Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga Bitcoin dkk Terjun Bebas, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 20/05/2021, 08:12 WIB
Conney Stephanie,
Oik Yusuf

Tim Redaksi

Sumber NBC News

KOMPAS.com - Bitcoin kembali mengalami fluktuasi tinggi. Dalam perdagangan Rabu kemarin, harga cryptocurrency itu sempat terjun bebas hingga nyaris menyentuh angka 30.000 dollar AS (sekitar Rp 431 juta) atau turun 30 persen dalam sehari.

Angka tersebut tak sampai setengah dari rekor nilai tertinggi Bitcoin sebesar lebih dari 64.000 dollar AS (sekitar Rp 921 juta) per keping yang tercatat pada April lalu.

Pemicu turunnya harga Bitcoin adalah otoritas finansial di China yang pekan ini melarang bank dan perusahaan pembayaran menyediakan layanan terkait transaksi mata uang kripto.

Baca juga: Apa Itu Bitcoin yang Harganya Tembus Rp 924 Juta

Sebelumnya, sejak beberapa tahun lalu, China sudah melarang bursa mata uang kripto dan initial coin offering. Tapi warga negaranya masih belum dilarang menyimpan cryptocurrency.

Penurunan drastis Bitcoin ikut menyeret mata uang kripto lain, seperti Ethereum yang anjlok 23 persen, serta Dogecoin yang mencatat minus 27 persen, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari NBC News, Kamis (20/5/2021).

Di tengah-tengah terjunnya aset-aset kripto itu, sejumlah bursa cryptocurrency seperti Coinbase, Gemini, dan Kraken sempat bertumbangan karena trafik yang mendadak naik.

Menurut data dari CoinMarketCap, kapitalisasi pasar cryptocurrency secara keseluruhan terpangkas sebesar 850 miliar dollar AS atau lebih dari Rp 12.000 triliun.

Baca juga: Tesla Raup Rp 3,9 Triliun dari Jualan Bitcoin

Tren penurunan harga sebenarnya sudah dimulai sejak pekan lalu, saat bos Tesla Elon Musk menyatakan perusahaan mobil listrik itu tak lagi menerima pembayaran dalam bentuk Bitcoin karena dinilai berdampak buruk bagi lingkungan.

Padahal, sebelumnya Musk dan Tesla dikenal sebagai promotor Bitcoin. Tesla pun pada Februari lalu memborong Bitcoin senilai 1,5 miliar dollar sehingga ikut berkontribusi tehadap naiknya harga mata uang kripto tersebut.

Menurut Coindesk, pagi ini Bitcoin diperdagangkan dengan harga di kisaran 35.000 dollar AS atau sekitar Rp 521 juta.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Berapa Kuota Internet yang Ideal untuk Sebulan? Cek Hitung-hitungannya

Berapa Kuota Internet yang Ideal untuk Sebulan? Cek Hitung-hitungannya

Internet
7 Smartphone HMD Pertama Tanpa Merek Nokia, Ada HMD Pulse, HMD Vibe, dll

7 Smartphone HMD Pertama Tanpa Merek Nokia, Ada HMD Pulse, HMD Vibe, dll

Gadget
'Belah Duren' hingga Pecah Walnut, Ini Rahasia Kekuatan Layar Oppo A60

"Belah Duren" hingga Pecah Walnut, Ini Rahasia Kekuatan Layar Oppo A60

Gadget
Aplikasi Chatting Legendaris ICQ Berhenti Beroperasi Bulan Depan

Aplikasi Chatting Legendaris ICQ Berhenti Beroperasi Bulan Depan

Software
2 Cara Rekam Google Meet saat Rapat Tanpa Langganan Premium

2 Cara Rekam Google Meet saat Rapat Tanpa Langganan Premium

Software
Cara Pasang 15 Foto dan Fancam Konser NCT Dream di Lock Screen HP Samsung biar Makin 'Aesthetic'

Cara Pasang 15 Foto dan Fancam Konser NCT Dream di Lock Screen HP Samsung biar Makin "Aesthetic"

Gadget
Oppo Gelar 'Nobar' Final Liga Champions di Jakarta

Oppo Gelar "Nobar" Final Liga Champions di Jakarta

Internet
Microsoft Desak Pengguna Windows 10 Segera 'Upgrade'

Microsoft Desak Pengguna Windows 10 Segera "Upgrade"

Software
Oppo Find N3 Edisi Liga Champions Rilis di Indonesia, Bonus Merchandise UCL

Oppo Find N3 Edisi Liga Champions Rilis di Indonesia, Bonus Merchandise UCL

Gadget
6 Tim E-sports Indonesia Lolos ke Grand Final 'PUBG Mobile' PMSL SEA Summer 2024

6 Tim E-sports Indonesia Lolos ke Grand Final "PUBG Mobile" PMSL SEA Summer 2024

Game
Ini Dia Juara 'Free Fire' FFWS SEA Spring 2024, Tim Indonesia 4 Besar

Ini Dia Juara "Free Fire" FFWS SEA Spring 2024, Tim Indonesia 4 Besar

Game
Profil Jensen Huang, Dulu Tukang Cuci Piring, Kini Orang Nomor Satu di Nvidia

Profil Jensen Huang, Dulu Tukang Cuci Piring, Kini Orang Nomor Satu di Nvidia

e-Business
Sejarah QR Code, Kode 'Kotak-kotak' yang Terinspirasi dari Permainan Go Board

Sejarah QR Code, Kode "Kotak-kotak" yang Terinspirasi dari Permainan Go Board

Internet
Arti Kata “Lup”, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Media Sosial

Arti Kata “Lup”, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Media Sosial

Internet
HP Xiaomi Redmi A3x Dirilis, Spek Mirip Redmi A3 Beda di Chipset

HP Xiaomi Redmi A3x Dirilis, Spek Mirip Redmi A3 Beda di Chipset

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com