Jeff Bezos Mundur dari Jabatan CEO Amazon, Berapa Harta Kekayaannya?

Kompas.com - 05/07/2021, 09:12 WIB
CEO Amazon, Jeff Bezos businessinsider.comCEO Amazon, Jeff Bezos

KOMPAS.com - Bertepatan dengan hari jadi ke-27 tahun Amazon, Jeff Bezos resmi mundur dari jabatannya sebagai CEO Amazon, Senin (5/7/2021).

Sejak mendirikan Amazon pada 1994, Bezos menjadi nakhoda dan membawa Amazon meraih kesuksesan.

Amazon yang semula hanya sebagai toko buku online, kemudian bertransformasi menjadi salah satu dari lima perusahaan teknologi alias "The Big Five" yang berpengaruh di dunia.

Kesuksesan Amazon ini akhirnya membuat nama Bezos konsisten masuk daftar 10 besar orang paling kaya sedunia versi Forbes dalam lima tahun terakhir.

Ia pertama kali masuk daftar tersebut pada 2016, bersama Mark Zuckerberg. Kala itu, kekayaan Bezos ditaksir mencapai angka 45,2 miliar dollar AS atau setara Rp 655,7 triliun jika dikonversi dengan kurs hari ini.

Sejak saat itu, pundi-pundi kekayaan Bezos terus bertambah. Ia pun tidak pernah absen dalam daftar 10 orang terkaya versi Forbes dalam lima tahun terakhir ini.

Baca juga: Jeff Bezos Resmi Tinggalkan Jabatan CEO Amazon

Bahkan, selama tiga tahun terakhir namanya berada di peringkat paling atas. Lantas, berapa kekayaan Jeff Bezos saat ini setelah resmi meninggalkan jabatan CEO Amazon?

Menurut data The Real-Time Billionaires List yang dipublikasi Forbes pada Minggu (4/7/2021), Jeff Bezos masih berada di posisi nomor satu sebagai orang paling tajir sedunia.

Pria berkepala plontos itu tercatat memiliki harta kekayaan bersih mencapai 201,8 miliar dollar AS (sekitar Rp 3.471 triliun).

Dengan jumlah harta kekayaan itu, Bezos menjadi orang pertama di dunia yang memiliki nilai kekayaan mencapai lebih dari 200 miliar dollar AS.

Bezos kini juga jauh lebih kaya dibandingkan dengan para pendiri perusahaan teknologi lainnya, seperti Elon Musk (167,3 miliar dollar AS), Bill Gates (128,9 miliar dollar AS), dan Mark Zuckerberg (127,7 miliar dollar AS).

Rekor peningkatan kekayaan

Dengan kekayaan yang hampir 202 miliar dollar AS itu, Forbes memperkirakan, kekayaan Bezos telah meroket hingga 196 miliar dollar AS (kira-kira Rp 2.843 triliun) sejak tahun 1998.

Kala itu, nama Bezos pertama kali muncul dalam daftar orang Amerika terkaya, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari USAToday, Senin (5/7/2021).

Pada pertengahan 2020, Jeff Bezos juga mencatatkan rekor dalam peningkatan kekayaan. Ketika itu, peningkatan nilai kekayaan Bezos mencapai 13 miliar dollar AS atau sekitar Rp 191,1 triliun hanya dalam sehari.

Lonjakan nilai kekayaan pendiri Amazon itu terjadi berkat harga saham Amazon melejit hingga 7,9 persen.

Peningkatan ini adalah angka tertinggi sejak Desember 2018, seiring dengan meningkatnya optimisme mengenai tren belanja online yang semakin digandrungi saat pandemi Covid-19 melanda dunia.

Adapun sejak awal 2020, harga saham Amazon memang telah melesat hingga 73 persen. Pada 2020, secara keseluruhan nilai kekayaan Bezos telah bertambah hingga 74 miliar dollar AS menjadi 189,3 miliar dollar AS.

Peningkatan tersebut terjadi meski Amerika Serikat tengah mengalami tekanan ekonomi terparah.

Baca juga: Tiket Wisata Luar Angkasa Bersama Bos Amazon Jeff Bezos Terjual Rp 398 Miliar

Punya 15 perusahaan lain

Pendiri Amazon dan Blue Origin, Jeff Bezosbusinessinsider.com Pendiri Amazon dan Blue Origin, Jeff Bezos
Kekayaan Bezos memang mayoritas besar berasal dari perusahaan rintisan yang ia dirikan pada 5 Juli 1994, yaitu Amazon.

Namun, sembari melebarkan sayap Amazon, Bezos juga kerap membeli sejumlah perusahaan lain.

Bezos tercatat memiliki 15 perusahaan lain, termasuk perusahaan roket, robotika, supermarket, surat kabar, e-commerce, dan situs kupon.

Berikut daftar lengkap 15 perusahaan milik Bezos, sebagaimana dihimpun dari Gadgets Now, Senin (5/7/2021).

  1. Situs web pakaian dan alas kaki Zappos
  2. Perusahaan software Elemental Tech
  3. E-commerce di Dubai Souq.com
  4. Perusahaan roket Blue Origin
  5. Koran The Washington Post
  6. Supermarket Whole Foods
  7. Database program film dan TV IMDb
  8. Perusahaan robotika Kiva Systems
  9. Situs peringkat web Alexa
  10. Situs web fotografi digital DPReview
  11. Toko kain online Fabric.com
  12. Situs web penawaran harian Woot.com
  13. Situs untuk pembaca dan rekomendasi buku Goodreads
  14. Situs live streaming Twitch
  15. Perusahaan buku audio Audible

Pendapatan Amazon

Meski sudah tak menjabat sebagai CEO, Bezos masih akan berada di Amazon dengan mengisi posisi sebagai Ketua Eksekutif Dewan di Amazon. Bezos juga mengaku masih akan terlibat dalam proyek-proyek penting Amazon.

Selama ini di bawah kepemimpinan Bezos, Amazon telah bertransformasi menjadi marketplace dan perusahaan teknologi dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai 1,770 triliun dollar AS atau lebih dari Rp 25.679 triliun.

Tak mengherankan bahwa kini Amazon menjadi salah satu dari lima perusahaan teknologi alias "The Big Five" yang berpengaruh di dunia, bersama Microsoft, Apple, Google, dan Facebook.

Sebelum resmi mundur, pendapatan Amazon di bawah kepemimpinan terakhir Bezos juga tercatat mengalami peningkatan hingga 44 persen dari tahun sebelumnya (year-on-year/YoY).

Hal ini terlihat dari laporan pendapatan kuartal I-2021 Amazon yang dipublikasi pada akhir April lalu.

Baca juga: Sejarah Amazon, Toko Buku Online yang Berubah Jadi Raksasa Marketplace

Dalam laporan tersebut, Amazon berhasil membukukan pendapatan hingga 108,52 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 1.574 triliun pada kuartal I-2021 ini, sebagaimana dihimpun CNBC.

Sebagai pendiri perusahaan, Bezos diketahui memiliki 53,2 juta saham di Amazon. Namun, jumlah kepemilikan saham itu sudah berkurang lantaran Bezos memberikan 19,7 juta sahamnya kepada mantan istrinya, MacKenzie Scott, dalam perceraian pada 2019.

Walau tidak disebutkan jumlahnya, Bezos juga dikabarkan telah menjual sahamnya di Amazon untuk berdonasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber USA Today
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.