Rentetan Kasus COD, Mengancam Kurir hingga Paket Tak Bertuan

Kompas.com - 07/06/2021, 09:55 WIB
Ilustrasi cash on delivery (COD) medium.comIlustrasi cash on delivery (COD)

KOMPAS.com - Bagi Anda yang sering belanja online, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah cash on delivery (COD) alias bayar di tempat.

COD merupakan salah satu fitur di platform e-commerce yang memungkinkan konsumen dapat membayar pesanannya setelah barang yang ia pesan sampai di tujuan. Artinya, pembayaran baru akan dilakukan setelah barang diterima.

Metode COD sejatinya hadir untuk memudahkan konsumen agar bisa membayar, tanpa perlu transfer via bank atau uang elektronik, di tempat saat barang telah dikirimkan oleh kurir.

Namun faktanya, sang kurir tak jarang justu menjadi pelampiasan, apabila konsumen merasa pesanannya tak sesuai dengan permintaan mereka.

Belakangan ini pun, banyak kasus viral terkait COD yang sebagian besar merugikan pihak kurir itu sendiri.

Nah, KompasTekno telah merangkum rentetan kasus COD yang viral di dunia maya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Marahi kurir paket COD dan menolak bayar

Pada Februari 2021 lalu, seorang warga Desa Ampelu Tuo, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, menolak membayar paket Cash on Delivery (COD) yang ia pesan lantaran dianggap tidak sesuai dengan permintaannya.

Video saat konsumen tersebut memarahi sang kurir pun viral di media sosial. Dalam video tersebut, konsumen terlihat sedang berdebat dengan kurir bernama Noppal.

Alasan konsumen memarahi sang kurir pun bukanlah tanpa alasan. Konsumen mengatakan bahwa dirinya tidak mendapat penjelasan dari sang kurir mengenai proses retur atau pengembalian barang. Ahasil, konsumen pun tidak mau menerima barang tersebut dan membayarnya.

konsumen menuturkan bahwa dari awal ia telah curiga dengan paket yang diantar oleh kurir itu. Menurut konsumen, kotak paket yang dikirim tertera ukuran sepatu 40. Namun, setelah dibuka, ternyata ukurannya adalah 41. Sedangkan, nomor sepatu yang dipesan adalah ukuran 39.

Singkat cerita, akhirnya paket tersebut dibawa kembali oleh Noppal ke kantornya. Noppal sempat mengatakan kepada konsumen bahwa tugas kurir COD hanya menerima uang dari konsumen.

Apabila ingin komplain, Noppal menyarankan konsumen untuk menghubungi toko yang bersangkutan jika ia berniat untuk menukar barang tersebut.

2. Mengancam kurir COD dan menodongkan sebilah pedang

Pria berinisial MDS yang merupakan seorang warga Ciputat, Tangerang Selatan harus berurusan dengan pihak kepolisian akibat mengancam kurir COD dengan sebilah pedang.

Mulanya, MDS memaksa kurir untuk mengembalikan uangnya karena barang yang diantar tidak sesuai dengan pesanan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X