Kompas.com - 07/06/2021, 13:03 WIB
Apple Campus, kantor pusat Apple Inc. di Cupertino, California cdn.imore.comApple Campus, kantor pusat Apple Inc. di Cupertino, California

Mereka merasa ada sesuatu yang kurang selaras antara bagaimana para petinggi Apple berpikir tentang kerja dari rumah dan pengalaman langsung yang dirasakan karyawannya.

Baca juga: Profil Andy Rubin, Mantan Karyawan Apple yang Jadi Pendiri Android

Empat Tuntutan Karyawan

Dirangkum KompasTekno dari 9to5Mac, Senin (7/6/2021), memo ini mulanya beredar di salah satu kanal di aplikasi Slack sejak Jumat sore. Kanal tersebut menghimpun sekitar 2.800 karyawan yang "mendukung kerja jarak jauh".

Laporan The Verge menyebut, ada sekitar 80-an orang yang terlibat dalam diskusi memo tersebut di Slack. Selain berisi protes, memo itu juga merinci sejumlah permintaan karyawan Apple.

Pertama, mereka meminta agar Apple mempertimbangkan kembali keputusan untuk bekerja dari jarak jauh dan lokasi yang fleksibel sebagai keputusan otonom bagi tim, sebagaimana keputusan perekrutan.

Kedua, mereka meminta diadakan survei singkat untuk seluruh karyawan Apple dengan proses komunikasi atau umpan balik yang terstruktur dengan jelas dan transparan di tingkat perusahaan, tingkat organisasi, dan tingkat tim, yang mencakup beberapa topik.

Ketiga, mereka meminta pertanyaan tentang "churn" karyawan (jumlah karyawan yang keluar-masuk dalam jangka waktu tertentu) karena bekerja dari rumah dan adanya "exit interview" atau wawancara yang biasanya diajukan HRD mengapa karyawannya mengajukan pengunduran diri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka juga meminta adanya transparansi dan kejelasan untuk rencana akomodasi bagi para pekerja difabel untuk bekerja di lokasi, luar lokasi, jarak jauh, hybrid, atau lokasi yang fleksibel.

Terakhir, mereka meminta pandangan Apple tentang dampak lingkungan ketika karyawan kembali bekerja ke kantor dan bagaimana opsi bekerja secara fleksibel dari jarak jauh secara permanen bisa mengimbangi dampak tersebut.

Baca juga: Google Terapkan Kerja Hybrid, Karyawan Bisa Kerja dari Kantor dan Rumah

Untuk diketahui, Apple mulai memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah sejak awal pandemi Covid-19, sebagaimana banyak perusahaan lain di seluruh dunia.

Ketika pandemi mulai sedikit terkendali setelah vaksinasi berjalan, Apple mengumumkan agar karyawannya kembali bekerja di kantor seperti sedia kala dengan skema hybrid.

Karyawan diminta datang ke kantor setiap hari Senin, Selasa, dan Kamis. Sisanya, yakni Rabu dan Jumat bisa mereka gunakan untuk bekerja dari jarak jauh.

Beberapa tim akan diminta secara khusus untuk kembali ke kantor selama 4-5 hari dalam seminggu. Dirangkum dari The Verge, petinggi Apple belum memberi tanggapan terkait memo tersebut.

Baca juga: Karyawan Startup Tewas, Ungkap Kerasnya Pola Kerja 996 di China

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.