Kompas.com - 13/07/2021, 18:12 WIB
ilustrasi Samsung reuters.comilustrasi Samsung

KOMPAS.com - Samsung mulai bertindak tegas kepada para pembocor informasi gadget terbaru buatannya.

Baru-baru ini, sebuah laporan menyebut bahwa Samsung mulai menerapkan penggunaan hak cipta untuk foto dan video produk yang belum dirilis. 

Informasi tersebut diungkap salah satu penulis di situs All About Samsung, Max Jambor. Menurut Jambor, pembocor akan mendapatkan teguran ketika mempublikasikan bocoran berupa render resmi atau aset tertentu.

Ia juga mengatakan bahwa teguran hak cipta tampaknya hanya akan ditujukan pada situs atau pihak yang membocorkan, bukan situs atau pihak lain yang kemudian meliput soal kebocoran tersebut.

Cara ini diharapkan akan bisa menekan kemungkinan kebocoran produk di dunia maya.

Baca juga: Review Samsung Galaxy M62 Setelah Sebulan, Baterai Juara Layar Lega

Adapun jenis konten yang dianggap merupakan bocoran yaitu render, situs yang mengunggah aneka bocoran informasi soal produk yang belum dirilis, hingga informasi spesifik lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika kedapatan telah membagikan sebuah bocoran, seorang yang membocorkan informasi tersebut kabarnya akan "dipaksa" untuk menghapus konten yang sudah diumbar sebelumnya.

Meski demikian, tidak disebutkan kriteria bocoran informasi lebih rinci seperti apa yang dianggap melanggar "Undang-Undang Hak Cipta" yang dimaksud.

Perlu diketahui, umumnya orang-orang yang bekerja di industri teknologi terutama bagi karyawan yang memiliki akses lebih dan bertanggung jawab atas beberapa perangkat yang belum dirilis ke publik, harus menandatangani surat NDA (Non Disclosure Agreement) yang dikeluarkan oleh perusahaan.

NDA adalah surat perjanjian antara dua pihak untuk menjaga kerahasiaan informasi tertentu agar tidak diketahui oleh pihak luar (pihak ketiga).

Baca juga: Apple Pakai Ponsel Samsung Galaxy S21 di Poster Iklan Terbaru

Beberapa perusahaan biasanya menerapkan perjanjian ini untuk membatasi dan melarang pegawainya untuk tidak mengekspos rahasia bisnis ke pihak lain.

Dengan adanya aturan ini, Samsung tampak lebih ketat menjaga kerahasiaan produknya. Kendati begitu, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Samsung terkait "Undang-Undang Hak Cipta" yang dimaksud.

Sebelum Samsung, Apple sudah lebih dulu melakukan tindakan tegas terhadap para pembocor. Apple beberapa waktu lalu mengirim surat peringatan kepada blogger asal China, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Slash Gear, Selasa (13/7/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Slashgear
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.