Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengguna Harddisk WD My Book Live di Seluruh Dunia Tiba-tiba Kehilangan Semua Data

Kompas.com - 26/06/2021, 11:02 WIB
Bill Clinten,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sejumlah pemilik media penyimpanan berbasis jaringan (network-attached storage/NAS) merek Western Digital (WD) My Book Live di seluruh dunia dikabarkan terkena sial.

Pasalnya, sebagian dari mereka mengeluh bahwa seluruh file yang tersimpan di perangkatnya terhapus tiba-tiba tanpa alasan yang jelas.

"Saya baru mengetahui bahwa data di WD My Book saya hilang. Folder-foldernya masih ada, namun isinya kosong. Lalu, sisa storage sekarang justru penuh, padahal sebelumnya hampir penuh," ujar seorang pengguna di sebuah thread di forum Western Digital.

Selain itu, mereka juga mengeluh tidak bisa masuk (login) dan memantau status perangkatnya secara online, baik itu melalui peramban (browser) atau aplikasi.

Baca juga: Western Digital Rilis Harddisk Penyimpan Foto dari Medsos

Sebab, ketika mencoba masuk, pengguna menemukan bahwa password mereka salah, sebagaimana ilustrasi gambar berikut.

Ilustrasi laman My Book Live yang menampilkan password error.Bleepingcomputer Ilustrasi laman My Book Live yang menampilkan password error.

Setelah banyak pengguna yang mengalaminya, barulah diketahui bahwa masalah ini, berdasarkan dokumen logs, dipicu oleh rangkaian perintah jarak jauh (remote command) yang menghapus seluruh file di sebuah perangkat WD My Book Live secara paksa.

Beberapa pengguna menyebut bahwa remote command tersebut dikirimkan oleh para peretas (hacker) yang membobol server Western Digital.

Sehingga, sang hacker memiliki akses ke seluruh perangkat yang terhubung dengan layanan perusahaan tersebut. Lantas, apa kata Western Digital?

Server tidak dibobol

Alih-alih server dibobol hacker, pihak Western Digital justru mengonfirmasi bahwa masalah ini disebabkan oleh software berbahaya yang masuk dan menginfeksi perangkat.

Baca juga: Western Digital Bikin Harddisk 40 TB dengan Microwave

"Di beberapa kasus, software tersebut memaksa parangkat untuk melakukan factory reset yang menghapus seluruh file yang tersimpan di dalamnya," jelas Western Digital, dikutip KompasTekno dari BleepingComputer, Sabtu (26/6/2021).

Mereka berkata demikian karena WD My Book sendiri menerima pembaruan firmware terakhir pada 2015 lalu.

Dengan kata lain, ada kemungkinan para pelaku yang tidak bertanggung jawab berhasil menemukan celah keamanan yang menjangkit perangkat tersebut dalam kurun waktu kurang lebih enam tahun.

Para hacker lantas disinyalir telah melakukan pemindaian massal (mass scan) di internet untuk mencari perangkat mana saja yang terjangkit celah keamanan tersebut, dan melakukan factory reset secara paksa dari jarak jauh.

Saat ini, Western Digital menyebut pihaknya sedang melakukan penelusuran terkait masalah yang menimpa pelanggannya tersebut.

Namun, untuk sementara waktu, pengguna WD My Book disarankan mencabut (disconnect) perangkat mereka dari jaringan atau internet, alias dibuat menjadi offline seperti storage pada umumnya, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kami sedang menginvestigasi masalah ini dan akan memberikan informasi terbaru apabila sudah tersedia," pungkas Western Digital.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

HP Android Hilang Kini Bisa Dilacak Tanpa Internet

HP Android Hilang Kini Bisa Dilacak Tanpa Internet

Software
Cara Membuat Receiptify Spotify buat Cek Lagu Favorit dengan Daftar Mirip Setruk Belanja

Cara Membuat Receiptify Spotify buat Cek Lagu Favorit dengan Daftar Mirip Setruk Belanja

Internet
Cara Blur WhatsApp Web di Chrome dengan Privacy Extension for Whatsapp Web

Cara Blur WhatsApp Web di Chrome dengan Privacy Extension for Whatsapp Web

Software
Cara Atur Akun Getcontact jadi Anonim biar Tidak Ketahuan jika Cek Nomor Orang Lain

Cara Atur Akun Getcontact jadi Anonim biar Tidak Ketahuan jika Cek Nomor Orang Lain

Software
Leica Rilis Leitz Phone 3, HP dengan Sensor Kamera 1 Inci

Leica Rilis Leitz Phone 3, HP dengan Sensor Kamera 1 Inci

Gadget
OpenAI Pakai Video YouTube untuk Latih GPT-4, Google Beri Peringatan

OpenAI Pakai Video YouTube untuk Latih GPT-4, Google Beri Peringatan

Internet
DJI Umumkan Drone FPV Avata 2, Harga Rp 7 Jutaan dan Lebih Ringan

DJI Umumkan Drone FPV Avata 2, Harga Rp 7 Jutaan dan Lebih Ringan

Gadget
Bolehkah Memotret Gerhana Matahari Total dengan Smartphone, Ini Kata NASA

Bolehkah Memotret Gerhana Matahari Total dengan Smartphone, Ini Kata NASA

Gadget
Kenapa Tag GetContact Hilang atau Berkurang? Begini Penyebabnya

Kenapa Tag GetContact Hilang atau Berkurang? Begini Penyebabnya

Software
Bos YouTube Peringatkan OpenAI soal Penggunaan Video untuk Latih Model AI

Bos YouTube Peringatkan OpenAI soal Penggunaan Video untuk Latih Model AI

Internet
Kenapa Kode QR WA Tidak Valid? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Kode QR WA Tidak Valid? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Software
HP Realme GT Neo6 SE Resmi dengan Layar Lega dan Snapdragon 7 Plus Gen 3

HP Realme GT Neo6 SE Resmi dengan Layar Lega dan Snapdragon 7 Plus Gen 3

Gadget
Spotify Bisa Bikin 'Playlist' Pakai AI, Tinggal Ketik Perintah

Spotify Bisa Bikin "Playlist" Pakai AI, Tinggal Ketik Perintah

Software
Microsoft Tidak Akan Rilis Update jika Ada Aplikasi Ini di Windows 11

Microsoft Tidak Akan Rilis Update jika Ada Aplikasi Ini di Windows 11

Software
Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Hardware
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com