Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dampak Negatif Pengumpulan Fotokopi e-KTP sebagai Syarat Vaksinasi Covid-19

Kompas.com - 24/07/2021, 17:20 WIB

KOMPAS.com - Media sosial Twitter belakangan diramaikan oleh keluhan warganet soal penggunaan fotokopi e-KTP, sebagai salah satu persyaratan mengikuti program vaksinasi Covid-19.

Sebagian dari warganet mengaku tidak bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19, lantaran tidak membawa fotokopi e-KTP.

Salah satunya yaitu akun dengan handle @amirawulan. Dalam kicauannya, Amira mengatakan bahwa anggota keluarganya yang masuk dalam kategori lansia, terpaksa harus disuruh pulang oleh petugas, karena tidak membawa fotokopi eKTP, meski sudah menunjukan KTP asli.

Baca juga: 3 Negara dengan KTP Elektronik Canggih, Tak Perlu Fotokopi

Kemudian, ada juga akun dengan handle @TretanMuslim yang menyesalkan kejadian tersebut, dan menilai bahwa persyaratan untuk membawa fotokopi e-KTP justru mempersulit masyarakat yang ingin mengikuti program vaksinasi.

Rentan disalahgunakan

Pemerhati teknologi sekaligus pendiri Drone Emprit and Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi mengatakan bahwa persyaratan vaksin yang mengharuskan peserta menyerahkan fotokopi e-KTP itu justru berpotensi menimbulkan risiko tersendiri, khususnya keamanan identitas si penerima vaksin tersebut.

Terlebih, e-KTP merupakan kartu identitas resmi yang rentan disalahgunakan untuk kepentingan lain, atau bahkan tindak kejahatan.

"Soal vaksin, bisa saja dia (orang tidak dikenal) nemu fotokopi KTP kita, kemudian dia pake lagi buat daftar vaksin orang lain misalnya. Kan yang dibutuhin fotokopi KTP-nya aja, petugas gak ngecek lagi," ujar Ismail dihubungi KompasTekno, Sabtu (24/7/2021).

Persyaratan fotokopi e-KTP itu dinilai Ismail tidak efektif. Sebab, kenyataannya di lapangan, petugas vaksinasi hanya meminta dan mengumpulkan fotokopi eKTP tersebut, tanpa mengeceknya kembali.

Baca juga: Marak Jual Beli Foto Selfie Pegang KTP di Facebook

Padahal, menurut Ismail, petugas seharusnya cukup memastikan peserta sesuai dengan identitasnya, dengan cara melihat e-KTP asli yang dibawa oleh peserta vaksinasi.

"Kadang-kadang petugasnya cuma ngumpulin, yang penting ada fotokopi KTP-nya, yang aslinya kan engga. Padahal yang semestinya cukup dari RT misalnya daftar, si petugas cukup lihat dari KTP aslinya, selesai sudah," tutur Ismail.

Meski begitu, Ismail menuturkan bahwa tidak semua sentra vaksinasi memberlakukan aturan fotokopi e-KTP. Misalnya, ketika peserta mendaftarkan diri melalui aplikasi Jaki, mereka cukup datang tanpa harus membawa fotokopi e-KTP.

Vaksinasi Covid-19 bagi kelompok lanjut usia (lansia) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai dilaksanakan di BBPK Jakarta Kampus Hang Jebat, Jakarta, Senin (22/3/2021). Vaksinasi Covid-19 ini bisa dilakukan bagi lansia yang memiliki kartu tanda penduduk (KTP) DKI Jakarta dan non-DKI Jakarta.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Vaksinasi Covid-19 bagi kelompok lanjut usia (lansia) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai dilaksanakan di BBPK Jakarta Kampus Hang Jebat, Jakarta, Senin (22/3/2021). Vaksinasi Covid-19 ini bisa dilakukan bagi lansia yang memiliki kartu tanda penduduk (KTP) DKI Jakarta dan non-DKI Jakarta.

"Banyak yang sudah bagus (prosedurnya), seperti misalnya daftar vaksin di aplikasi Jaki, itukan gak butuh fotokopi KTP. Ada juga yang sudah modern, mereka gak minta fotokopi KTP, cukup nunjukin KTP aslinya untuk dicocokkan," imbuh Ismail.

Dampak negatif pengumpulan fotokopi KTP

Di samping itu, Ismail juga menyebutkan beberapa dampak negatif dari pengumpulan fotokopi eKTP. Misalnya, seperti pemanfaatan identitas oleh oknum tertentu untuk melakukan pinjaman online (pinjol) atau mengakses data perbankan.

Baca juga: Kemendagri Siapkan E-KTP Digital yang Bisa Disimpan di Ponsel

"Data kita seperti fotokopi KTP atau foto KTP kita itu bisa saja dikumpulin untuk dimanfaatkan oleh orang lain. Apalagi sekarang banyak aplikasi-aplikasi yang berhubungan dengan keuangan yang membutuhkan data ini. Misalnya pinjol (pinjaman online) atau dipakai untuk akses bank," jelas Ismail.

Selain dari segi ekonomi, fotokopi e-KTP pun bisa disalahgunakan untuk kepentingan politik. Seperti misalnya penggalangan dana atau dimanfaatkan untuk keperluan lainnya yang bersangkutan dengan hal itu.

"Saya kira ini bisa dimanfaatkan untuk banyak hal lain lagi ya," papar Ismail.

Berani menolak

Agar hal ini tidak terus-menerus terjadi, Ismail berharap masyarakat untuk bersikap lebih tegas dan berani menolak apabila dimintai fotokopi eKTP.

Masyarakat juga harus sadar dan memahami bahaya apa saja yang akan terjadi jika e-KTP mereka disalahgunakan.

"Itu bahaya-bahaya yang bermunculan. Kalo dulu mungkin belum ada ya. Makanya kita harus mulai suarakan untuk stop fotokopi KTP. Untuk itu kita butuh sadarkan masyarakat tentang privasi data, yang paling gampang itu ya soal KTP ini," pungkas Ismail.

Baca juga: Warganet Keluhkan Pendaftaran Vaksin Covid-19 Pakai Fotokopi e-KTP, Ini Penjelasan Kemenkes

Terkait pengumpulan fotokopi KTP sebagai syarat vaksinasi Covid-19 ini, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung sekaligus Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia Tarmizi menyampaikan, syarat seseorang bisa mendaftarkan vaksinasi yakni menggunakan NIK yang tertera pada e-KTP.

"Kalau terkait ini kan penyelenggara ya, tapi yang dibutuhkan ini adalah NIK," ujar Nadia saat dihubungi Kompas.com, Jumat (23/7/2021).

Terkait adanya keluhan dari masyarakat yang diminta pulang atau tidak dilayani vaksinasinya karena tidak membawa fotokopi e-KTP, namun membawa e-KTP asli, Nadia mengatakan bahwa sebetulnya fotokopi e-KTP tidak perlu.

"Sebenarnya, tidak perlu," ucap Nadia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video: Hands-on Samsung Galaxy Tab A7 Lite Wi-Fi, Tablet Ringan dengan Harga Terjangkau

Video: Hands-on Samsung Galaxy Tab A7 Lite Wi-Fi, Tablet Ringan dengan Harga Terjangkau

Gadget
7 Cara Mengatasi Delay atau Lag saat Mengetik di Windows

7 Cara Mengatasi Delay atau Lag saat Mengetik di Windows

Hardware
Solusi Smart Manufacturing Telkomsel Percepat Digitalisasi Perusahaan

Solusi Smart Manufacturing Telkomsel Percepat Digitalisasi Perusahaan

Internet
Berpikir Komputasional: Pengertian dan Empat Pondasinya

Berpikir Komputasional: Pengertian dan Empat Pondasinya

Internet
Cara Cek Pulsa XL Terbaru Pakai Nomor *808#, Bukan Lagi *123#

Cara Cek Pulsa XL Terbaru Pakai Nomor *808#, Bukan Lagi *123#

Internet
Cara Mengaktifkan Roaming XL buat Akses Internet saat Bepergian ke Luar Negeri

Cara Mengaktifkan Roaming XL buat Akses Internet saat Bepergian ke Luar Negeri

e-Business
5G In The Box Telkomsel, Solusi Jaringan Privat di Mana Saja

5G In The Box Telkomsel, Solusi Jaringan Privat di Mana Saja

e-Business
Perbedaan Kamera di Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra

Perbedaan Kamera di Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra

Gadget
ChatGPT Layani 13 Juta Pengguna dalam Sehari

ChatGPT Layani 13 Juta Pengguna dalam Sehari

Internet
Samsung Galaxy S23 Ultra Vs Galaxy S22 Ultra, Apa Saja Peningkatannya?

Samsung Galaxy S23 Ultra Vs Galaxy S22 Ultra, Apa Saja Peningkatannya?

Gadget
4 Cara Mengatasi Printer “Operaiton Failed with Error 0x00011b” di Windows 10

4 Cara Mengatasi Printer “Operaiton Failed with Error 0x00011b” di Windows 10

Software
Ini Dia Kelebihan Kamera 200 MP Milik Samsung Galaxy S23 Ultra

Ini Dia Kelebihan Kamera 200 MP Milik Samsung Galaxy S23 Ultra

Gadget
35 Link Download Twibbon Dies Natalis HMI ke-76, Lengkap dengan Tema dan Logonya

35 Link Download Twibbon Dies Natalis HMI ke-76, Lengkap dengan Tema dan Logonya

Internet
2 Cara Tanda Tangan Digital di PDF dengan Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan

2 Cara Tanda Tangan Digital di PDF dengan Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan

e-Business
Mulai Hari Ini Jam 14.00, Ini 2 Cara Beli Tiket Konser NCT Dream di Jakarta via Livin Mandiri dan Loket.com

Mulai Hari Ini Jam 14.00, Ini 2 Cara Beli Tiket Konser NCT Dream di Jakarta via Livin Mandiri dan Loket.com

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.