Elon Musk Terima Bayaran Senilai Rp 96 Triliun Sepanjang 2020

Kompas.com - 09/08/2021, 15:08 WIB
CEO Tesla Elon Musk. AFP/Getty Images VIA CNBCCEO Tesla Elon Musk.

KOMPAS.com - Tahun ini, pendiri perusahaan mobil listrik Tesla, Elon Musk kembali dinobatkan sebagai pemimpin perusahaan alias Chief Executive Officer (CEO) dengan bayar tertinggi di Amerika Serikat.

Menurut data indeks pembayaran tahunan (Annual Pay Index) 2021 dari outlet media Bloomberg, Musk menerima kompensasi bayaran hingga sekitar 6,7 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 96,5 triliun, sepanjang tahun 2020.

Menariknya, kompensasi yang diterima Musk dari Tesla itu bukan dalam bentuk uang tunai, melainkan seluruhnya dalam bentuk option awards atau opsi saham.

Baca juga: Internet Starlink Elon Musk Meluncur Global Agustus, Indonesia Kebagian?

Dengan option awards, ini memberikan hak pada Musk untuk memperoleh saham Tesla dengan harga yang ditentukan. Menurut data Yahoo Finance, harga saham Tesla yang berkode TSLA itu mengalami tren kenaikan selama 2020.

Pada awal tahun, saham Tesla diperdagangkan di harga sekitar 109 dollar AS. Namun menutup tahun 2020, tepatnya pada 28 Desember, saham Tesla diperdagangkan di harga tertinggi sekitar 718 dollar AS.

Tren kenaikan harga inilah yang disebutkan mendongkrak pria bergelar sarjana ekonomi ini mendapatkan kompensasi dengan angka fantastis dari Tesla.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

CEO dengan bayaran tertinggi

Dengan kompensasi hingga Rp 96,5 triliun, Musk mengukuhkan dirinya sebagai CEO perusahaan di AS dengan bayaran paling tinggi selama tiga tahun berturut-turut. 

Musk pertama kali dinobatkan menjadi CEO dengan bayaran tertinggi pada 2019. Ketika itu, Annual Pay Index Bloomberg melaporkan bahwa Musk menerima kompensasi dari Tesla sebesar 513 juta dollar AS selama tahun 2018.

Menyusul Musk, ada CEO Oak Street Health Mike Pykosz yang dinobatkan sebagai pemimpin perusahaan dengan gaji tertinggi di posisi nomor dua.

Baca juga: Elon Musk Pamer Video Monyet Main Game dengan Kekuatan Pikiran

Menurut data Annual Pay Index Bloomberg 2021, Pykosz menerima honor hingga 568 juta dollar AS atau setara dengan Rp 8,1 triliun. Meski berada di posisi kedua, pendapatan Pykosz itu hampir 12 kali lebih kecil dibandingkan pendapatan Musk selama 2020.

Berbeda dengan Musk, kompensasi yang diterima Pykosz terdiri dari sejumlah bentuk, mulai dari gaji, bonus, stock award, option award, dan tunjangan lainnya.

Berikut daftar lengkap 10 CEO dan pejabat eksekutif di perusahaan AS dengan bayaran paling tinggi di 2020, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Bloomberg, Senin (9/8/2021).

  1. Elon Musk (CEO Tesla) - 6,7 miliar dollar AS (sekitar Rp 96,5 triliun)
  2. Mike Pykosz (CEO Oak Street Health) - 568 juta dollar AS (sekitar Rp 8,1 triliun)
  3. Trevor Bezdek (Co-CEO GoodRx Holdings) - 497 juta dollar AS (sekitar Rp 7 triliun)
  4. Douglas Hirsch (Co-CEO GoodRx Holdings) - 497 juta dollar AS (sekitar Rp 7 triliun)
  5. Eric Wu (CEO Opendoor Technologies) - 388 juta dollar AS (sekitar Rp 5,5 triliun)
  6. Alex Karp (CEO Palantir Technologies) - 369 juta dollar AS (sekitar Rp 5,3 triliun)
  7. Geoffrey Price (COO Oak Street Health) - 356 juta dollar AS (sekitar Rp 5,1 triliun)
  8. Tim Cook (CEO Apple) - 265 juta dollar AS (sekitar Rp 3,8 triliun)
  9. Griffin Myers (CMO Oak Street Health) - 221 juta dollar AS (sekitar Rp 3,1 triliun)
  10. Chad Richison (CEO Paycom Software) - 220 juta dollar AS (sekitar Rp 3,1 triliun)



Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.