Aturan COD di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada, dan Zalora serta Cara Pengembalian Barang

Kompas.com - 07/06/2021, 14:15 WIB
Ilustrasi belanja sayuran online. Dok. Shutterstock/Hananeko_StudioIlustrasi belanja sayuran online.
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Mekanisme bayar di tempat, aliash cash on delivery (COD), menjadi salah satu opsi pembayaran di sejumlah e-commerce yang beroperasi di Indonesia.

Beberapa e-commerce populer yang mengusung metode opsi pembayaran COD di antara lain  seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada, Zalora, dan lain sebagainya.

Meski dinilai mempermudah konsumen, opsi pembayaran COD belakangan menjadi sebuah polemik.

Sebab, ada beberapa kasus pembeli yang telah membuka paket pengiriman dan memaki-maki kurir karena barang yang diterima tidak sesuai dengan apa yang dipesan.

Hal ini diperparah dengan pembeli yang merasa dirugikan dan ujung-ujungnya tidak mau mengeluarkan uang sepeserpun untuk transaksi tersebut.

Padahal, aturan di sebagian besar e-commerce mengatakan bahwa barang yang tidak sesuai, ketika si pembeli sudah menerima dan membukanya, bisa dikembalikan ke penjual melalui fitur yang ada di masing-masing e-commerce.

Terlebih, semua e-commerce kompak mengatakan bahwa pembeli wajib membayar barang yang mereka beli kepada kurir, sebelum mereka membuka barang tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lantas, bagaimana sebenarnya prosedur COD di beberapa e-commerce populer dan bagaimana cara mengembalikan barang dengan metode pembayaran COD apabila barang yang dibeli tidak sesuai?

COD di Tokopedia

Ilustrasi TokopediaKompas.com/Wahyunanda Kusuma Ilustrasi Tokopedia

Fitur COD di Tokopedia mempunyai beberapa Syarat dan Ketentuan. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Maksimum pembelian melalui fitur COD adalah Rp 2,5 juta dengan pembelian minimal Rp 50.000.
2. Pembeli bertanggung jawab melakukan pengecekan barang bersama kurir ketika barang diterima
3. Pembeli berhak untuk melakukan penolakan penerimaan barang apabila, setelah dicek, ternyata dalam keadaan rusak karena kesalahan kurir
4. Pembeli wajib melakukan pembayaran sesuai dengan nilai transaksi pembelian
5. Pembeli tidak dapat melakukan komplain apabila sudah melakukan pembayaran dan menandatangani nota yang dibawa oleh kurir

Adapun proses pengembalian barang alias retur dapat dilakukan, asalkan pembeli belum membuka barang yang diterima.

Proses retur sendiri bisa dimulai dengan cara memberitahukan secara langsung kepada kurir dan barang akan dikembalikan kepada penjual tanpa biaya tambahan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.