PPKM Darurat, Tri Prioritaskan Penguatan Sinyal di Rumah Sakit dan Residensial

Kompas.com - 11/07/2021, 15:12 WIB
Hutchison Tri (3) Indonesia. KOMPAS.com/Reska K. NistantoHutchison Tri (3) Indonesia.

KOMPAS.com - Pemerintah resmi menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3-20 Juli 2021. Warga diimbau mengurangi kegiatan di luar rumah demi menekan angka kasus positif Covid-19. 

Menanggapi aturan tersebut, Hutchison 3 Indonesia (Tri) melakukan beberapa upaya untuk mengantisipasi lonjakan trafik.

M. Buldansyah, Wakil Presiden Direktur dan Chief Sales Officer 3 Indonesia mengatakan, perusahaannya telah menambah kapasitas jaringan, baik pada base transceiver station (BTS) maupun transmisi untuk mengantisipasi lonjakan trafik.

Selain itu juga dilakukan penguatan sinyal jaringan yang diprioritaskan pada area-area residensial dan layanan kesehatan. Tim operasional selama 7x24 jam turut disiapkan untuk
memastikan percepatan penanganan jika ada gangguan jaringan.

Baca juga: Tri Rilis Paket Unlimited untuk Main Free Fire, Mobile Legends, hingga PUBG Mobile

"Kami pastikan pelanggan mendapatkan kualitas layanan terbaik sehingga tak perlu khawatir selama menjalani bekerja dari rumah maupun sekolah daring," jelas Buldiansyah dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Sabtu (10/7/2021).

Tri  memperketat pemantauan kenaikan trafik di sejumlah area potensial hingga menyiagakan tambahan kapasitas untuk area-area yang mengalami lonjakan trafik cukup tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Trafik e-commerce hingga streaming naik

Tri Indonesia mencatat peningkatan penggunaan aplikasi yang menunjang aktivitas pelaggan di rumah pada hari pertama PPKM Darurat diberlakukan, dibandingkan sebelumnya.

Trafik untuk aplikasi e-commerce misalnya, ada kenaikan sebesar 20 persen. Aplikasi hiburan streaming juga mengalami kenaikan peggunaan sebesar 10 persen dan aplikasi media sosial rata-rata meningkat 7-9 persen.

Tri Indonesia memprediksi kenaikan akan terus berlangsung selama periode PPKM. Selain Tri Indonesia, beberapa operator seluler juga mengantisipasi lonjakan trafik selama PPKM.

Baca juga: Negosiasi Merger Tri-Indosat Molor Lagi hingga 16 Agustus

Sebelumnya, Telkomsel mengatakan akan memaksimalkan kemampuan serta kapasitas karingan di seluruh frekuensi yang dimiliki, yakni di 900 MHz, 1,.800 MHz, 2.100 MHz, dan 2.300 MHz.

Telkomsel juga akan memaksimalkan titik-titik strategis yang ditunjuk pemerintah, seperti balai kesehatan dan rumah sakit rujukan Covid-19.

Hal yang sama juga dilakukan Smartfren yang telah menyiapkan tim jaringan yang bersiaga hingga tingkat kabupaten selama PPKM. Smartfren memperkirakan akan ada lonjakan trafik data sebesar 10-20 persen akibat PPKM.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X