6 Kartu Grafis Mahal Digasak Maling dari Warnet

Kompas.com - 13/06/2021, 17:01 WIB
Ilustrasi PC di warnet yang GPU-nya dirampok. TomsHardwareIlustrasi PC di warnet yang GPU-nya dirampok.
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Kartu grafis (GPU) yang harganya makin mahal dan langka di pasaran kembali diincar maling. Korbannya kali ini adalah sebuah kafe internet alias warnet di Hangzhou, China, yang kehilangan enam unit GPU high-end

Sang pemilik warnet mengatakan masing-masing dari kartu grafis mahal tersebut berharga 7.000 yuan atau sekitar 15 juta. Merek dan tipe persisnya tidak disebutkan.

Meski demikian, dia mengklaim total kerugiannya mencapai 50.000 yuan atau lebih dari Rp 111 juta, kemungkinan karena komponen lain seperti motherboard ikut dibawa lari.

Sang pelaku dikabarkan menyewa warnet yang biasanya digunakan untuk bermain game itu dengan kartu identitas palsu. Dia datang dengan mengenakan masker karena masih suasana pandemi.

Baca juga: Setelah Kartu Grafis, Giliran Laptop Gaming Diborong Penambang Kripto

Sayangnya, si penjaga warnet tak memintanya membuka masker untuk mencocokkan wajahnya dengan kartu identitas, sehingga jati diri sang pelaku tidak diketahui pasti.

Pelaku kemudian meminta sesuatu dari penjaga warnet untuk membuatnya keluar ruangan. Saat sedang tidak dijaga inilah dia melancarkan aksinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat penjaga kembali, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Tom's Hardware, Minggu (13/6/2021), komponen-komponen komputer tadi sudah raib.

Kartu grafis komputer menjadi barang langka di pasaran karena kerap diborong para penambang mata uang kripto alias miner. Harganya pun melambung sehingga belakangan menjadi incaran pelaku kriminal.

Baca juga: Kartu Grafis GeForce RTX 3090 Senilai Rp 4,7 Miliar Digasak Maling

Sebelum ini, pada April lalu, sekelompok orang berusaha untuk menyelundupkan sekitar 300 unit GPU Nvidia CMP 30HX ke China. Nilainya diperkirakan mencapai 2 juta dolar Hong Kong atau sekitar Rp 3,6 miliar.

Namun, kegiatan penyelundupan GPU khusus mining tersebut digagalkan oleh pihak Bea Cukai dan otoritas keamanan Hong Kong.

Insiden serupa juga terjadi pada Desember 2020 lalu. Kala itu, sebanyak 40 kotak kargo yang berisi GPU Nvidia GeForce RTX 3090 dilaporkan digondol maling dari pabrik milik MSI -salah satu rekanan pembuat kartu grafis Nvidia- di China.

Tak diketahui berapa unit persisnya kartu grafis GeForce RTX 3090 yang dibawa lari oleh pencuri. Yang jelas nilai kerugian dari raibnya ke-40 kotak kargo tersebut ditaksir mencapai 2,2 juta yuan, atau sekitar Rp 4,8 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.