Kompas.com - 10/08/2021, 16:05 WIB

Dengan adanya fitur enkripsi ujung-ke-ujung itu, seluruh percakapan pengguna di WhatsApp disebutkan tak akan bisa diintip oleh pihak lain, termasuk oleh pihak WhatsApp sendiri.

Nah, di laman FAQ, WhatsApp mengatakan tidak mendukung aplikasi pihak ketiga ini karena pihaknya tidak dapat memvalidasi praktik keamanannya.

3. Ancaman malware

Risiko lain bila menggunakan WhatsApp modifikasi seperti YoWhatsApp ini ialah ancaman aplikasi disusupi atau ditanami software berbahaya (malware).

Dirangkum KompasTekno dari Tech Maish, WhatsApp GB lebih berisiko membawa malware dan spyware. Pasalnya, pengguna harus mengunduh aplikasi melalui file APK di situs tertentu, bukan melalui toko aplikasi resmi.

Situs tempat pengguna mengunduh file APK WhatsApp Mod ini kemungkinan bisa menanamkan malware pada file APK tersebut.

Apabila malware yang ditanamkan berjenis spyware, maka aplikasi bisa sekaligus mencuri data milik pengguna di ponsel tersebut, seperti mencuri kata sandi, PIN, percakapan pengguna, e-mail, dan lainnya.

Baca juga: Apa Itu Malware dan Bagaimana Cara Mencegahnya?

Ini berbeda bila pengguna mengunduh aplikasi WhatsApp resmi di toko aplikasi, seperti di Google Play Store misalnya. Di toko aplikasi ponsel Android itu, Google secara khusus menghadirkan teknologi bernama Google Play Protect.

Teknologi ini berperan untuk melakukan pemindaian atau scanning pada seluruh aplikasi yang ada di toko aplikasi Google Play Store, terkait kemungkinan adanya malware atau masalah lainnya.

Menurut Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf, Google Play Protect melakukan scanning terhadap 100 miliar aplikasi yang ada di toko aplikasi, setiap harinya.

Itu dia kelebihan dan risiko bila menggunakan WhatsApp modifikasi seperti YoWhatsApp. Kalian tetap ingin menggunakan WhatsApp modifikasi?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.