Kompas.com - 24/05/2021, 06:30 WIB
https://publish.twitter.com/?query=https%3A%2F%2Ftwitter.com%2FYouTubeCreators%2Fstatus%2F1369344646908936198&widget=Tweet

Artinya, YouTuber asal AS hanya perlu membayar pajak dari negaranya. Sementara, YouTuber dari luar AS harus dua kali membayar pajak, yakni pajak dari negara sendiri dan pajak dari AS, apabila memperoleh pendapatan dari negara tersebut.

"Para rekanan di luar AS harus melengkapi informasi pajak mereka di AdSense sesegera mungkin untuk mengetahui apakah ada pajak AS yang dikenakan ke pembayaran. Google bisa menarik pajak dari pembayaran mulai 1 Juli 2021 (mencakup pendapatan Juni)," tulis YouTube.

Baca juga: Ini Contoh Hitungan Pajak YouTuber yang Diminta Pemerintah AS

Sementara itu, poin pertama soal pembatasan teknologi pengenal wajah yang melarang pengguna mengumpulkan informasi yang bisa dipakai untuk mengidentifikasi seseorang tanpa izin, sebenarnya sudah lama menjadi bagian dari ketentuan YouTube.

Hanya saja, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari laman Google Support, Senin (24/5/2021), aturan terkait face recognition itu sekarang dibuat lebih eksplisit dalam syarat dan ketentuan penggunaan yang baru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.