Dukung PPKM, Telkomsel Tambah Kapasitas Antisipasi Lonjakan Trafik

Kompas.com - 05/07/2021, 17:14 WIB
Logo baru Telkomsel dengan ikon portal. Merpresentasikan, bersama Telkomsel, pelanggan bisa memasuki dunia baru dan mengeksplor hal-hal baru. KOMPAS.com/ Galuh Putri RiyantoLogo baru Telkomsel dengan ikon portal. Merpresentasikan, bersama Telkomsel, pelanggan bisa memasuki dunia baru dan mengeksplor hal-hal baru.

KOMPAS.com - Pemerintah mengumukan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di seluruh Jawa-Bali mulai 3-20 Juli.

Dengan adanya PPKM, aktivitas masyarakat di luar ruangan dan tempat umum akan dibatasi, termasuk pemberlakuan kembali bekerja dari rumah untuk perusahaan non-esensial.

Menanggapi hal tersebut, operator seluler Telkomsel mengklaim siap menyiagakan jaringan untuk mengantisipasi lonjakan trafik selama PPKM di sejumlah wilayah, terutama di pemukiman.

Operator seluler pelat merah itu juga telah menyiagakan kapasitas tambahan untuk mengantisipasi lonjakan trafik, terutama untuk layanan berbasis data dan digital.

Baca juga: Riset OpenSignal 2021: Telkomsel Tercepat, Smartfren Terluas

"Kami akan memaksimalkan kemampuan serta kapasitas jaringan di seluruh frekuensi yang kita miliki, baik di 900 MHz, 1.800 MHz, 2.100 MHz, dan 2.300 MHz," jelas Denny Abidin, VP Corporate Communication Telkomsel dalam acara temu media yang digelar secara virtual, Senin (5/7/2021).

Denny menambahkan, Telkomsel akan memaksimalkan titik-titik strategis yang ditunjuk pemerintah, seperti balai kesehatan dan rumah sakit rujukan Covid-19. Saat ini, lanjut Denny, Telkomsel sudah bersiaga 100 persen untuk menangani lonjakan-lonjakan trafik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perubahan jam operasional layanan purna jual

Selama PPKM, Telkomsel juga menyesuaikan kanal penjualan dan layanan purna jual. Vice President Sale Strategy Telkomsel, Adhi Putranto mengatakan bahwa kanal penjualan tradisional dan modern akan menyesuaikan peraturan PPKM di masing-masing daerah.

Khusus untuk layanan luring/offline di gerai Grapari, Adhi mengatakan akan ada perubahan jam operasional sesuai daerah yang memberlakukan PPKM.

Gerai Grapari yang berada di dalam mal akan ditutup sementara. Adhi mencontohkan di DKI Jakarta, Grapari di Central Park Mal akan ditutup dan pelanggan akan diarahkan ke Grapari terdekat. Begitu pula Grapari di Mall Ambassador, Pusat Grosir Cililitan, dan Pondok Indah Mal.

Khusus untuk Jakarta Pusat, hanya akan ada lima Grapari yang beroperasi, yakni Grapari yang berlokasi di Bassura City, Cijantung Emporium Pluit Mal, ITC Fatmawati, dan Kota Kasablanka.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.