WhatsApp Resmi Bisa Dipakai di 4 Perangkat Bersamaan, Ponsel WA Tidak Harus Online

Kompas.com - 15/07/2021, 08:35 WIB
Ilustrasi Whatsapp Shutterstock/Antonio SalaverryIlustrasi Whatsapp

KOMPAS.com - Hari ini, WhatsApp mulai menggulirkan fitur yang memungkinkan satu akun dapat terhubung ke beberapa perangkat sekaligus tanpa bergantung pada ponsel dengan nomor telepon yang terdaftar.

Fitur ini sudah ditunggu-tunggu pengguna karena cara kerjanya mirip akun media sosial/e-mail yang bisa "login" di mana pun. Pengguna ibarat bisa "login" WhatsApp di laptop, komputer, dan tablet, tanpa ponsel dengan WhatsApp yang online.

Fitur dukungan multi-perangkat ini sudah tersedia bagi pengguna WhatsApp versi Beta di Android/iOS dan WhatsApp Business versi Beta.

Adapun jumlah perangkat yang bisa terhubung sekaligus mencapai empat perangkat, baik dari smartphone, tablet, atau PC (desktop/laptop).

Yang menarik, fitur ini tetap bisa digunakan meski ponsel, dengan nomor telepon yang terdaftar WhatsApp, tidak terhubung dengan internet. Misalnya, ketika ponsel pengguna tiba-tiba mati karena kehabisan baterai atau memiliki koneksi internet yang buruk.

WhatsApp mengklaim bahwa percakapan pribadi masih menggunakan sistem enkripsi secara end-to-end. Artinya, pihak lain bahkan pihak WhatsApp sendiri tidak dapat mengaksesnya.

"Setiap pesan dienkripsi secara individual menggunakan sesi enkripsi yang berlaku di setiap perangkat. Pesan pribadi Anda juga tidak akan disimpan di server kami setelah pesan itu dikirim," tulis WhatsApp.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Demi aspek keamanan, untuk menghubungkan satu akun WhatsApp ke beberapa perangkat sekaligus, pengguna tetap harus menggunakan smartphone mereka untuk memindai kode QR (QR Code).

Baca juga: Tak Perlu Blokir Kontak, Begini Cara Menyembunyikan Chat di WhatsApp

Sebagai informasi, pengguna WhatsApp selama ini memang bisa menggunakan smartphone dan WhatsApp Web atau desktop secara bersamaan. Namun, untuk menggunakan WhatsApp Web atau aplikasi di komputer, WhatsApp harus terhubung dengan ponsel, sebagai perangkat utama, dengan akses internet yang selalu aktif.

Dengan hadirnya dukungan multi-perangkat ini, pemakaian WhatsApp di beberapa perangkat berbeda seperti desktop, laptop, dan ponsel lain bakal lebih mudah.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Washington Post, Kamis (15/7/2021), WhatsApp belum memastikan kapan fitur ini diluncurkan secara resmi kepada seluruh penggunanya.

Baca juga: Cara Upload Video Lebih dari 30 Detik ke Status WhatsApp

Bagi pengguna WhatsApp Beta yang sudah kedapatan fitur ini, mereka bisa menjajal dukungan multi-perangkat dengan cara berikut:

  1. Pertama, buka aplikasi WhatsApp di smartphone Anda (Android/iOS).

  2. Lalu, klik ikon tiga titik di pojok kanan atas untuk membuka menu pengaturan (Opsi Lainnya).

  3. Selanjutnya, pilih "Tautkan Perangkat" dan ikuti petunjuk yang ditampilkan.

  4. Android: Jika perangkat Anda tidak mengaktifkan autentikasi biometrik, Anda akan diminta untuk memasukkan PIN yang digunakan untuk membuka layar kunci.

    iOS
    : Setelah memilih opsi "Tautkan Perangkat", Anda bisa langsung mengeklik "Oke". Di iOS 14 atau yang lebih baru, gunakan Touch ID atau Face ID untuk membuka layar kunci. Jika tidak mengaktifkan autentikasi biometrik, Anda akan diminta untuk memasukkan PIN yang digunakan untuk membuka layar kunci.

  5. Klik centang pada opsi "Tetap Masuk" di layar yang menampilkan kode QR Anda baik di perangkat PC (desktop/laptop) atau tablet agar tetap terhubung dengan akun WhatsApp di ponsel Anda (perangkat utama).

  6. Nantinya, Anda diminta untuk memindai kode QR pada komputer atau perangkat lain yang ingin Anda hubungkan dengan ponsel Anda (perangkat utama).

  7. Jika sudah, Anda cukup menekan tombol "Selesai".

Baca juga: Cara Membagikan Link YouTube ke Status WhatsApp




Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.