Learning Foundation. Organisasi ini memberikan komputer dan akses internet ke perpustakaan umum di seluruh negeri.

Tahun 2020, Gates Learning Foundation dilebur bersama William H Gates Foundation dan berubah nama menjadi Bill and Melinda Gates Foundation.

Baca juga: Profil Bill Gates, Pendiri Microsoft yang Putus Kuliah demi Kejar Mimpi

Melinda menjabat sebagai co-founder sekaligus co-chair bersama mantan suaminya, Bill Gates. Di bawah manajemennya, Melinda membuat yayasan keluarga itu menjadi yayasan amal terkaya di seluruh dunia.

Bill and Melinda Foundation fokus pada masalah kesehatan publik, pendidikan, dan perubahan iklim. Yayasan ini juga memiliki beberapa program untuk membantu mewujudkan kesetaraan serta pengentasan kemiskinan global.

Ada lima divisi yang berada di bawah naungan Bill and Melinda Gates Foundation, yakni Global Health Division, Global Development Division, Global Growth & Opportunity Division, United States Division, dan Global Policy & Advocacy Division.

Pada tahun 2019, yayasan tersebut menghabiskan 5 miliar dollar AS untuk merealisasikan program kemanusiaan di AS dan seluruh dunia.

Di masa pandemi Covid-19, Bill & Melinda Gates Foundations berinvestasi 1,75 miliar dollar AS atau sekitar Rp 25 triliun untuk mengembangkan vaksin Covid-19 tahun 2020 lalu.

Menurut laporan Forbes, Bill memutuskan untuk mendonasikan hasil sahamnya di Microsoft sebesar lebih dari 1 persen untuk yayasan mereka. Hingga hari ini, sumbangan itu bernilai sekitar 35,8 miliar dollar AS.

Tahun 2005, Melinda dan Bill Gates masuk dalam Persons of the Year oleh majalah Time berkat aksi sosial mereka, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Womens History, Selasa (4/5/2021).

Tahun 2006, dalam rangka penghargaan atas upaya Melinda meningkatkan kehidupan yang layak bagi anak-anak, Rumah Sakit Anak-anak di Seattle membuat bangunan rawat jalan khusus bernama "Melinda French Gates Ambulatory Care".

Sejak tahun 2011-2020, majalah Forbes rutin memasukan Melinda dalam jajaran 100 wanita terkuat dunia. Melinda juga memiliki inisiatif dalam gerakan emansipasi wanita.

Foto Bill and Melinda Gates pada 2017 di Seattle, AS.Gates Archives/People.com Foto Bill and Melinda Gates pada 2017 di Seattle, AS.

Tahun 2012, Melinda memimpin London Summit of Family Planning, di mana acara tersebut bertujuan untuk memberikan 120 juta lebih wanita di negara berkembang agar bisa mengakses alat kontrasepsi hingga tahun 2020.

Tahun 2019, Melinda merilis buku berjudul: "The Moment of Lift: How Empowering Women Changes the World".

Buku itu membahas sistem yang gagal mengakui pekerja perempuan yang tidak dibayar, berdasarkan buku ekonom feminis, Dame Marilyn Waring dalam bukunya "If Women Counted".

Tidak hanya berjiwa sosial tinggi, naluri bisnis juga kental mengalir di diri Melinda.

Baca juga: Ditanya Apakah Kaya Membuat Bahagia, Begini Jawaban Bill Gates

Salah satunya dibuktikan dengan mendirikan Pivotal Ventures, sebuah perusahaan investasi dan inkubasi untuk mengatasi ketidaksertaan upah, dan mendukung para perempuan pendiri perusahaan di AS.

Bercerai dengan Bill Gates

Pada 4 Mei 2021, Bill Gates dan Melinda Gates mengumumkan bahwa pernikahan keduanya telah berakhir dan memutuskan untuk bercerai.

Bill dan Melinda mengumumkan perceraian tersebut lewat akun Twitter pribadi mereka masing-masing.

"Setelah banyak pertimbangan dan usaha untuk hubungan kami, kami membuat keputusan untuk mengakhiri pernikahan," tulis Bill melalui akun Twitter dengan handle @billgates.

"Selama lebih dari 27 tahun, kami membesarkan tiga anak-anak yang luar biasa dan membangun yayasan yang bekerja untuk seluruh dunia demi memungkinkan semua orang menjalani hidup yang sehat dan produktif," imbuh Bill.

Bill mengatakan, meskipun dia dan Melinda bercerai, mereka berdua akan tetap saling berbagi kepercayaan untuk meneruskan misi yayasan mereka, Bill and Melinda Gates Foundations.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X