Kompas.com - 07/05/2021, 17:04 WIB
Penulis Bill Clinten
|

Kala itu, nama game tersebut belum diumumkan. Namun, Krafton berencana untuk mengucurkan investasi senilai 100 juta dolar AS (sekitar Rp 1,4 triliun) untuk pembuatan game tersebut.

PUBG Mobile memang sangat populer di India sebelum diblokir. Bahkan, menurut data SensorTower, sekitar 175 juta unduhan PUBG Mobile secara global berasal dari India.

Baca juga: PUBG Mobile dkk Sukses Dongrak Pendapatan Tencent

Angka tersebut lebih dari seperempat dari total unduhan game bikinan Krafton ini yang kala itu mencapai 730 juta.

Terkait pemblokiran sendiri, pemerintah India tak memperbolehkan PUBG Mobile beroperasi karena dibuat oleh perusahaan China, Tencent yang kala itu dianggap sebagai ancaman bagi India.

Tak hanya PUBG Mobile, puluhan aplikasi populer bikinan perusahaan asal "Negeri Tirai Bambu" lainnya, seperti TikTok dan WeChat juga ikutan diblokir dengan alasan yang sama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.