Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ramalan Suram soal Kelangkaan Chip dari Intel dan Logitech

Kompas.com - 02/06/2021, 16:20 WIB
Galuh Putri Riyanto,
Oik Yusuf

Tim Redaksi

Sumber Reuters

KOMPAS.com - Belakangan ini, stok komponen chip semikonduktor mengalami kelangkaan secara global karena sejumlah faktor seperti pandemi dan angka permintaan yang melonjak.

Padahal, chip semikonduktor merupakan salah satu komponen terpenting yang mengotaki berbagai perangkat elektronik. Jika stok chip terganggu, rantai pasokan komponen perangkat elektronik ke produsen juga bakal terhambat.

Alhasil, laptop mengalami kekurangan pasokan, harga smartphone menjadi naik, serta industri mobil listrik, peralatan rumah tangga, dan industri lainnya seperti otomotif juga kena imbasnya.

Baca juga: Harga Smartphone Naik dan Laptop Langka, Ini Biang Keladinya

Intel dan Logitech selaku dua pemain di dunia teknologi punya prediksi suram soal kelangkaan ini. Eksekutif dari kedua perusahaan tersebut memprediksi stok chip global masih akan seret setidaknya dalam beberapa bulan ke depan, bahkan bisa berlangsung bertahun-tahun lagi.

CEO Logitech Bracken Darrell memperkirakan kelangkaan pasokan chip bisa mereda paling cepat dalam tiga atau enam bulan ke depan, tapi akan ada sektor yang terus mengalami kelangkaan pasokan chip hingga 2022.

Sebagai perusahaan yang ikut bergelut di industri teknologi, Darrell juga tak memungkiri bahwa perusahaannya pun ikut terdampak kelangkaan chip ini.

"Seperti yang lain, kami juga ikut terdampak, tetapi kami mampu mengatasinya dengan baik. Memang butuh waktu untuk meningkatkan produksi chip, namun untuk sementara, harga telah disesuaikan." kata Darrell.

Prediksi Intel

Sementara itu, CEO Intel Pat Gelsinger memprediksi kelangkaan chip semikonduktor masih akan berlangsung lama, hingga beberapa tahun ke depan

Intel adalah salah satu perusahaan chip yang memiliki pabrik sendiri. Gelsinger mengatakan bahwa perusahaannya akan mulai kembali menggenjot produksi chip untuk mengatasi kekurangan pasokan chip.

Baca juga: Prediksi Foxconn soal Kelangkaan Pasokan Chip di Dunia

Pada Maret lalu, Intel juga tleah mengumumkan rencananya untuk membangun dua pabrik di Arizona, AS seharga 20 juta dollar AS, dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi chip miliknya.

"Kami berencana untuk memperluas ke lokasi lain di AS dan Eropa, memastikan rantai pasokan semikonduktor yang berkelanjutan dan aman untuk dunia," kata Gelsinger, seperti dihimpun KompasTekno dari Reuters, Rabu (2/6/2021).

Menurut Gelsinger, mata rantai pasokan chip saat ini memang sedang terbebani angka permintaan yang tinggi sebagai akibat dari tren bekerja dan belajar dari rumah selama pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

"Industri sebenarnya sudah mengambil langkah untuk mengatasi masalah keterbatasan jangka pendek, tapi masih diperlukan beberapa tahun bagi ekosistem semikonduktor untuk mengatasi kekurangan kapasitas pengecoran, substrat, dan komponen," kata Gelsinger.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Saingi AMD, Nvidia dan MediaTek Dikabarkan Bikin Chip Konsol Game

Saingi AMD, Nvidia dan MediaTek Dikabarkan Bikin Chip Konsol Game

Hardware
Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Software
Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Software
Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Gadget
Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

e-Business
Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Software
Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

e-Business
Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

e-Business
Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Game
Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

e-Business
Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Software
Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

e-Business
Penjualan Sony PlayStation 5 Turun, Tapi Lebih Laris dari Xbox S/X

Penjualan Sony PlayStation 5 Turun, Tapi Lebih Laris dari Xbox S/X

Game
Google Umumkan Fitur Keamanan Baru di Android 15

Google Umumkan Fitur Keamanan Baru di Android 15

Software
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com