Dilelang, "Source Code" World Wide Web Laku Rp 78 Miliar

Kompas.com - 01/07/2021, 13:11 WIB
Ilustrasi barisan kode sumber. Getty Images/ Noam GalaiIlustrasi barisan kode sumber.

KOMPAS.com - Kode sumber atau source code yang digunakan untuk menciptakan Word Wide Web (WWW), laku terjual senilai 5.434.500 dollar AS atau setara dengan Rp 78,8 miliar.

Sorce code WWW itu terjual setelah dilelang oleh penciptanya, Timothy "Tim" Berners-Lee, sebagai token kriptografi atau Non-Fungible Token (NFT) pada 23-30 Juni lalu, melalui situs lelang Sotheby's.

Dalam situs resmi Sotheby's, tidak ada keterangan siapa orang yang berhasil membeli NFT kode sumber WWW itu. Namun yang jelas, pemenang lelang tersebut berhak mendapatkan empat item berbeda yang berkaitan dengan source code Web sebagai satu NFT.

Pertama, pemenang lelang berhak mendapatkan file bercap waktu yang berisi salinan asli kode sumber WWW yang oleh "Bapak Internet" sekitar 3 Oktober 1990 higga 24 Agustus 1991.

File tersebut kira-kira berisi 9.555 baris kode tertulis, yang isinya mencakup implementasi dari tiga bahasa dan protokol, yaitu Hypertext Markup Language (HTML), Hyper Transfer Protocol (HTTP), (Protokol Transfer Hiper), dan Uniform Resource Identifiers (URI).

Baca juga: Bapak Internet Jual Source Code World Wide Web

Selain itu, pemenang lelang juga mendapatkan file berupa video animasi berdurasi 30 menit 25 detik. Video animasi hitam dan putih itu memperlihatkan kode sumber WWW yang sedang ditulis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemenang lelang juga akan mendapatkan poster digital dari kode sumber yang dibuat dan ditandatangani langsung oleh Tim. Terakhir, pemenang juga mendapatkan surat dari Tim berisi proses pembuatan kode sumber Web itu.

Kode sumber WWW laku terjual Rp 78,8 miliar di situs lelang Sotheby's.Sotheby's Kode sumber WWW laku terjual Rp 78,8 miliar di situs lelang Sotheby's.
Tak pernah patenkan kode sumber WWW

Tim sering disebut sebagai "Bapak Internet" karena telah merintis World Wide Web (WWW) pada 1989. Web yang kita kenal ini berbasis hypertext dan berjalan di atas internet.

Sejak kelahiran WWW, Tim diketahui tak pernah mendapatkan keuntungan langsung dari ciptaannya itu. Karena memang tak pernah mematenkan kode sumber yang ia gunakan untuk menciptakan Web.

Tim tak pernah mematenkan WWW karena khawatir Web tidak dapat berkembang bila dibatasi dengan paten, biaya, royalti, atau kontrol lainnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X