Harga Langganan Microsoft 365 Naik Tahun Depan

Kompas.com - 23/08/2021, 11:25 WIB
ilustrasi Microsoft Office 365 wired.comilustrasi Microsoft Office 365

KOMPAS.com - Microsoft akan melakukan penyesuaian harga langganan layanan Microsoft 365 dan Office 365 miliknya. Kenaikan harga ini berlaku untuk paket langganan bisnis dan perusahaan.

Menurut Jared Spataro, Corporate Vice President for Microsoft 365, kenaikan harga ini merupakan pembaruan harga substantif pertama sejak layanan Office 365 hadir selama satu dekade terakhir.

"Sejak diluncurkan satu dekade lalu, Office 365 telah berkembang menjadi lebih dari 300 juta kursi komersial berbayar. Sepanjang jalan, kami terus berinvestasi kembali untuk memenuhi perubahan kebutuhan pelanggan kami," ungkap Spataro.

Ia juga mengatakan bahwa kenaikan harga ini juga mencerminkan peningkatan nilai dan inovasi yang telah diberikan Microsoft selama 10 tahun terakhir.

Baca juga: Survei Microsoft: Warganet Makin Tak Sopan Selama Pandemi

Biaya berlangganan Office 365 dan Microsoft 365 akan naik mulai 1 Maret 2022 mendatang.

Sebagai catatan, kenaikan harga ini hanya berlaku untuk pelanggan bisnis dan perusahaan, sementara harga paket perorangan dan edukasi tidak mengalami perubahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tarif baru itu akan berlaku secara global dan disesuaikan dengan harga di wilayah tertentu.

Berikut ini adalah tarif berlangganan baru dari Microsft 365 dan Office 365 yang berlaku pada 1 Maret 2022:

  • Microsoft 365 Business Basic = Dari 5 dollar AS (sekitar Rp 72.000) naik menjadi 6 dollar AS per bulan (sekitar Rp 86.000).
  • Microsoft 365 Business Premium = Dari 20 dollar AS (sekitar Rp 288.000) naik menjadi 22 dollar AS per bulan (sekitar Rp 316.000).
  • Microsoft 365 E3 = Dari 32 dollar AS (sekitar Rp 460.000) naik menjadi 36 dollar AS per bulan (sekitar Rp 518.000).
  • Office 365 E1 = Dari 8 dollar AS (sekitar Rp 115.000) naik menjadi 10 dollar AS per bulan (sekitar Rp 144.000).
  • Office 365 E3 = Dari 20 dollar AS (sekitar Rp 288.000) naik menjadi 23 dollar AS per bulan (sekitar Rp 331.000).
  • Office 365 E5 = Dari 35 dollar AS (sekitar Rp 504.000) naik menjadi 38 dollar AS per bulan (sekitar Rp 547.000).

Untuk layanan Microsoft 365 E5 harga berlangganannya masih tetap sama yakni 57 dollar AS per bulan (sekitar Rp 821.000).

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari ZDNet, Senin (23/8/2021), Microsoft juga tidak mengubah tarif berlangganan Microsoft 365 SKU for Frontline Workers karena dianggap masih merupakan layanan baru.

Meski diklaim merupakan pembaruan tarif pertama yang dilakukan, namun sebelumnya, Microsoft sendiri sudah menaikan harga berlangganan untuk layanan buatannya.

Baca juga: Microsoft Umumkan Windows 365, Layanan Streaming OS via Cloud

Microsoft 365 Business Basic misalnya, harga langganan tahunan layanan ini sempat naik 12 dollar AS (sekitar Rp 172.800). Kemudian layanan Microsoft 365 E3, tarifnya juga naik menjadi 48 dollar AS per tahun (sekitar Rp 691.000).

Di samping itu, kebijakan perubahan tarif berlangganan ini juga dikatakan Microsoft untuk menyamai harga layanan mereka dengan produk pesaing.

Microsoft juga mengklaim bahwa pihaknya telah menambahkan lebih dari 1.400 fitur baru untuk layanan Office 365 satu dekade terakhir.



Sumber ZDNet
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.