Aturan Baru untuk Pembuat Produk Samsung, Pelanggar Didenda Rp 1 Miliar

Kompas.com - 28/08/2021, 15:15 WIB

Pertama, larangan untuk karyawan baru untuk ikut serta mengerjakan semikonduktor atau suku cadang produk baru Samsung.

Kedua, perjanjian baru itu juga memaksa mitra produsen semikonduktor dan suku cadang lainnya untuk memberi notifikasi kepada Samsung, setiap kali ada karyawan yang keluar dari perusahaan mitra dan bekerja untuk pesaing Samsung.

Baca juga: Bocoran Masif Samsung Galaxy S22, Spesifikasi Kamera hingga Chipset

Outlet media The Elec mencatat, Samsung memang punya sejarah melarang mantan karyawannya untuk bekerja di perusahaan milik pesaingnya. Namun, baru kali ini, Samsung memperluas kebijakan itu ke mitra perusahaannya.

Revisi perjanjian baru ini dikabarkan hanya diajukan kepada perusahaan mitra yang sangat terlibat dalam proses manufaktur produk dan komponen pentingnya.

Tidak disebutkan perusahaan apa saja yang harus menyetujui perjanjian baru dari Samsung ini. Namun menurut informasi yang beredar, perusahaan mitra itu termasuk beberapa anak perusahaan perusahaan internasional Jepang dan Korea Selatan.

Samsung juga dikabarkan akan memberikan sanksi berat bagi pihak-pihak yang melanggar salah satu klausul perjanjian kerahasiaan baru ini. Mulai dari memberikan denda sebesar 85.000 dollar AS (setara Rp 1,2 miliar) ke atas, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari PocketNow, Sabtu (28/8/2021).

Sebelum Samsung, Apple sudah lebih dulu melakukan tindakan tegas terhadap para pembocor. Apple beberapa waktu lalu mengirim surat peringatan kepada blogger asal China. 

Apple juga dikabarkan mewajibkan sejumlah karyawannya untuk memasang perangkat kamera di tubuhnya. Konon, hal tersebut merupakan salah satu upaya Apple untuk mengurangi kebocoran informasi dan menjaga kerahasiaan produknya.

Baca juga: Apple Disebut Wajibkan Karyawan Pasang Kamera di Badan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber PocketNow
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.