Google dkk Dipanggil ke Gedung Putih, Ini Hasilnya

Kompas.com - 27/08/2021, 06:35 WIB
(Dari kiri) Chief Executive Officer Apple, Tim Cook, CEO IBM Arvind Krishna, dan CEO Google, Sundar Pichai bertemu dengan Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih, Washington DC, AS, Rabu (25/8/2021).
Getty Images(Dari kiri) Chief Executive Officer Apple, Tim Cook, CEO IBM Arvind Krishna, dan CEO Google, Sundar Pichai bertemu dengan Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih, Washington DC, AS, Rabu (25/8/2021).
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Joe Biden menggelar rapat soal keamanan siber di Gedung Putih dengan sejumlah pemimpin perusahaan raksasa teknologi AS, Rabu (25/8/2021) waktu setempat.

Para pimpinan perusahaan mulai dari Apple, Google, Microsoft, IBM, hingga sejumlah perusahaan lain dari industri yang berbeda dipanggil ke pertemuan tersebut.

Baca juga: Serangan Ransomware Dilaporkan Naik 64 Persen dalam Setahun Terakhir

Rapat ini diadakan untuk mencari solusi kolaboratif atas maraknya kasus serangan siber yang menargetkan sejumlah aset penting AS, seperti serangan SolarWinds akhir 2020 lalu yang meretas akun para agensi federal AS.

Microsoft dan Google gelontorkan dana untuk meningkatkan keamanan siber

Ilustrasi MicrosoftTelegraph Ilustrasi Microsoft

Haisl rapat di antaranya adalah komitmen Microsoft menggelontorkan dana sebesar 20 miliar dolar AS (sekitar Rp 289 triliun) untuk memperkuat aspek keamanan pada produk dan layanannya selama lima tahun ke depan. 

Dari jumlah itu, sebanyak 150 juta dolar AS (sekitar Rp 2,1 triliun) akan dipakai untuk membantu sejumlah lembaga pemerintah AS meningkatkan sistem keamanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Uang tersebut juga akan dipakai untuk memperluas pelatihan keamanan siber ke sejumlah lembaga AS yang belum mendapatkannya.

Baca juga: Tips Mencegah Serangan Siber Saat Kerja dari Rumah

Google juga menyatakan akan berinvestasi sebesar 10 miliar dolar AS (sekitar Rp 144 triliun) untuk meningkatkan sisi keamanan digital di seluruh produk dan layanannya, termasuk di sektor softyware dan layanan open source.

Di samping itu, Google turut berencana melatih sekitar 100.000 orang Amerika yang berkecimpung di bidang teknis, seperti IT support hingga divisi analisis data, melalui program Career Certificate.

Apple, Amazon, dan IBM gelar pelatihan cybersecurity

Logo AppleGizmochina Logo Apple

Halaman:


Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.