Baru Sebulan Diluncurkan, Laman Web Donald Trump Sudah Tutup

Kompas.com - 04/06/2021, 15:06 WIB
Foto tertanggal 28 Februari 2021 memperlihatkan mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara Conservative Political Action Conference (CPAC) di Orlando, Florida. AP PHOTO/JOHN RAOUXFoto tertanggal 28 Februari 2021 memperlihatkan mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara Conservative Political Action Conference (CPAC) di Orlando, Florida.

KOMPAS.com - Bulan lalu, mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump meluncurkan laman web pribadinya yang berupa blog dengan nama "From the Desk of Donald J. Trump".

Laman yang nangkring di situs web www.donaldjtrump.com itu diluncurkan setelah Trump ramai-ramai diblokir oleh para perusahaan media sosial, mulai dari Facebook, Twitter, Snapchat, hingga YouTube, sejak awal tahun 2021 lalu.

Namun, kiprah laman web besutan Trump ini ternyata hanya seumur jagung. Pasalnya, laman “From the Desk of Donald J. Trump” sekarang telah ditutup secara permanen dan sudah tidak lagi ditemukan di situs Donald Trump.

Baca juga: Diblokir di Media Sosial, Donald Trump Bikin Blog Pribadi

Ajudan senior Trump, Jason Miller, membenarkan ihwal penutupan situs tersebut. Miller menyebut laman "From the Desk of Donald J. Trump" tidak akan dipulihkan.

"Itu hanya tambahan untuk upaya kami yang lebih luas dan sedang kami kerjakan," kata Miller kepada CNBC, tanpa merinci lebih lanjut upaya apa yang dimaksud.

Tangkapan layar situs web baru mantan presiden AS, Donald Trump yang juga memiliki fitur e-commerce untuk berbelanja merchandise.Ist Tangkapan layar situs web baru mantan presiden AS, Donald Trump yang juga memiliki fitur e-commerce untuk berbelanja merchandise.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di kesempatan yang berbeda, Miller membalas pertanyaan seorang jurnalis AS, Amy Tarkanian, yang menanyakan mungkinkah ditutupnya laman web Donald Trump secara permanen mengindikasikab bahwa dia akan bergabung dengan platform media sosial lain.

"Ya, tepat sekali. Nantikan saja!" jawab Miller.

Perusahaan media sosial ramai-ramai membatasi aktivitas dunia maya Donald Trump dan beberapa pendukungnya setelah dinilai memicu kericuhan besar di gedung Capitol Hill bulan Januari 2021 lalu.

Merasa tidak terima, Trump dan pendukungnya pun menuding bahwa perusahaan media sosial dinodai bias politik dan cenderung menyensor kaum konservatif.

Itulah mengapa, Trump dan tim pendukungnya meluncurkan platform alternatif, agar tetap bisa bersuara di dunia maya.

Baca juga: Akun Facebook Donald Trump Tetap Diblokir 6 Bulan ke Depan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X