Google Rilis Dukungan untuk Simpan Kartu Vaksinasi di Ponsel Android

Kompas.com - 02/07/2021, 15:29 WIB
Dukungan API dari Google untuk memudahkan pengguna Android menyimpan dan menampilkan hasil tes Covid-19 maupun kartu vaksin digital. GoogleDukungan API dari Google untuk memudahkan pengguna Android menyimpan dan menampilkan hasil tes Covid-19 maupun kartu vaksin digital.

KOMPAS.com - Google merilis dukungan baru untuk menyimpan kartu vaksinasi di platform Android secara digital. Dukungan itu hadir lewat pembaruan Passes API di aplikasi Google Pay.

Dengan pembaruan ini, pengguna bisa menyimpan dan menampilkan kartu hasil tes Covid-19 maupun kartu vaksinasi digital di perangkat Android secara lebih mudah.

Akses API tersebut telah dibagikan Google ke organisasi kesehatan, lembaga pemerintah, dan juga organisasi lain yang diizinkan otoritas kesehatan.

Dengan akses tersebut, para pengembang masing-masing otoritas kesehatan bisa lebih mudah membuat kartu tes Covid-19 maupun kartu vaksinasi digital yang bisa disimpan dan dibuka lebih mudah oleh masyarakat lewat perangkat mereka.

Baca juga: Sertifikat Vaksin Covid-19 Bisa Dicetak seperti KTP atau Kartu ATM

Merangkum dari 9to5Google, Passes merupakan API Google Pay yang bisa digunakan untuk menyimpan kartu non-pembayaran, seperti kartu member supermarket.

Google Pay sendiri merupakan aplikasi pembayaran yang mirip dengan Apple Card. Aplikasi ini baru dirilis Google tahun lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Biasanya, Google Pay digunakan untuk melakukan pembayaran produk Google seperti layanan Photos atau Google Play.

Dirangkum KompasTekno dari Engadget, Jumat (2/7/2021), nantinya pengguna tidak perlu mengunduh aplikasi Google Pay secara khusus untuk menyimpan dan menampilkan kartu hasil tes Covid-19 maupun kartu vaksinasi digital.

Mereka bisa mengaksesnya via tombol pintasan (shortcut) di beranda ponsel. Bahkan, kartu digital bisa dibuka tanpa koneksi internet.

Google mengatakan, fitur ini akan dapat digunakan di Android 5 (Lollipop) hingga yang terbaru. Mengenai privasi yang dikhawatirkan beberapa pihak, Google mengklaim tidak akan menyalin informasi hasil tes Covid-19 maupun vaksinasi pengguna.

Baca juga: 3 Cara Download Kartu Sertifikat Vaksin Covid-19

Google juga berjanji untuk tidak membagi data yang ada di kartu digital tersebut ke layanan pihak ketiga. Perusahaan search engine raksasa itu juga mengatakan tidak akan menggunakan informasi kartu digital itu untuk tujuan bisnis seperti menargetkan iklan.

Pengguna akan diminta untuk memasang sistem keamanan perangkat lebih dulu seperti kunci layar sebelum menyimpan kartu digital mereka di ponsel.

Saat ini, dukungan API untuk kartu hasil tes Covid-19 dan kartu vaksinasi baru tersedia di Amerika Serikat. Google berjanji akan merilisnya ke lebih banyak negara ke depannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber ENGADGET
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.