Kompas.com - 16/08/2021, 08:01 WIB
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Para pemain game mobile semakin rela menghabiskan uang mereka untuk membeli barang di dalam game (in-game item) favoritnya. 

Berdasarkan laporan "2021 Mobile Gaming Tear Down" yang dirilis periset pasar aplikasi AppAnnie, pengguna Android dan iOS secara global menghabiskan 1,7 miliar dollar AS (sekitar Rp 24,4 triliun) per minggu untuk membeli in-game item.

Angka transaksi in-app purchase tersebut diambil dari kebiasaan pengguna Android dan iOS secara global sepanjang enam bulan pertama pada 2021.

Apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, angka tersebut meningkat sekitar 24 persen dan 40 persen lebih tinggi jika disandingkan dengan paruh pertama dua tahun lalu (2019).

Menurut AppAnnie, peningkatan ini disebabkan oleh banyaknya pengguna yang menjadikan game sebagai alternatif hiburan mereka selama pandemi.

Baca juga: Ada Game Werewolf hingga Poker di Zoom, Begini Cara Memainkannya

Sebab, game smartphone mudah diakses dan bisa dimainkan di mana saja, berbeda dengan game konsol atau PC.

Selain itu, sebagian besar orang saat ini juga sulit mendapatkan komponen PC mumpuni untuk bermain game. Selain PC, stok konsol game pun saat ini tengah terpengaruh oleh kelangkaan chip dunia.

Walhasil, para pencinta game "terjebak" dengan game smartphone dan mereka pun rela mengeluarkan banyak uang untuk mempercepat progres bermain.

Pendapatan game meningkat

AppAnnie melanjutkan, peningkatan spending tadi juga membuat semakin banyak game smartphone yang menyentuh angka pendapatan in-app purchase mencapai 1 juta dolar AS (sekitar Rp 14,3 miliar).

Sepanjang enam bulan pertama pada 2021, ada sekitar 810 game smartphone yang menyentuh angka tersebut, meningkat sekitar 6 persen dari periode yang sama tahun lalu dan 25 persen dari periode yang sama dua tahun lalu.

Baca juga: Pecah Rekor Lagi, Game Super Mario Bros Laku Lebih dari Rp 28 Miliar

Adapun tiga game yang sukses menggaet banyak pengguna untuk melakukan in-app purchase adalah Roblox, Genshin Impact, dan Honour of Kings, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Gameindustry.biz, Senin (16/8/2021).

Di samping angka pengeluaran pengguna, AppAnnie turut memprediksi bahwa pasar game smartphone secara keseluruhan akan mencetak pendapatan 120 miliar dolar AS (sekitar Rp 1.723 triliun) pada 2021 ini.

Jika angka tersebut akurat, maka peningkatannya akan mencapai 19 persen dibanding pasar game mobile pada tahun 2020, atau 40 persen apabila dibandingkan dengan tahun 2019.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.