Elon Musk Jadi Incaran Kelompok Peretas Anonymous

Kompas.com - 09/06/2021, 18:10 WIB
Sosok misterius di video Anonymous yang mengancam Elon Musk. YouTube/AnonymousSosok misterius di video Anonymous yang mengancam Elon Musk.

KOMPAS.com - CEO Tesla, Elon Musk menjadi sasaran sekelompok hacker . Seperti dilaporkan TMZ, muncul sebuah video yang menampilkan sesosok orang misterius yang mengenakan topeng Guy Fawkes mirip dengan karakter di fim "V for Vendetta".

Video itu diunggah di kanal "Anonymous" pada 5 Juni lalu. Anonymous dikenal sebagai dalang kasus peretasan digital organisasi Scientology, PayPal, dan masih banyak lagi. Kali ini, Anonymous menargetkan Elon Musk.

Sosok misterius itu menyebut bahwa Elon tidak lebih dari sekadar CEO perusahaan teknologi yang narsis dan haus perhatian, terlebih soal mata uang kripto.

Elon Musk disebut sebagai orang yang menggunakan keangkuhanya untuk mengendalikan pasar cryptocurrency.

Peretas tersebut juga mengkritik bagaimana Elon tidak konsisten dengan ucapannya. Saat membatalkan investasi Tesla untuk bitcoin beberapa waktu lalu, Elon beralasan bahwa penambangan bitcoin dan mata uang lainnya terlalu banyak membutuhkan energi listrik dan tidak ramah lingkungan.

Baca juga: Kicaun Twitter Elon Musk yang Bikin Harga Bitcoin dkk Naik-Turun

Namun, alasan itu tidak diterapkan di perusahaan Tesla sendiri. Kelompok Anonymous tersebut mengkritik bagaimana baterai lithium yang digunakan mobil listrik Tesla, menggunakan tenaga anak-anak yang kerja lembur untuk menambang lithium.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"(Penambangan itu) juga merusak lingkungan lokal," ujar narator dalam video terseut.

Ia juga menyindir Elon yang mengklaim dirinya sebagai "Kaisar Planet Mars". Diketahui, Elon pernah mengganti biografi Twitternya dengan "Imperator Mars". Meskipun, banyak orang yang menganggap hal tersebut tak lebih dari sekadar guyonan belaka.

Anonymous juga menuding bahwa Elon Musk menyakiti kelas pekerja dan prospek mereka terhadap mata uang kripto. Intinya, sosok misterius itu menilai bahwa Elon bukanlah teman bagi banyak orang, dan inilah alasan mereka memberikan peringatan kepada Elon.

"Anda pikir Anda adalah orang terpintar di runia, tapi sekarang Anda harus waspada," kata narator.

Baca juga: Cerita Pria Kehilangan Bitcoin Senilai Rp 7,7 Miliar gara-gara Elon Musk Palsu

Seperti dikatakan sebelumnya, Anonymous dikenal sering merusak sistem komputer di beberapa perusahaan besar sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TMZ, Rabu (9/6/2021)

Mereka juga bersumpah untuk "balas dendam" atas kasus yang melibatkan kepolisian, seperti kasus George Floyd, di mana mereka mengancam akan mengungkap dugaan kesalahan kepolisian Minneapolis.

Di sisi lain, Anonymous terlibat pula dalam aksi protes, seperti Occupy Wall Street yang memprotes ketidakadilan ekonomi yang dimulai pada 17 September 2011 di Zuccotti, New York, Amerika Serikat.



Sumber TMZ
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X