5 Merek Smartwatch Terpopuler Saat Ini, Apple Teratas

Kompas.com - 28/05/2021, 12:07 WIB
Apple Watch Series 6 cnet.comApple Watch Series 6

KOMPAS.com - Apple lagi-lagi mendominasi pasar smartwatch global pada kuartal I-2021. Hal ini diketahui berdasarkan laporan dari firma riset Counterpoint yang dipublikasi baru-baru ini.

Dalam laporannya, Counterpoint mengungkapkan bahwa pada periode tersebut, Apple berhasil mencetak pertumbuhan pegiriman arloji pintar hingga 50 persen, dari tahun-ke-tahun (YoY), berkat permintaan pada model Apple Watch Series 6.

Alhasil, pangsa pasar Apple ikut naik sebesar tiga persen. Hal ini membantu Apple menguasai sepertiga atau tepatnya 33,5 persen pangsa pasar smartwatch global.

Mengekor Apple, Huawei berada di posisi kedua sebagai penguasa pangsa pasar smartwatch global. Terpaut jauh dengan Apple, Huawei hanya berhasil merebut 8,4 persen pangsa pasar pada kuartal I-2021.

Baca juga: Apple Watch SE dan Series 6 Resmi Masuk Indonesia, Ini Harganya

Angka tersebut menurun secara YoY, mengingat pada periode yang sama tahun 2020 lalu Huawei berhasil menguasai 10,1 persen pangsa pasar smartwatch global.

Sedangkan Samsung harus puas berada di posisi ketiga. Sebenarnya, pada kuartal I-2021 ini, Samsung mencetak pertumbuhan pengiriman, yakni sebesar 27 persen YoY. Ini didongkrak oleh pengiriman model Galaxy Watch 3 dan Galaxy Watch Active series.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendati pengirimannya naik, namun secara YoY pangsa pasar smartwatch Samsung menurun. Pada periode ini, Samsung hanya berhasil mengambil 8 persen pangsa pasar. Padahal periode yang sama tahun 2020 lalu, pangsa pasar Samsung adalah 8,5 persen.

Selanjutnya, penguasa pangsa pasar smartwatch global di posisi keempat dan kelima diduduki oleh Imoo dan Fitbit. Secara berurutan masing-masing menguasai 5,1 persen dan 4,2 persen pangsa pasar.

Baca juga: Tiga Vendor yang Mendominasi Pasar Smartwatch 2020

Persentase pangsa pasar smarwatch global kuartal I-2021.Counterpoint Research Persentase pangsa pasar smarwatch global kuartal I-2021.

Dominasi WatchOS dan prediksi tren ke depan

Mengingat dominasi Apple, sistem operasi WatchOS yang digunakan pada jajaran Apple Watch juga akhirnya memiliki basis pengguna yang dominan juga.

Hal ini karena, saat ini, berbagai merek besar smartwatch global ini mengembangkan sistem operasinya sendiri-sendiri. Misalnya, Google dengan WearOS, Samsung dengan Tizen, fitbit dengan FitbitOS, dan sebagainya.

Counterpoint melaporkan, WearOS garapan Google juga belum menunjukkan kesuksesan yang berarti, karena baru digunakan sebanyak empat persen di pasar smartwatch.

Salah satu penyebabnya karena WearOS ini dilaporkan kurang bersaing dari segi fitur, pengoptimalan baterai, dan chipset.

Namun, ke depannya, Counterpoint melihat, tren pengguaan sistem operasi pada smartwatch ini akan mulai berubah, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari situs Counterpoint Research, Jumat (28/5/2021).

Ini mengingat pada acara tahunan Google I/O 2021 lalu, Google telah mengumumkan kerja sama dengan Samsung untuk menciptakan sistem operasi untuk perangkat wearable.

Kedua perusahaan tersebut akan menggabungkan dua OS wearable device miliknya, yakni Wear OS dari Google dan Tizen dari Samsung, menjadi satu platform yang ditujukan untuk perangkat wearable seperti smartwatch.

Platform gabungan ini disebut sebagai "Wear". Ada kemungkinan julukan tersebut belum final dan masih bisa berubah.

Wear diklaim mampu mempersingkat waktu start up aplikasi hingga menjadi 30 persen lebih cepat. Platform Wear yang bersifat unified juga akan mempermudah developer dalam mengembangkan aplikasi untuk perangkat wearable

Wear rencananya bakal dirilis pada tahun ini, antara lain lewat produk-produk smartwatch Galaxy yang akan datang dari Samsung.

Baca juga: Google Gabungkan Wear OS dan Samsung Tizen untuk Smartwatch

Sistem operasi terpadu ini pun nantinya bisa digunakan oleh vendor wearable lainnya, tak hanya produk keluaran dari Google dan Samsung saja. Salah satu pabrikan yang juga bakal memakainya adalah Fitbit.

VP Counterpoint Research Neil Shah mengungkapkan bahwa kerja sama Google-Samsung ini merupakan hal baik dan mampu mendorong peningkatan pengalaman pada smartwatch.

“Ini adalah langkah besar Google untuk mempercepat ambisinya di pasar wearable. Kerja sama ini juga akan menghadirkan lebih banyak kekuatan ke platform Wear dan akan menarik lebih banyak pengembang untuk membangun fitur yang lebih baru untuk smartwatch,” kata Neil Shah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.