Daftar 10 Marketplace Online Paling Ramai Pengunjung di Asia Tenggara

Kompas.com - 10/05/2021, 15:27 WIB
Ilustrasi digitalisasi bagi UMKM. DOK. SHUTTERSTOCKIlustrasi digitalisasi bagi UMKM.

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 menjadi salah satu penyebab transaksi belanja online di aneka platform e-commerce meningkat drastis.

Baru-baru ini, Web Retailer mempublikasi daftar 10 marketplace online yang paling banyak dikunjungi di Asia Tenggara, dari segi jumlah pengunjung per bulan.

Tiga di antara lokapasar paling ramai ini berasal dari Indonesia. Berikut daftar selengkapnya, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari laman Web Retailers, Senin (10/5/2021).

1. Shopee

Di posisi paling atas, Shopee yang berasal  dari Singapura menjadi marketplace dengan pengunjung terbanyak di Asia Tenggara untuk saat ini, dengan total 197,8 juta kunjungan per bulan.

Marketplace di bawah naungan perusahaan SEA Group ini sekarang sudah beroperasi di delapan negara, termasuk di Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Taiwan, hingga Brazil.

Baca juga: Flash Sale Shopee, Pengguna Keluhkan Transaksi Batal dan Akun Diblokir

Dari kedelapan wilayah operasi tersebut, Indonesia tercatat sebagai pangsa pasar terbesar Shopee yang menyumbang sebanyak 76,2 juta kali kunjungan per bulan.

2. Lazada

Selanjutnya, platform e-commerce yang paling banyak dikunjungi ialah Lazada, dengan total 161,7 juta pengunjung bulanan.

Lazada sebenarnya telah beroperasi di beberapa negara ASEAN. Total kunjungannya terbanyak berasal dari negara Thailand (39,4 juta), Filipina (38,6 juta), serta Indonesia (29,3 juta).

Baca juga: Sejarah Alibaba, E-commerce Buatan Jack Ma yang Terinspirasi Cerita 1001 Malam

Marketplace yang juga berasal dari Singapura ini didirikan pada 2012. Pada 2016, Lazada telah resmi diakuisisi oleh raksasa e-commerce China, Alibaba.

3. Tokopedia

Selanjutnya ada Tokopedia. Platform e-commerce asal Indonesia ini tercatat memiliki total 72,4 juta pengunjung bulanan, sehingga menduduki urutan ketiga dalam hal jumlah kunjungan di Asia Tenggara.

Marketplace yang didirikan pada 2009 ini disebutkan telah memiliki 10 juta penjual dan 100 juta pengguna aktif. Tokopedia kini sedang santer dikabarkan akan segera merampungkan merger dengan perusahaan ride-hailing Gojek.

4. Bukalapak

Menurut data Web Retailers, Bukalapak saat ini memiliki 26,8 juta pengunjung bulanan dan duduk di urutan keempat se-Asia Tenggara dalam hal jumlah kunjungan.

Saat ini, Bukalapak tercatat memiliki lebih dari enam juta penjual dan 70 juta pengguna aktif. Di Bukalapak, dilaporkan rata-rata ada dua juta transaksi jual-beli yang terjadi setiap harinya.

5. Tiki

Marketplace online terbesar se-Asia Tenggara selanjutnya berasal dari Vietnam, yakni Tiki yang memiliki 22 juta pengunjung bulanan.

Awalnya, platform e-commerce yang didirikan pada tahun 2010 ini hanya diperuntukkan untuk menjual buku-buku berbahasa Inggris.

Baca juga: Sejarah Amazon, Toko Buku Online yang Berubah Jadi Raksasa E-commerce

Namun, seiring berjalannya waktu, Tiki bertransformasi menjadi marketplace yang menjual berbagai produk dan berkespansi ke layanan pengiriman cepat.

Di Vietnam sendiri, Tiki menjadi platform e-commerce terbesar ketiga setelah Shopee dan Lazada.

6. Blibli

Di posisi keenam ada Blibli. Marketplace asal Indonesia ini tercatat mengumpulkan total sebanyak 15,8 juta pengunjung per bulan.

Tak jauh berbeda dari lokapasar lainnya, Blibli juga menjual berbagai macam produk serta menawarkan jasa pengiriman gratis dan kredit bebas bunga pada semua produknya.

Blibli juga diketahui memiliki program Global Seller Program untuk membantuk bisnis internasional dengan berjualan di situsnya.

7. Sendo

Sendo merupakan marketplace asal Vietnam yang bernaung di bawah grup layanan IT FPT Corporation. Sendo diluncurkan tahun 2012 dan menjual produk dari beragam kategori, termasuk fashion, peralatan rumah tangga, dan elektronik.

Baca juga: Profil Jack Ma, Guru Gaptek Pendiri Raksasa E-Commerce Alibaba

Sekarang Sendo yang memiliki 500.000 merhcant sudah mencatat 11,4 juta pengunjung per bulan sehingga duduk di urutan ketujuh dalam hal tersebut di Asia Tenggara.

8. Zalora

Di posisi kedelapan ada Zalora dengan total 7,6 juta pengunjung bulanan. Marketplace yang merupakan bagian dari Global Fashion Group ini didirikan pada 2012.

Seperti beberapa platform e-commerce lainnya dalam daftar, Indonesia adalah pasar terbesar Zalora, diikuti oleh Filipina, Singapura, dan Malaysia. Zalora juga memiliki situs lokal di Taiwan dan Hong Kong.

9. Qoo10

Qoo10 jadi platform e-commerce kesembilan yang paling banyak dikunjungi se-Asia Tenggara. Marketplace yang berbasis di Singapura ini tercatat dikunjungi oleh 7 juta pengguna tiap bulannya.

Nyaris seluruhnya atau 90 persen dari kunjungan tersebut berasal dari Singapura itu sendiri. Qoo10 didirikan pada tahun 2010 sebagai usaha patungan antara eBay dan pendiri Gmarket Korea Selatan.

10. Amazon

Raksasa e-commerce asal Amerika Serikat, Amazon, turut beroperasi di Asia Tenggara, tepatnya di Singapura mulai 2019.

Baca juga: Profil Jeff Bezos, Mantan Pelayan McDonalds yang Sukses Mendirikan Amazon

Namun, menurut data dari TMO Group, jumlah kunjungannya masih kecil dbandingkan para pesaingnya dengan angka 3 juta per bulan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.