Menjajal TikTok Lite, Aplikasi yang Diklaim Bisa Hasilkan Uang

Kompas.com - 07/05/2021, 20:02 WIB
Ilustrasi TikTok ByteDance cnet.comIlustrasi TikTok ByteDance

KOMPAS.com - Aplikasi TikTok Lite saat ini sedang ramai dibicarakan. Pasalnya, aplikasi TikTok versi ringan ini disebut bisa menghasilkan uang bagi penggunanya.

Untuk menghasilkan uang, pengguna akan diminta untuk menyelesaikan beberapa tugas yang diberikan. Setiap kali menyelesaikan tugas, pengguna akan diganjar poin yang nilainya bervariasi.

Poin-poin tersebut bisa dikonversi dalam rupiah, dan bisa ditarik oleh oleh pengguna kapan pun. Bagaimana caranya?

Menyelesaikan tugas

Seperti yang disebutkan sebelumnya, pengguna harus melaksanakan tugas lebih dulu untuk mendapat poin. Untuk melihat rincian tugasnya, buka aplikasi TikTok Lite, kemudian klik ikon uang koin emas yang ada di sisi atas kiri layar untuk menuju ke laman referral rewards.

Di laman ini, akan muncul jumlah poin yang didapat serta konversinya dalam rupiah. Pengguna akan ditawari bonus dengan nilai hingga Rp 60.000 apabila mengundang teman.

Baca juga: Mengenal TikTok Lite, Bedanya dengan Versi Biasa?

Apabila ada orang yang menggunakan kode referral-nya, pengguna berhak mendapatkan poin sebesar 100.000. Poin bisa bertambah 1.000 apabila pengguna membagikan halaman referral rewards tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika mengunggah video, pengguna akan diganjar poin sebesar 3.000. Pengguna bisa menambah lebih banyak poin dengan menonton lebih banyak video dalam durasi tertentu.

Tangkapan layar cara menggunakan aplikasi TikTok Lite yang disebut bisa menghasilkan uang.Ist Tangkapan layar cara menggunakan aplikasi TikTok Lite yang disebut bisa menghasilkan uang.

Sebagai contoh, menonton video selama 10 menit akan mendapatkan poin sebesar 15.000 bagi pengguna baru dan menonton video berdurasi 5 menit akan mendapat poin 1.000 bagi pengguna lama.

Rincian perolehan poin dan tugas selengkapnya bisa dilihat di laman pengaturan TikTok. Jika dibandingan dengan TikTok reguler yang juga memiliki program serupa, poin yang ditawarkan TikTok Lite lebih besar.

Sebagai perbandingan, pengguna lama TikTok Lite akan mendapat poin 1.000 jika menonton video dengan durasi 5 menit. Sedangkan pengguna TikTok reguler hanya mendapat 750 poin jika menonton video dengan durasi 15 menit.

Cara tarik uang di TikTok Lite

TikTok Lite menyediakan tiga opsi untuk menarik uang, yakni lewat rekening bank, Ovo, dan Dana. Untuk menarik uang di TikTok Lite, klik kolom saldo uang.

Kemudian pilih nominal uang yang ingin ditransfer ke dompet digital atau rekening bank. Kemudian, klik "tarik saldo" lalu klik "tambah metode penarikan uang yang baru" untuk memasukan metode penarikan uang.

Baca juga: Alasan Mengapa Vtube, TikTok Cash, dan Snack Video Dianggap Ilegal

Setelah memilih metode penarikan, klik "tarik uang sekarang" dan lanjutkan dengan memilih "konfirmasi untuk menarik uang".

Tangkapan layar cara menarik uang dari TikTok Lite.Ist Tangkapan layar cara menarik uang dari TikTok Lite.

Saldo uang di TikTok Lite akan ditransfer ke dompet digital atau rekening bank tujuan sesuai metode yang telah dipilih pengguna. Anda bisa mengecek ke dompet digital atau rekening bank, untuk memastikan apakah uang benar-benar terkirim atau tidak.

Legalitas

Cara menghasilkan uang dari TikTok Lite agak mirip dengan Snack Video. Aplikasi Snack Video sempat diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) atas permintaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setelah dipantau oleh Satgas Waspada Investasi (SWI).

Namun, Snack Video kini sudah bisa kembali digunakan dan dinyatakan legal, karena telah memenuhi seluruh perizinan yang dibutuhkan untuk beroperasi di Indonesia. Lalu bagaimana dengan TikTok Lite?

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI), Tongam Lumban Tobing mengatakan, TikTok Lite bukan merupakan sektor jasa keuangan, sehingga bukan bagian entitas yang terdaftar atau diawasi oleh OJK.

"Snack video atau Tiktok Lite bukan jasa keuangan sehingga tidak di bawah pengawasan OJK," kata Tongam ketika dihubungi KompasTekno, Kamis (7/5/2021).

Baca juga: Kominfo Resmi Blokir TikTok Cash

Di sisi lain, TikTok Lite maupun TikTok reguler tidak ditemukan dalam daftar Penyelenggara Sistem Eleketronik (PSE) di situs PSE Kominfo.

Sesuai Peraturan Menteri Nomor 5 Tahun 2020 yang diundangkan pada 24 November Tahun 2020, PSE yang tidak mendaftar sesuai kebijakan yang berlaku akan mendapat sanksi administrasi berupa pemutusan akses.

Batas pendaftaran PSE di Indonesia dibuka selama enam bulan sejak aturan diundangkan. Itu berarti, TikTok masih punya waktu untuk mendaftarkan diri hingga 24 Mei nanti, apabila memang belum terdaftar.

KompasTekno telah menghubungi Kominfo dan TikTok untuk memastikan, apakah TikTok memang belum terdaftar sebagai PSE atau masih dalam proses. Namun, kedua pihak belum memberi tanggapan.

Sementara itu, Tongam mengatakan SWI akan tetap mengawasi dan berkoordinasi dengan Kominfo terkait aplikasi TikTok Lite.

"Kami tetap melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan Kemenkominfo," ujar Tongam.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.