Kesan Pertama Menggenggam ROG Phone 5, Ponsel Gaming Terbaru Asus

Kompas.com - 16/06/2021, 07:02 WIB
Tampilan bagian belakang ROG Phone 5 bersama dengan kotak penjualan. Secara desain, ROG Phone 5 nyaris identik dengan ROG Phone 3. Namun, ada perbedaan mencolok di bagian punggungnya, yaitu logo ikonik ROG yang kini mengusung deretan matriks yang terdiri dari titik-titik cahaya, alih-alih lampu RGB konvensional.

Desain logo yang terbilang dinamis ini mirip dengan lampu ROG yang terdapat di sejumlah produk gaming Asus lainnya, seperti Lightning Armor Case ROG Phone 3, atau laptop gaming ROG Zephyrus G14.

Dengan begitu, lampu logo ROG ini bisa terdiri dari dua warna yang unik, alih-alih satu yang terkesan monoton seperti versi ROG Phone sebelumnya. KOMPAS.com/Bill ClintenTampilan bagian belakang ROG Phone 5 bersama dengan kotak penjualan. Secara desain, ROG Phone 5 nyaris identik dengan ROG Phone 3. Namun, ada perbedaan mencolok di bagian punggungnya, yaitu logo ikonik ROG yang kini mengusung deretan matriks yang terdiri dari titik-titik cahaya, alih-alih lampu RGB konvensional. Desain logo yang terbilang dinamis ini mirip dengan lampu ROG yang terdapat di sejumlah produk gaming Asus lainnya, seperti Lightning Armor Case ROG Phone 3, atau laptop gaming ROG Zephyrus G14. Dengan begitu, lampu logo ROG ini bisa terdiri dari dua warna yang unik, alih-alih satu yang terkesan monoton seperti versi ROG Phone sebelumnya.
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Asus resmi memboyong ponsel gaming teranyarnya, ROG Phone 5 ke pasar Indonesia, Senin (14/6/2021). Perangkat ini merupakan suksesor dari ROG Phone 3 yang sudah lebih dulu dijual di Tanah Air tahun lalu.

Ada dua model yang dijual di Indonesia, yaitu ROG Phone 5 "reguler" dan ROG Phone 5 Ultimate. Perbedaan keduanya terletak di desain punggung, di mana versi "Ultimate" dibekali dengan layar mungil ROG Vision, serta RAM 18 GB dan memori internal 512 GB. 

Baca juga: Asus ROG Phone 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Harganya

KompasTekno berkesempatan untuk membuka kotak kemasan dan menjajal ROG Phone 5 versi reguler yang memiliki konfigurasi RAM 8 GB dan media penyimpanan 128 GB. Bagaimana kesan pertamanya?

Desain punggung unik

Secara desain, ROG Phone 5 nyaris identik dengan ROG Phone 3. Namun, ada perbedaan mencolok di bagian punggungnya, yaitu logo ikonik ROG yang kini mengusung deretan matriks yang terdiri dari titik-titik cahaya, alih-alih lampu RGB konvensional.

Desain logo yang terbilang dinamis ini mirip dengan lampu ROG yang terdapat di sejumlah produk gaming Asus lainnya, seperti Lightning Armor Case ROG Phone 3, atau laptop gaming ROG Zephyrus G14.KOMPAS.com/Bill Clinten Secara desain, ROG Phone 5 nyaris identik dengan ROG Phone 3. Namun, ada perbedaan mencolok di bagian punggungnya, yaitu logo ikonik ROG yang kini mengusung deretan matriks yang terdiri dari titik-titik cahaya, alih-alih lampu RGB konvensional. Desain logo yang terbilang dinamis ini mirip dengan lampu ROG yang terdapat di sejumlah produk gaming Asus lainnya, seperti Lightning Armor Case ROG Phone 3, atau laptop gaming ROG Zephyrus G14.

Secara desain, ROG Phone 5 warna Pahantom Black di tangan KompasTekno nyaris identik dengan ROG Phone 3.

Namun, ada perbedaan mencolok di bagian punggungnya, yaitu logo ikonik ROG yang kini tersusun dari deretan matriks yang terdiri dari titik-titik cahaya, alih-alih lampu RGB konvensional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Desain logo yang terbilang dinamis ini mirip dengan lampu ROG yang terdapat di sejumlah produk gaming Asus lainnya, seperti Lightning Armor Case ROG Phone 3, atau laptop gaming ROG Zephyrus G14.

Lampu logo ROG ini bisa terdiri dari dua warna yang unik, alih-alih satu yang terkesan monoton seperti versi ROG Phone sebelumnya.

Baca juga: Asus Rilis Jajaran Laptop Gaming ROG dengan Prosesor AMD Ryzen 5000

Punggung Asus ROG Phone 5 berlapis kaca anti gores Gorilla Glass 3 yang mengilap. Karenanya, permukaan bagian belakang tak ramah dengan bekas sidik jari dan bakal sedikit licin apabila digenggam berlama-lama, misalnya untuk bermain game. 

Masih di sisi yang sama, selain logo, ada pula berbagai tulisan khas ROG yang turut mempercantik punggung ponsel, serta tiga kamera yang disusun secara horizontal.

Konfigurasi masing-masing kamera tersebut juga serupa dengan ROG Phone 3, yaitu kamera utama "Quad Bayer" 64 MP, kamera ultrawide 13 MP, dan kamera macro 5 MP.

Layar lega

Tampilan bagian depan ROG Phone 5. Ketika dipakai di bawah terik sinar matahari, konten atau game yang sedang ditampilkan layar bisa dibilang dapat dilihat dengan jelas. Wajar saja karena ROG Phone 5 memiliki layar dengan tingkat kecerahan hingga 1.200 nits (peak).

Selain itu, animasi yang berjalan di layar juga terasa lebih mulus dibanding layar ponsel kebanyakan berkat refresh rate 144 Hz. Respons terhadap sentuhan juga terasa lebih gesit karena layarnya mengusung touch sampling rate hingga 300 Hz.

Layarnya juga terkesan memiliki sentuhan melengkung (curved) di sisi kanan dan kirinya, sehingga memberikan efek elegan apabila ponsel dilihat dari depan. KOMPAS.com/Bill Clinten Tampilan bagian depan ROG Phone 5. Ketika dipakai di bawah terik sinar matahari, konten atau game yang sedang ditampilkan layar bisa dibilang dapat dilihat dengan jelas. Wajar saja karena ROG Phone 5 memiliki layar dengan tingkat kecerahan hingga 1.200 nits (peak). Selain itu, animasi yang berjalan di layar juga terasa lebih mulus dibanding layar ponsel kebanyakan berkat refresh rate 144 Hz. Respons terhadap sentuhan juga terasa lebih gesit karena layarnya mengusung touch sampling rate hingga 300 Hz. Layarnya juga terkesan memiliki sentuhan melengkung (curved) di sisi kanan dan kirinya, sehingga memberikan efek elegan apabila ponsel dilihat dari depan.

Beralih ke bagian depan, layar ROG Phone 5 terasa lebih lega karena mengusung panel AMOLED 6,78 inci dan resolusi Full HD Plus. Layarnya juga lebih kokoh karena telah dilindungi dengan kaca anti gores Gorilla Glass Victus.

Ketika dipakai di bawah terik sinar matahari, konten atau game yang sedang ditampilkan layar bisa dibilang dapat dilihat dengan jelas. ROG Phone 5 memiliki layar dengan tingkat kecerahan hingga 1.200 nits (peak).

Selain itu, animasi yang berjalan di layar juga terasa lebih mulus dibanding layar ponsel kebanyakan berkat refresh rate 144 Hz. Respons terhadap sentuhan juga terasa lebih gesit karena layarnya mengusung touch sampling rate hingga 300 Hz.

Layar tersebut juga terkesan memiliki sentuhan melengkung (curved) di sisi kanan dan kirinya.

Meski demikian, bezel bagian bawah dan atas ponsel gaming ini lebih lebar dibanding ponsel kekinian. Sebab, ada dua speaker yang disematkan di masing-masing bezel tersebut. Di bagian atasnya tersemat pula kamera selfie beresolusi 24 MP.

Dua port USB tipe-C

Bagian bingkai kiri ROG Phone 5. Di sisi ini terdapat slot kartu SIM (dual nano-SIM) dengan modul berwarna merah yang bisa ditarik keluar dengan mencolokkan SIM ejector ke lubang yang berada di sebelahnya.

Lalu, ada juga konektor (port) USB tipe-C untuk melakukan pengisian daya, serta satu konektor tambahan untuk menghubungkan beragam aksesori penunjang macam AeroActive Cooler 5.

Uniknya, kedua konektor ini bisa ditutup dengan karet pelindung, supaya tidak ada material kecil yang masuk ke dalamnya.KOMPAS.com/Bill Clinten Bagian bingkai kiri ROG Phone 5. Di sisi ini terdapat slot kartu SIM (dual nano-SIM) dengan modul berwarna merah yang bisa ditarik keluar dengan mencolokkan SIM ejector ke lubang yang berada di sebelahnya. Lalu, ada juga konektor (port) USB tipe-C untuk melakukan pengisian daya, serta satu konektor tambahan untuk menghubungkan beragam aksesori penunjang macam AeroActive Cooler 5. Uniknya, kedua konektor ini bisa ditutup dengan karet pelindung, supaya tidak ada material kecil yang masuk ke dalamnya.

Bingkai ROG Phone 5 berbahan aluminum. Di sisi kirinya terdapat slot kartu SIM (dual nano-SIM) yang ditandai dengan warna merah.

Lalu, ada juga konektor (port) USB tipe-C untuk melakukan pengisian daya, serta satu konektor tambahan untuk menghubungkan beragam aksesori penunjang macam AeroActive Cooler 5.

Kedua konektor ini bisa ditutup dengan karet pelindung agar tak kemasukan debu atau air.

Di sisi bawah terdapat konektor USB tipe-C kedua untuk mengisi daya perangkat,  audio jack 3,5 mm dan lubang mikrofon.

Bingkai bagian kanan ROG Phone 5. Di sisi ini ada tombol power yang memiliki aksen berwarna merah, serta tombol pengatur volume dan lubang mikrofon.

Di sisi ini juga terdapat dua sensor AirTrigger generasi ke-5, yang fungsinya mirip L2/R2 di controller PlayStation, yang masing-masing terletak di bagian atas dan bawah. KOMPAS.com/Bill Clinten Bingkai bagian kanan ROG Phone 5. Di sisi ini ada tombol power yang memiliki aksen berwarna merah, serta tombol pengatur volume dan lubang mikrofon. Di sisi ini juga terdapat dua sensor AirTrigger generasi ke-5, yang fungsinya mirip L2/R2 di controller PlayStation, yang masing-masing terletak di bagian atas dan bawah.

Di sisi kanan ROG Phone 5  ada tombol power yang memiliki aksen berwarna merah, serta tombol pengatur volume dan lubang mikrofon.

Ada pula dua sensor AirTrigger generasi ke-5, yang fungsinya mirip tombol L2/R2 di controller PlayStation,  masing-masing terletak di bagian atas dan bawah. Terakhir, di bingkai bagian atas hanya terdapat satu lubang mikrofon yang rata dengan bingkai ponsel.

Baca juga: Laptop Asus BR1100 Resmi di Indonesia, Sasar Kegiatan Belajar Online

Ponsel ini terbilang nyaman untuk digenggam, serta tidak begitu berat karena memiliki bobot sekitar 238 gram.

Spesifikasi dan isi kotak penjualan

Sedikit menyinggung spesifikasi, ROG Phone 5 varian Phantom Black yang digenggam KompasTekno ditenagai dengan chipset Snapdragon 888, RAM 8 GB, dan memori internal 128 GB.

Baterainya berkapasitas 6.000 mAh dan mendukung fast charging dengan daya 65 watt. Ponsel ini sudah menjalankan sistem operasi Android 11 yang dipoles dengan tampilan antarmuka khas ROG Phone, yakni ROG UI. 

Kelengkapan kotak penjualan ROG Phone 5. Ketika membeli ponsel gaming ini, selain unit ponsel, pengguna akan mendapatkan kepala charger, kabel data USB tipe-C, SIM ejector, buku panduan, buku garansi, stiker IMEI, serta hardcase ROG Phone 5.

Pengguna juga bisa mendapatkan berbagai bonus lainnya berupa stiker ROG, karet pelindung ekstra untuk konektor USB tipe-C yang terletak di bingkai bagian kiri, serta komik kartun AR yang bisa bergerak apabila dipindai dengan kamera ponsel tersebut.KOMPAS.com/Bill Clinten Kelengkapan kotak penjualan ROG Phone 5. Ketika membeli ponsel gaming ini, selain unit ponsel, pengguna akan mendapatkan kepala charger, kabel data USB tipe-C, SIM ejector, buku panduan, buku garansi, stiker IMEI, serta hardcase ROG Phone 5. Pengguna juga bisa mendapatkan berbagai bonus lainnya berupa stiker ROG, karet pelindung ekstra untuk konektor USB tipe-C yang terletak di bingkai bagian kiri, serta komik kartun AR yang bisa bergerak apabila dipindai dengan kamera ponsel tersebut.

Ketika membeli ponsel gaming ini, selain unit ponsel, pengguna akan mendapatkan kepala charger, kabel data USB tipe-C, SIM ejector tool, buku panduan, buku garansi, stiker IMEI, serta hardcase ROG Phone 5.

Pengguna juga bisa mendapatkan berbagai bonus lainnya berupa stiker ROG, karet pelindung ekstra untuk konektor USB tipe-C yang terletak di bingkai bagian kiri, serta komik kartun AR yang bisa "bergerak" apabila dipindai dengan kamera ponsel tersebut.

Baca juga: Asus Zenfone 8 dan Zenfone 8 Flip Resmi Meluncur, Ini Harganya

Di Indonesia, ROG Phone 5 versi 8 GB/128 GB dijual dengan harga Rp 10 juta dan mulai tersedia pada 15 Juni 2021.

Penampilan Asus ROG Phone dari berbagai sisi dapat disimak lewat rangkaian foto di  tautan berikut



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.