Remaja Sebar Foto Pakai AirDrop di Pesawat, Seluruh Penumpang Dievakuasi

Kompas.com - 25/07/2021, 07:58 WIB

KOMPAS.com - Penumpang pesawat United Airlines nomor penerbangan UA2167 rute San Fransisco-Orlando Amerika Serikat harus dievakuasi dari pesawat pada Kamis (22/7/2021) lalu, setelah adanya penyebaran foto melalui fitur AirDrop Apple.

Kejadian AirDropping ini bermula saat seorang staf penerbangan menerima aduan dari sejumlah penumpang saat baru memasuki pesawat, bahwa mereka mendapati kiriman foto "berbahaya" dari orang yang tak dikenal.

Menurut juru bicara bandara San Francisco International Airport (SFO), Doug Yakel, foto yang dibagikan ke seluruh penumpang pesawat itu menampilkan sebuah senjata airsoft gun.

Baca juga: AirDrop, Jembatan Antara iOS dan OS X

Karena dianggap sebagai ancaman berbahaya, kru pesawat kemudian mengevakuasi seluruh penumpang penerbangan UA2167, untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pihak bandara akhirnya berhasil menemukan pelaku yang membagikan foto senjata itu melalui fitur AirDrop ke perangkat Apple seluruh penumpang. Pelaku AirDropping itu diketahui seorang remaja laki-laki.

Dihimpun KompasTekno dari Gizmodo, Minggu (25/7/2021), remaja itu bisa diidentifikasi lantaran lupa mengganti setting nama AirDrop di iPhone miliknya, sehingga identitasnya dapat dikenali secara cepat.

Baca juga: iPhone Jatuh dari Pesawat dan Selamat, Kamera Video Terus Merekam

Sebagai informasi, AirDrop adalah fitur yang tersedia di perangkat Apple untuk mengirim file dengan menggunakan kombinasi Wi-Fi dan Bluetooth. Lewat fitur ini, pengguna Apple bisa saling bertukar file dengan lebih cepat.

Pengguna sejatinya dapat membatasi siapa saja yang bisa mengirimkan file kepada mereka. Namun, sebagian orang ada juga yang membiarkan fitur AirDop mereka terbuka untuk menerima file dari siapa saja, bahkan dari orang yang tidak dikenal sekalipun.

Sebelum kasus AirDropping ini terjadi, pesawat United Airlines dengan nomor penerbangan UA2167 sendri sudah tertunda keberangkatannya (delay).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Gizmodo
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.