Perusahaan Komputer Gigabyte Jadi Korban Ransomware, Data 112 GB Dicuri

Kompas.com - 10/08/2021, 13:29 WIB
ilustrasi serangan siber. The Verge/ Alex Castroilustrasi serangan siber.

KOMPAS.com - Serangan ransomware terjadi lagi. Kali ini korbannya adalah Gigabyte, perusahaan perangkat keras komputer asal Taiwan.

Akibat serangan ini, dilaporkan sebanyak 112 GB data yang antara lain berisi perjanjian rahasia milik perusahaan dicuri dan terancam disebar oleh kriminal siber pelakunya.

Menurut outlet media United Daily News, Gigabyte sendiri telah mengonfirmasi bahwa perusahaan mengalami serangan siber terhadap segelintir server.

Baca juga: Kena Ransomware, Perusahaan Ini Bayar Tebusan Bitcoin Senilai Rp 156 Miliar

Bleeping Computer melaporkan, serangan ransomware Gigabyte terjadi pada Selasa (3/8/2021) malam, hingga Rabu keesokan harinya. Dampaknya, situs web perusahaan mengalami error, termasuk laman Gigabyte Support.

Setelah mendeteksi adanya aktivitas tak normal di jaringan perusahaan, Gigabyte langsung mematikan sistem TI mereka dan melaporkan insiden terkait kepada pihak berwenang.

Pelaku diduga geng ransomware RansomEXX

Meski pelakunya belum diungkap secara resmi, Bleeping Computer menduga bahwa serangan ransomware yang dialami oleh Gigabyte diotaki oleh geng RansomEXX.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Bleeping Computer, ketika geng RansomEXX melancarkan serangan, mereka akan mengenkripsi jaringan sang target, lalu membuat sebuat catatan berisi skema tebusan data yang berhasil dicuri.

Catatan tebusan ini berisi tautan ke halaman non-publik yang hanya dapat diakses oleh korban. Tujuannya untuk menguji dekripsi satu file dan agar korban meninggalkan alamat e-mail untuk memulai negosiasi tebusan.

Tak berselang lama setelah serangan terjadi, tepatnya pada Jumat (6/8/2021), Bleeping Computer menerima sebuah tautan ke halaman kebocoran privat geng RansomEXX untuk Gigabyte, dari seorang sumber internal.

Halaman kebocoran privat RansomEXX untuk Gigabyte.Bleepingcomputer.com Halaman kebocoran privat RansomEXX untuk Gigabyte.
Di laman itu, penjahat siber mengaku telah mencuri 112 GB data milik perusahaan selama serangan ransomware. Data tersebut meliputi dokumen yang masih berada di bawah non-disclosure aggreement/NDA dengan perusahaan Intel, AMD, hingga American Megatrends.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.