Kompas.com - 04/06/2021, 15:06 WIB

KOMPAS.com - Bulan lalu, mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump meluncurkan laman web pribadinya yang berupa blog dengan nama "From the Desk of Donald J. Trump".

Laman yang nangkring di situs web www.donaldjtrump.com itu diluncurkan setelah Trump ramai-ramai diblokir oleh para perusahaan media sosial, mulai dari Facebook, Twitter, Snapchat, hingga YouTube, sejak awal tahun 2021 lalu.

Namun, kiprah laman web besutan Trump ini ternyata hanya seumur jagung. Pasalnya, laman “From the Desk of Donald J. Trump” sekarang telah ditutup secara permanen dan sudah tidak lagi ditemukan di situs Donald Trump.

Baca juga: Diblokir di Media Sosial, Donald Trump Bikin Blog Pribadi

Ajudan senior Trump, Jason Miller, membenarkan ihwal penutupan situs tersebut. Miller menyebut laman "From the Desk of Donald J. Trump" tidak akan dipulihkan.

"Itu hanya tambahan untuk upaya kami yang lebih luas dan sedang kami kerjakan," kata Miller kepada CNBC, tanpa merinci lebih lanjut upaya apa yang dimaksud.

Tangkapan layar situs web baru mantan presiden AS, Donald Trump yang juga memiliki fitur e-commerce untuk berbelanja merchandise.Ist Tangkapan layar situs web baru mantan presiden AS, Donald Trump yang juga memiliki fitur e-commerce untuk berbelanja merchandise.

Di kesempatan yang berbeda, Miller membalas pertanyaan seorang jurnalis AS, Amy Tarkanian, yang menanyakan mungkinkah ditutupnya laman web Donald Trump secara permanen mengindikasikab bahwa dia akan bergabung dengan platform media sosial lain.

"Ya, tepat sekali. Nantikan saja!" jawab Miller.

Perusahaan media sosial ramai-ramai membatasi aktivitas dunia maya Donald Trump dan beberapa pendukungnya setelah dinilai memicu kericuhan besar di gedung Capitol Hill bulan Januari 2021 lalu.

Merasa tidak terima, Trump dan pendukungnya pun menuding bahwa perusahaan media sosial dinodai bias politik dan cenderung menyensor kaum konservatif.

Itulah mengapa, Trump dan tim pendukungnya meluncurkan platform alternatif, agar tetap bisa bersuara di dunia maya.

Baca juga: Akun Facebook Donald Trump Tetap Diblokir 6 Bulan ke Depan

Awalnya, Trump sesumbar akan membuat media sosial sendiri untuk menandingi media sosial yang sudah ada. Namun, tim Trump justru memperkenalkan laman "From the Desk of Donald J. Trump".

Miller pun mengklairifikasi bahwa laman "Desk" adalah "rujukan yang tepat" untuk mencari pernyataan resmi Trump.

"Tetapi ini bukan platform media sosial baru," kata Miller melalui akun Twitter dengan handle @JasonMillerDC.

Tidak diketahui alasan pasti mengapa laman tersebut akhirnya ditutup secara permanen.

Namun, menurut laporan NBCyang dihimpun KompasTekno, Kamis (3/6/2021), laman "From the Desk of Donald J. Trump" tidak sepopuler akun media sosial Trump di Twitter atau Facebook yang sangat mudah mendapatkan keterlibatan warganet (engagement).

Baca juga: YouTube Bersedia Buka Blokir Akun Donald Trump, Tapi Ada Syaratnya

Seminggu setelah diluncurkan, blog Donald Trump hanya menarik 212.000 engagement yang meliputi backlink dan interaksi sosial, seperti menyukai (like), membagikan unggahan (share), dan komentar.

Angka  ini tentu jauh lebih kecil dibanding sebuah twit atau unggahan Facebook Trump yang biasanya langsung dibanjiri ratusan hingga ribuan like dan retweet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video: Unboxing dan Hands-on Poco F4 GT serta Poco F4 versi Indonesia

Video: Unboxing dan Hands-on Poco F4 GT serta Poco F4 versi Indonesia

Gadget
Cara Beli Tiket Konser Westlife 2022 di Bogor, Surabaya, dan Yogyakarta

Cara Beli Tiket Konser Westlife 2022 di Bogor, Surabaya, dan Yogyakarta

e-Business
Link Pengumuman PPDB Jatim 2022 Tahap 4 dan Cara Cetak Bukti Penerimaannya

Link Pengumuman PPDB Jatim 2022 Tahap 4 dan Cara Cetak Bukti Penerimaannya

e-Business
Daftar Game Baru yang Akan Dirilis Juli 2022 di PC, PlayStation, hingga Nintendo Switch

Daftar Game Baru yang Akan Dirilis Juli 2022 di PC, PlayStation, hingga Nintendo Switch

Software
Aplikasi Pindah Data iPhone ke Android Kini Bisa untuk Semua HP Android 12

Aplikasi Pindah Data iPhone ke Android Kini Bisa untuk Semua HP Android 12

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Poco F4 GT di Indonesia

Tabel Spesifikasi dan Harga Poco F4 GT di Indonesia

Gadget
Vivo T1 5G Varian 256 GB Meluncur di Indonesia, Ini Harganya

Vivo T1 5G Varian 256 GB Meluncur di Indonesia, Ini Harganya

Gadget
Tabel Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2022 di Indonesia

Tabel Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2022 di Indonesia

Gadget
Mengenal Youtuber Minecraft “Technoblade” yang Meninggal Dunia di Usia Muda

Mengenal Youtuber Minecraft “Technoblade” yang Meninggal Dunia di Usia Muda

Software
Menjajal TWS Nothing Ear 1 yang Dibanderol Rp 1,5 Juta di Indonesia

Menjajal TWS Nothing Ear 1 yang Dibanderol Rp 1,5 Juta di Indonesia

Gadget
Bocoran Harga Nothing Phone (1), Ponsel Pertama Bikinan Mantan Pendiri OnePlus

Bocoran Harga Nothing Phone (1), Ponsel Pertama Bikinan Mantan Pendiri OnePlus

Gadget
Cara Menampilkan Avatar 3D di 'Always On Display' Oppo Reno 7

Cara Menampilkan Avatar 3D di "Always On Display" Oppo Reno 7

Gadget
Snapchat Punya Layanan Berbayar, tapi Masih Ada Iklannya?

Snapchat Punya Layanan Berbayar, tapi Masih Ada Iklannya?

Software
Tahukah bahwa iPhone Dulu Sebelum Dirilis Hampir Dinamai “iPad” atau “Tripod”?

Tahukah bahwa iPhone Dulu Sebelum Dirilis Hampir Dinamai “iPad” atau “Tripod”?

e-Business
Tampang Prototipe Pertama iPhone 15 Tahun Lalu, 'Berantakan' dan Pakai Software iPod

Tampang Prototipe Pertama iPhone 15 Tahun Lalu, "Berantakan" dan Pakai Software iPod

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.