Pengguna Windows 11 Mengeluh Tak Bisa Main PUBG, Ini Sebabnya

Kompas.com - 08/07/2021, 17:08 WIB
Ilustrasi tampilan Windows 11. KOMPAS.com/BILL CLINTENIlustrasi tampilan Windows 11.
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Sebelum dirilis ke publik pada akhir tahun mendatang, pengguna awal bisa menjajal sistem operasi (OS) Windows 11 versi Developer Preview dengan bergabung dalam program Windows Insider.

Namun, Windows 11 versi itu dikeluhkan bermasalah dan malah membuat para pengguna Player Unknown's Battleground (PUBG) tidak bisa memainkan game bikinan Krafton tersebut.

Keluhan ini berasal dari sejumlah pemain PUBG di forum Reddit. Menurut mereka sistem operasi Windows 11 ini gagal dikenali oleh sistem anti curang BattlEye yang melindungi game tersebut. 

Sehingga, pemain PUBG yang menggunakan OS Windows 11 malah dianggap menggunakan cheat.

Karena terdeteksi menggunakan alat curang, maka BattlEye sejatinya akan menghadang pengguna bermain PUBG.

Baca juga: Kominfo Pertimbangkan Permohonan Blokir PUBG, Free Fire, dan Mobile Legends

"Ketika saya menjalankan game PUBG untuk mengecek performanya di Windows 11 versi Insider, saya 'ditendang' dari game oleh BattlEye karena dianggap menggunakan 'VMware'. Saya pun tidak bisa masuk ke dalam game lagi," ujar seorang pengguna.

Sejumlah pengguna juga mengeluhkan hal yang sama. Namun, seorang pengguna lainnya mengklaim bahwa sistem BattlEye ini hanya akan "menendang" pengguna keluar dari permainan saja, bukan memblokir (ban) akun secara langsung.

Mendengar berbagai keluhan ini, PUBG Corporation selaku pengembang mengonfirmasi bahwa sistem BattlEye yang menganggap Windows 11 sebagai "alat curang" sudah diperbaiki.

"Tim PUBG sudah memperbaiki masalah (BattlEye) baru-baru ini. Pemain sekarang sudah bisa memainkan game PUBG menggunakan Windows 11 versi Insider dengan lancar," ujar seorang moderator PUBG di forum tadi, sebagaimana dikutip KompasTekno dari Reddit, Kamis (8/7/2021).

Sebagai informasi, penggunaan VMware atau perangkat lunak (software) berjenis virtual machine memang tidak dizinkan oleh sitem anti cheat BattlEye sejak lama karena sering dimanfaatkan untuk menggunakan cheat.

Baca juga: Tim E-sports Indonesia Ini Diblokir Tencent dari Turnamen PUBG Mobile, Ada Apa?

VMware sendiri merupakan software atau OS yang berjalan atau dipasang di dalam sebuah OS tanpa harus memasangnya secara permanen ke dalam ruang penyimpanan. 

Biasanya, software yang mengandalkan fitur Virtualization (VT) ini digunakan untuk proses menjajal sebuah OS macam Ubuntu, OS lawas, OS anyar, dan lain sebagainya. 

Adapun keluhan pemain PUBG tadi mengatakan bahwa BattlEye keliru menganggap para pengguna menggunakan VMware, padahal mereka menggunakan OS Windows 11 yang terpasang di sistem, bukan dipasang menggunakan fitur VT.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reddit.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengguna Indosat Ooredoo Keluhkan Gangguan Selasa, 17 Mei Malam

Pengguna Indosat Ooredoo Keluhkan Gangguan Selasa, 17 Mei Malam

Internet
Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

e-Business
Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

e-Business
Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Gadget
Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Software
Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Gadget
Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun 'Bot', Bos Twitter Menjelaskan

Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun "Bot", Bos Twitter Menjelaskan

Internet
Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Gadget
Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Software
Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Software
Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia 'Belum Panas'

Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia "Belum Panas"

Internet
Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Internet
Samsung Luncurkan Galaxy Tab S6 Lite versi 2022, Siap Masuk Indonesia?

Samsung Luncurkan Galaxy Tab S6 Lite versi 2022, Siap Masuk Indonesia?

Gadget
Elon Musk Debat dengan Jack Dorsey soal Algoritma Twitter

Elon Musk Debat dengan Jack Dorsey soal Algoritma Twitter

Internet
Resmi Dibuka, Changi Aviation Summit Jadi Momentum Kebangkitan Penerbangan

Resmi Dibuka, Changi Aviation Summit Jadi Momentum Kebangkitan Penerbangan

e-Business
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.