Facebook Rilis Fitur Keamanan Khusus untuk Pengguna di Afghanistan

Kompas.com - 20/08/2021, 17:14 WIB
Ilustrasi keamanan pada Facebook. CNETIlustrasi keamanan pada Facebook.

KOMPAS.com - Situasi politik di Afghanistan tengah bergejolak pasca Taliban mengambil alih ibu kota, Kabul, pada Minggu (15/8/2021). Ribuan warga Afghanistan yang panik dan takut akan kekerasaan Taliban mencoba melarikan diri dari negara itu.

Menanggapi situasi yang terjadi di Afghanistan, raksasa jejaring sosial Facebook meluncurkan fitur keamanan khusus untuk penggunanya yang berada di negara tersebut.

Menurut Kepala Kebijakan Keamanan Facebook Nathaniel Gleicher, fitur berbentuk tombol "Lock your profile" ini dapat digunakan pengguna untuk mengunci profil Facebook miliknya dengan cepat, hanya dengan sekali klik to tombol tersebut. 

Baca juga: Facebook Tepis Tudingan Jadi Alat Politik, Video Kucing Jadi Bukti

"Saat profilnya dikunci, orang yang bukan temannya tidak dapat mengunduh atau membagikan foto profilnya atau melihat postingan di linimasanya," kata Gleicher dalam sebuah utas di akun Twitter pribadinya dengan handle @ngleicher.

Dengan adanya fitur ini, diharapkan warga Afghanistan bisa meminimalisir siapa saja orang yang bisa melihat dan mengakses jejak digital mereka.

Sebab,jejak digital atau kehidupan online warga Afghanistan bisa saja dijadikan alasan untuk melakukan tindak kekerasan terhadap mereka dan keluargnya, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari NBCNews, Jumat (20/8/2021)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tampilan fitur keamanan khusus lock your profile untuk akun Facebook di Afghanistan.Twitter/ @ngleicher Tampilan fitur keamanan khusus lock your profile untuk akun Facebook di Afghanistan.

Di samping itu, Gleicher mengatakan, pihaknya juga menghapus kemampuan untuk melihat dan mencari "friend list" alias daftar teman akun Facebook yang ada di Afghanistan. "Ini dilakukan untuk membantu melindungi pengguna Afghanistan menjadi target," kicau Gleicher.

Terakhir, ia mengatakan, pihaknya juga sudah menyertakan peringatan pop-up kepada pengguna Instagram di Afghanistan, berisi langkah-langkah spesifik tentang cara melindungi akun miliknya.

Konten terkait Taliban diblokir

Sebelum meluncurkan fitur keamanan khusus, Facebook lebih dulu memblokir konten-konten yang berkaitan dengan Taliban.

Menurut Facebook, grup dan segala unggahan pengguna yang berkaitan dengan Taliban akan dihapus dan dilarang beredar di media sosial Facebook, Instagram, serta WhatsApp.

Halaman:


Sumber NBCNews
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.