Isi Formulir dengan Autofill di Browser Memang Cepat, Risikonya?

Kompas.com - 29/06/2021, 14:03 WIB
Ilustrasi password. Dok. PixabayIlustrasi password.

KOMPAS.com - Autofill adalah salah satu dari sekian banyak fitur yang ditawarkan oleh aplikasi browser, untuk mempermudah atau menyingkat waktu saat pengguna berhadapan dengan formulir pertanyaan.

Melalui fitur ini, browser akan menyimpan secara otomatis data yang sering dimasukkan oleh pengguna, mulai dari username e-mail, password, nomor kartu kredit, serta informasi lainnya.

Data yang telah disimpan nantinya bisa digunakan kembali, misalnya ketika hendak masuk ke sebuah akun media sosial.

Baca juga: Cara Mematikan Komputer Windows 10 secara Otomatis

Untuk sebagian pengguna, kehadiran fitur autofill memang terbilang praktis. Sebab, pengguna tak perlu lagi memasukkan informasi yang sama secara berulang-ulang.

Namun di balik manfaatnya yang menguntungkan, fitur ini rupanya dapat menimbulkan risiko yang merugikan. Setidaknya begitu menurut perusahaan keamanan siber, Kaspersky.

Data yang tersimpan pada fitur autofill di browser rupanya rentan menjadi target peretasan. Faktor pemicunya cukup beragam, mulai dari infeksi malware oleh hacker hingga pencurian data secara langsung oleh pengguna lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cara kerja autofill

Cara kerja fitur autofill adalah dengan menyimpan data pengguna lewat proses enkripsi. Setelah dienkripsi, data tersebut hanya dapat diakses pada akun dan perangkat yang sama saat pengguna pertama kali memasukkan data tadi.

Di atas kertas, cara ini mungkin terdengar dapat menjamin data pengguna. Namun, ada sejumlah pengecualian yang dapat terjadi.

Secara default, browser akan menganggap data yang telah dienkripsi telah aman. Oleh sebab itu, aplikasi apa pun yang berjalan di perangkat pengguna dapat mengakses dan mendekripsi data yang telah disimpan tadi.

Baca juga: Mengenal Apa itu Cookie Browser dan Langkah Mengelolanya

Sayangnya, hak akses ini juga dapat digunakan oleh malware yang sudah menyusup perangkat pengguna. Sehingga, malware dapat melihat dan menggunakan data yang tersimpan di fitur autofill.

Halaman:


Sumber Kaspersky
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.