Ini Rincian Data Pengguna E-HAC Kemenkes yang Diduga Bocor

Kompas.com - 31/08/2021, 11:16 WIB
Aplikasi e-HAC di Google Play Store. Kompas.com/Wahyunanda KusumaAplikasi e-HAC di Google Play Store.

KOMPAS.com - Aplikasi Electronic Health Alert (e-HAC) yang dibuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diduga bocor. Menurut laporan dari VPNMentor, setidaknya ada 1,3 juta pengguna aplikasi e-HAC yang terdampak kebocoran data.

Tim peneliti yang dikepalai Noam Rotem dan Ran Locar menyebutkan, kasus kebocoran data aplikasi e-HAC ditemukan pada 15 Juli 2021.

Mereka mengatakan, bocornya data pengguna disebabkan oleh lemahnya protokol keamanan di aplikasi e-HAC sehingga rentan ditembus pihak tidak bertanggung jawab.

Para pengembang juga disebut menggunakan database Elasticsearch yang kurang aman untuk menyimpan data.

Baca juga: Data 1,3 Juta Pengguna Aplikasi e-HAC Kemenkes Diduga Bocor

Kasus ini tidak hanya mengungkap data pengguna e-HAC, tetapi juga seluruh infrastruktur terkait e-HAC, rumah sakit, dan pejabat yang menggunakan aplikasi tersebut.

Beberapa jenis data yang diduga bocor adalah tes Covid-19 yang dilakukan penumpang, data penumpang, data rumah sakit, hingga data staf e-HAC. Adapun rincian data tes Covid-19 yang bocor meliputi:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Nomor ID dan tipe penumpang (termasuk wisatawan domestik dan internasional)
  • Nomor ID rumah sakit
  • Nomor antrean saat melakukan tes
  • Nomor referensi
  • Alamat dan jadwal home visit
  • Jenis tes (PCR, rapid antigen, dll), tanggal, dan tempat
  • Hasil tes dan tanggal dikeluarkan
  • ID dokumen e-HAC

Ada pula data lain seperti Nomor Rekam Medis/Unit Records Number (URN) yang memuat data nama penumpang, nomor ID URN, dan nomor ID rumah sakit. Selain itu, data dari 226 rumah sakit dan klinik di Indonesia juga terekspos. Data tersebut mencakup:

  • Profil rumah sakit (ID, nama, nomor lisensi, alamat dan lokasi persis dengan koordinat)
  • Kontak rumah sakit, termasuk nomor WhatsApp dan jam buka
  • Nama penanggung jawab penumpang
  • Nama dokter penumpang
  • Kapasitas rumah sakit
  • Jenis tes yang diizinkan rumah sakit
  • Informasi berapa banyak tes yang dilakukan setiap hari
  • Jenis penumpang mana yang diperbolehkan di rumah sakit tersebut

Untuk penumpang, rincian data yang terekspos di antaranya:

  • Detail penumpang (nomor ID, nama lengkap, nomor ponsel, pekerjaan, gender, dll)
  • Paspor dan foto profil yang dilampirkan ke akun e-HAC
  • Data orangtua atau kerabat dekat penumpang
  • ID foto penumpang tambahan
  • Detail tentang akun e-HAC dan kapan akun dibuat

Kebocoran ini juga mengekspos data staf e-HAC, seperti, nomor ID, nama, username akun e-HAC, dan alamat e-mail.

Aplikasi e-HAC

Aplikasi e-HAC merupakan Kartu Kewaspadaan Kesehatan versi modern dan menjadi salah satu persyaratan wajib bagi masyarakat ketika hendak bepergian di dalam ataupun luar negeri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.