Google Pamer Teknologi Video Call 3D, Serasa Berhadapan Langsung

Kompas.com - 19/05/2021, 18:32 WIB
Bilik video call 3D Google. WiredBilik video call 3D Google.

KOMPAS.com - Dalam acara tahunan Google I/O 2021, Google memamerkan teknologi video call yang memungkinkan penelepon dan yang ditelepon saling berhadapan secara langsung.

Hal ini dimungkinkan berkat teknologi tiga dimensi (3D). Google menyebut teknologi ini sebagai "Project Starline".

Pada dasarnya teknologi ini berupa bilik video call yang dilengkapi dengan serangkaian komponen pendukung. Mulai dari layar berteknologi light field seluas 65 inci, lengkap dengan lampu, kamera, dan depth sensor yang mampu menangkap citra tiga dimensi.

Gabungan dari beberapa kamera dan sensor inilah yang kemudian memungkinkan Project Starline bisa menampilkan visual seseorang dalam mode 3D, saat sedang melakukan video call.

Baca juga: 7 Aplikasi Video Call untuk Silaturahmi Virtual Saat Lebaran

Dalam pratinjau, teknologi Starline ini baru digunakan untuk video call perorangan, bukan grup. Dalam sebuah video demo, terlihat bahwa ada dua orang yang melakukan panggilan video dari bilik video call 3D Google ini.

Dua orang sedang melakukan panggilan video dengan teknologi Starline. YouTube/Google Dua orang sedang melakukan panggilan video dengan teknologi Starline.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah seorang dari mereka mendeskripsikan bahwa teknologi ini memungkinkan dirinya melihat lawan bicaranya seperti berada di ruangan yang sama.

"Seolah-olah dia tepat di depan saya," kata salah satu orang yang mencoba bilik video call 3D Google.

Baca juga: 4 Cara Mencegah Zoom Fatigue, Kelelahan Akibat Sering Video Call

Google mengatakan bahwa bilik video call 3D ini sebenarnya sudah tersedia secara terbatas di kantor Google di Mountain View, Seatlle, dan New York. Tak hanya itu, Google juga  mengklaim bahwa teknologi Starline ini sudah digunakan oleh sekitar 100 karyawan Google.

Ke depannya, kemungkinan bilik video call 3D ini akan dijual ke para pelaku bisnis. Namun, untuk saat ini, Google masih berencana untuk menyempurnakan teknologinya dan melakukan serangkaian uji coba lagi.

VP Virtual dan Augmented Reality Google, Clay Bavor mengungkapkan bahwa Google akan melakukan uji coba teknologi Starline dengan beberapa mitra di akhir tahun 2021 ini.

Adapun mitra tersebut meliputi perusahaan cloud, aplikasi telemedicine, serta perusahaan media, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Wired, Rabu (19/5/2021).



Sumber Wired
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.