Google Peringatkan Pengguna Jangan Percaya Hasil Pencariannya

Kompas.com - 26/06/2021, 18:02 WIB
Ilustrasi Google Chrome di ponsel Android. KOMPAS.com/ Galuh Putri RiyantoIlustrasi Google Chrome di ponsel Android.

KOMPAS.com - Mesin pencari Google Search kini akan mengingatkan pengguna jangan mudah percaya dengan hasil pencarian di layanan Google Search.

Hal itu berlaku untuk hasil pencarian yang dianggap kurang akurat atau tidak meyakinkan, karena informasi tersebut masih akan diperbarui secara berkala.

Peringatan tersebut akan muncul jika pengguna mencari sebuah hal atau isu baru yang belum bisa dipastikan, atau kasus dan berita yang sedang berlangsung, yang cenderung berubah dengan cepat semacam breaking news.

Baca juga: 5 Fitur Tersembunyi di Google Search

Adapun pengingat ini bakal ditampilkan di bawah kolom pencarian dan kira-kira berbunyi "it looks like these results are changing quickly" yang intinya hasil pencarian bisa saja berubah sewaktu-waktu dengan cepat.

Di bawahnya lagi, ada informasi berbunyi “if this topic is new, it can sometimes take time for results to be added by reliable sources" yang berarti apabila hal yang dicari adalah sesuatu yang baru, maka sewaktu-waktu isinya akan berubah diperbarui dengan sumber terpercaya.

Artinya, pengguna dianjurkan untuk mengulang hasil pencarian atas topik anyar tersebut di kemudian hari, agar informasi yang diperoleh lebih lengkap dan meyakinkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasil pencarian Google yang bakal mengingatkan pengguna apabila informasi kurang meyakinkan.Google Hasil pencarian Google yang bakal mengingatkan pengguna apabila informasi kurang meyakinkan.

Public Liaison Google Search, Danny Sullivan mengatakan bahwa peringatan ini merupakan sistem terbaru untuk menandai bahwa informasi yang dicari mungkin saja belum final dan berpotensi akan terus diperbarui.

Baca juga: Google Search Bisa Tampilkan 50 Hewan Virtual lewat Augmented Reality

Ia menambahkan pengingat ini sejatinya tidak berarti bahwa informasi yang dicari pengguna salah alias hoaks. Namun, ini bisa menjadi pertimbangan bagi pengguna sebelum mereka membagikan sebuah berita.

"Tujuan kami adalah memberikan konteks lebih banyak pada hasil pencarian, supaya pengguna bisa mengevaluasi informasi yang mereka temukan secara online," jelas Sullivan dalam blog resmi.

Sistem pengingat

Sullivan lantas mendemonstrasikan sistem pengingat ini melalui hasil pencarian terkait penampakan UFO di Inggris yang jumlah laporan dan beritanya dinilai masih sedikit. Ilustrasinya bisa disimak pada gambar di atas.

"Warganet mungkin sudah mencari informasi terkait UFO ini dan informasi ini mungkin telah mengalir deras di media sosial, sehingga kami bisa simpulkan bahwa topik tersebut mulai menjadi tren," kata Sullivan dalam laporan Vox.

"Kami juga bisa melihat bahwa tidak banyak informasi menarik yang tersiar di berita yang sudah merebak tadi dan mungkin saja informasi seputar hal tersebut akan diperbarui dalam waktu dekat," imbuh Sullivan.

Baca juga: Brave Search Sudah Bisa Dijajal, Mesin Pencari Anti Meminjam Google

Untuk permulaan, sistem pengingat ini baru diterapkan di Google Search wilayah Amerika Serikat (AS) saja, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari BlogGoogle, Sabtu (26/6/2021).

Sullivan mengatakan pihaknya bakal menerapkan sistem tersebut ke wilayah lainnya dalam beberapa bulan ke depan. Belum diketahui kapan dan kawasan mana saja yang kebagian. Kita nantikan saja.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X